“Menemukan Seorang Mentor: Tuhan Menempatkan Panutan di Jalan Kita,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama (2026)
“Menemukan Seorang Mentor: Tuhan Menempatkan Panutan di Jalan Kita,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama
Bersiap bagi Pendidikan dan Pekerjaan Masa Depan: Pelajaran 191
Menemukan Seorang Mentor
Tuhan Menempatkan Panutan di Jalan Kita
Ketika Anda merenungkan kehidupan Anda, bagaimana mentor tepercaya telah membantu Anda? Dari Musa dan Yosua hingga Eli dan Samuel, kisah-kisah dari tulisan suci mengilustrasikan nilai hubungan dengan mentor. Kisah-kisah ini mengarahkan kita kepada mentor sempurna kita, Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Pelajaran ini dapat membantu siswa membuat rencana untuk mengidentifikasi dan terhubung dengan mentor pendidikan dan karier potensial.
Persiapan siswa: Ajaklah siswa untuk memikirkan tentang gol pendidikan dan karier saat ini dan masa depan. Mintalah siswa untuk membuat daftar beberapa orang dewasa tepercaya yang dapat menjadi panutan atau mentor untuk membantu mereka mencapai gol-gol ini dan membawa daftar mereka ke kelas.
Kemungkinan Kegiatan Pemelajaran
Siapa yang ingin Anda ikuti?
Pertimbangkan untuk memulai pelajaran dengan mengajak siswa membayangkan mereka adalah bagian dari sekelompok teman yang akan memulai perjalanan melalui hutan lebat. Kelompok itu diberi tahu bahwa perjalanan akan sulit, tetapi tempat tujuannya akan luar biasa dan sepadan dengan usahanya. Kelompok itu diundang untuk memilih seseorang untuk memandu mereka.
-
Apa saja kualifikasi yang Anda inginkan untuk dimiliki oleh pemandu Anda? Mengapa?
-
Bagaimana Anda akan menanggapi jika seorang anggota kelompok menyarankan Anda tidak memerlukan seorang pemandu?
Ajaklah siswa untuk memikirkan bagaimana skenario ini dapat berlaku pada rencana pendidikan dan karier mereka. Anda dapat menyebutkan bahwa pelajaran ini akan berfokus untuk mengidentifikasi dan menghubungi mentor.
Catatan: Anda mungkin memiliki siswa yang tidak melihat perlunya seorang mentor. Anda dapat mencari kesempatan untuk membantu mereka memahami nilai dari mentor dan bidang-bidang di mana mereka dapat menerima bantuan hari ini. Bantulah siswa mengenali bahwa, seperti seorang pemandu, seorang mentor dapat membawa pengalaman dan wawasan yang dapat membantu kita menentukan keputusan pendidikan dan karier.
Telaahlah pernyataan-pernyataan ini untuk mencari bagaimana Tuhan dapat membimbing Anda melalui nasihat para mentor.
Brother Milton Camargo, yang saat itu Penasihat Pertama dalam Presidensi Umum Sekolah Minggu, menuturkan:
Pada titik tertentu selama perjalanan Anda [dalam] pendidikan … Anda mungkin merasa kewalahan dengan begitu banyak hal yang harus dilakukan. Mohon ingatlah bahwa Anda tidak sendirian selama tantangan-tantangan Anda. Tuhan telah memberi Anda banyak orang yang dapat mendukung Anda—anggota keluarga; para pemimpin Gereja; teman; serta instruktur, mentor, atau tutor Anda. Dan, tentunya, Tuhan Sendiri senantiasa siap untuk menghibur dan menguatkan Anda. (“Persevere with the Lord’s Help” [kebaktian Sedunia BYU–Pathway, 1 Maret 2022], 2, byupathway.edu)
Penatua Ronald A. Rasband dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan:
[Mentor] telah menjalaninya sebelum kita, dan mereka tahu jalannya …. Individu yang lebih berpengalaman dan dapat dipercaya berfungsi sebagai pemandu dan pembimbing yang efektif bagi orang yang kurang berpengalaman, membantu membentuk pemahaman dan asas-asas pengajaran orang itu yang akan menjadikannya lebih efektif, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih berharga sebagai hamba Allah” (“Thy Friends Do Stand by Thee” [Brigham Young University devotional, 7 Maret 2010], 3, speeches.byu.edu).
-
Apa yang menonjol bagi Anda dari nasihat ini?
