Kesehatan Jasmani dan Emosi: Pelajaran 187
Mengembangkan Kebiasaan Sehat
Yesus Kristus Dapat Membantu Kita Mengubah Kebiasaan Kita
Kunjungi “Studying the Scriptures [Menelaah Tulisan Suci]” untuk membantu mempersiapkan diri Anda secara rohani untuk belajar.
Selama 27 tahun, University of California, Los Angeles, pelatih John Wooden memulai setiap musim bola basket dengan cara yang sama: dengan meminta para pemainnya melepas kaus kaki mereka. Kemudian, dia mengajari mereka cara memasangnya kembali dengan benar, menunjukkan kepada mereka cara menghaluskan kerutan untuk menghindari lecet. Wooden percaya bahwa kebiasaan kecil dapat mencegah kemunduran dan mengarah pada kesuksesan.
Dia benar. Dari tahun 1964 hingga 1975, tim Wooden memenangkan 10 kejuaraan nasional, termasuk rekor tujuh kali berturut-turut.
Seperti para pemainnya, Anda dapat membangun kesuksesan dengan mengembangkan kebiasaan sehat yang berfokus pada detail kecil namun bermakna.
Tujuan Pelajaran: Untuk membantu Anda mengupayakan bantuan dari Bapa Surgawi dan Yesus Kristus untuk mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang sehat.
Pelajari Caranya
Menciptakan kebiasaan baru dan menghentikan kebiasaan lama
Sama seperti tim Pelatih Wooden memulai musim bola basket dengan belajar cara memakai kaus kaki dengan benar, kita sering perlu menghentikan kebiasaan lama sebelum kita memulai yang baru. Kisah Gideon dalam Alkitab menunjukkan bagaimana Tuhan dapat membantu kita melakukan keduanya.
Setelah suatu periode kejahatan, orang-orang Israel ditindas oleh orang-orang Midian. Tuhan mempersiapkan seorang pria bernama Gideon untuk membantu membebaskan Israel dari musuh-musuh mereka (lihat Hakim-Hakim 6:11–14).
Sewaktu dia menerima penugasan Tuhan, Gideon mengungkapkan kekhawatiran bahwa dia tidak akan mampu memenuhinya (lihat Hakim-Hakim 6:15).
Bacalah Hakim-Hakim 6:16. Carilah janji penghiburan yang Tuhan buat kepada Gideon.
Setelah menghibur Gideon, Tuhan meminta dia untuk merampungkan dua tugas.
Bacalah Hakim-Hakim 6:25–26. Tandai apa yang Tuhan minta agar dia lakukan.
Catatan: Baal adalah allah berhala yang orang-orang sembah alih-alih Tuhan (lihat Penuntun bagi Tulisan Suci, “Baal,” Perpustakaan Injil).
Menurut Anda mengapa Tuhan memerintahkan Gideon untuk pertama-tama merobohkan mazbah bagi Baal dan kemudian membangun sebuah mazbah baru bagi Tuhan? Mengapa penting untuk mempertimbangkan kebiasaan-kebiasaan yang perlu kita hilangkan dan kebiasaan-kebiasaan untuk kita kembangkan?
Sama seperti Tuhan membantu Gideon mengetahui apa yang harus dihilangkan dan ditambahkan dalam kehidupan orang Israel, Dia akan membantu Anda.
Mengatasi kebiasaan tidak sehat
Kita dapat merasa tergoda untuk memulai atau kembali pada kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat ketika kita merasakan emosi yang kuat seperti marah, lelah, stres, kesepian, atau bosan. Demikian juga, situasi atau lingkungan tertentu sering dapat memicu kembalinya suatu kebiasaan. Sewaktu kita mencari bantuan dari Bapa Surgawi dan Yesus Kristus, Roh Kudus akan membantu kita mengenali situasi-situasi ini dan apa yang kita rasakan sebagai godaan untuk dilakukan.
Bayangkan Amara, seorang remaja yang tinggal di Ghana. Dia memiliki seorang adik perempuan, bekerja paruh waktu, dan bersekolah. Pikirkan situasi di mana Amara mungkin merasakan salah satu emosi berikut. Kemudian pilih kebiasaan tidak sehat yang mungkin dipicu oleh emosi.
|
Pemicu |
Kebiasaan Tidak Sehat |
|---|---|
Pemicu
| Kebiasaan Tidak Sehat
|
Pemicu
| Kebiasaan Tidak Sehat
|
Pemicu
| Kebiasaan Tidak Sehat
|
Pemicu
| Kebiasaan Tidak Sehat
|
Bagaimana mengenali apa yang menuntun pada kebiasaan tidak sehat dapat membantu Amara mulai mengatasinya?
Dalam buku catatan Anda, catatlah setidaknya tiga pemicu yang mendorong kebiasaan tidak sehat dalam hidup Anda. Anda dapat menggunakan frasa seperti berikut untuk membantu Anda memikirkan pemicunya.
-
Ketika saya merasa , saya sering merasakan hasrat untuk .
Yesus Kristus dapat menolong kita mengubah kebiasaan kita
Mengubah kebiasaan kita adalah kerja keras. Untungnya, Bapa Surgawi dan Yesus Kristus berjanji untuk menolong kita berubah.
Bacalah Yehezkiel 36:26–27; Mosia 3:19; dan Eter 12:27, mencari apa yang tulisan suci ini ajarkan tentang bagaimana Yesus Kristus dapat membantu kita berubah. Tandai frasa-frasa dalam ayat-ayat yang menurut Anda dapat diterapkan untuk mengubah kebiasaan kita.
Presiden Jeffrey R. Holland dari Kuorum Dua Belas Rasul juga mengajarkan tentang mengubah kebiasaan kita:
Tentunya, kita semua memiliki kebiasaan atau kekurangan atau sejarah pribadi yang menahan kita dari pembenaman rohani yang sepenuhnya dalam pekerjaan ini. [A]da bantuan ilahi untuk setiap dari kita kapan pun kita merasa ingin membuat perubahan dalam perilaku kita. Allah memberi Saul “hati lain.” Yehezkiel menyerukan kepada segenap Israel zaman dahulu untuk membuang masa lalu mereka dan “perbaharuilah hatimu dan rohmu.” Alma memintakan “perubahan yang hebat” yang akan menyebabkan jiwa mengembang, dan Yesus Sendiri mengajarkan bahwa “jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Jelaslah bahwa kemungkinan perubahan dan hidup di tingkat yang lebih tinggi telah senantiasa merupakan salah satu karunia Allah bagi mereka yang mengupayakannya. (“Harta Milik Terbesar,” Liahona, November 2021, 9)
kebiasaan, perubahan, pertobatan
Menurut Anda mengapa kita memerlukan bantuan Yesus Kristus untuk mengubah kebiasaan kita? Apa saja cara kita dapat datang kepada-Nya agar Dia dapat menolong kita mengubah kebiasaan kita?
Baca Alma 13:28–29. Tandai cara-cara kita dapat datang kepada Yesus Kristus agar Dia dapat membantu kita mengubah kebiasaan kita? Gunakan apa yang Anda temukan sewaktu Anda menyelesaikan petunjuk-petunjuk berikut dalam buku catatan Anda.
-
Satu hal yang akan saya undang bantuan Tuhan untuk berhenti lakukan adalah .
-
Satu kebiasaan yang akan saya undang bantuan Tuhan untuk mulai lakukan adalah .
-
Untuk mengupayakan bantuan Bapa Surgawi dan Yesus Kristus, saya akan .
Bagikan Pemikiran Anda
Tujuan Pelajaran: Untuk membantu Anda mengupayakan bantuan dari Bapa Surgawi dan Yesus Kristus untuk mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang sehat.
Bagikan satu atau lebih dari yang berikut kepada guru atau anggota kelas Anda:
-
Pemicu yang Anda identifikasi dan rencana Anda untuk membangun kebiasaan-kebiasaan yang sehat.
-
Sesuatu spesifik yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan pelajaran ini.
-
Pertanyaan apa pun yang pelajaran ini ajukan untuk Anda. Bagaimana Anda akan berusaha untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan Anda?