Setelah siswa menanggapi, tulislah kebenaran berikut di papan tulis: Tuhan dapat membimbing kita melalui para mentor terpercaya.)
Ajaklah siswa untuk merenungkan yang berikut:
-
Kapan Anda atau seseorang yang Anda kenal telah menerima bantuan dari seorang mentor?
-
Apa saja bidang pendidikan atau perencanaan karier Anda yang dapat memperoleh manfaat dari Tuhan membimbing Anda melalui nasihat seorang mentor?
Anda dapat membagikan contoh seseorang yang telah melayani sebagai mentor bagi Anda. Pertimbangkan untuk berbagi pengalaman Anda bekerja dengan orang itu dan bagaimana mereka telah membantu Anda melihat bimbingan Juruselamat dalam kehidupan Anda.
Sewaktu Anda menelaah hari ini, undanglah Roh Kudus untuk membantu Anda mengidentifikasi mentor tepercaya dalam kehidupan Anda yang dapat membantu Anda mencari bimbingan Tuhan sewaktu Anda membuat keputusan tentang rencana pendidikan dan karier.
Contoh tulisan suci tentang memberikan bimbingan
Mungkin membantu untuk membagikan bahwa salah satu gelar yang diberikan kepada Bapa Surgawi adalah “Manusia Nasihat,” (lihat Musa 7:35). Anda dapat mengajak siswa untuk membaca Yohanes 5:19–20 dan Yohanes 8:26–28, mencari bagaimana Bapa Surgawi menjadi mentor bagi Putra-Nya, Yesus Kristus. Anda dapat mengajukan pertanyaan seperti:
-
Apa yang hal ini dapat membantu kita untuk pahami tentang kebutuhan Juruselamat akan mentor?
Siswa mungkin menyebutkan bahwa Yesus belajar dari teladan Bapa-Nya serta mencari nasihat dan arahan Bapa-Nya.
Setelah siswa berbagi, Anda dapat menyediakan contoh tulisan suci berikut mengenai Tuhan membimbing umat-Nya melalui mentor yang diilhami. Siswa dapat bekerja dengan seorang rekan dan memilih satu kisah untuk ditelaah dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengikutinya.
Musa dan Yosua: Ulangan 3:21–22 (Musa membimbing Yosua), 28 (petunjuk Tuhan kepada Musa)
Debora sang nabiah dan Barak, komandan militernya: Hakim-hakim 4:4–10, 14; Hakim-Hakim 5:1–3 (merayakan kemenangan Israel)
Imam besar Eli dan nabi muda, Samuel: 1 Samuel 3:1–10
-
Bagaimana Tuhan memberikan bimbingan-Nya melalui mentor ini?
-
Bagaimana kisah ini dapat membantu seseorang yang ragu-ragu untuk mencari bantuan dari seorang mentor?
Kegiatan berikut dapat membantu siswa mengidentifikasi dan membuat rencana untuk terhubung dengan mentor potensial.
Berikan selebaran “Menemukan Mentor” untuk setiap siswa. Aturlah siswa ke dalam kelompok-kelompok atau pasangan untuk mengisi selebaran. Sebagai alternatif, Anda dapat menempatkan setiap bagian dari selebaran di sekeliling ruangan dan mengajak siswa untuk bergiliran serta menyelesaikan setiap kegiatan.
Tuhan akan membimbing kita melalui mentor yang terpercaya.
Setelah waktu yang cukup, ajaklah siswa untuk membagikan apa yang mereka bahas dalam kelompok. Anda dapat mengajak siswa yang bersedia untuk membagikan rencana mereka dengan anggota kelas.
Mungkin membantu untuk menjelaskan bahwa orang tua, guru, konselor sekolah, dan yang lainnya dapat membantu siswa mengidentifikasi mentor yang tepat. Beberapa cabang, lingkungan, dan pasak bahkan mungkin memiliki spesialis pendidikan dan karier. Pertimbangkan untuk meyakinkan siswa bahwa Tuhan menempatkan banyak orang tepercaya di jalan kita yang dapat berfungsi sebagai mentor. Beberapa orang adalah mentor jangka pendek dan memenuhi kebutuhan khusus yang kita miliki. Mentor lain dapat bekerja dengan kita dalam jangka waktu yang lebih lama.
Ajaklah siswa untuk mencari bantuan Bapa Surgawi untuk menemukan dan terhubung dengan mentor yang dapat membantu mereka. Bersaksilah bahwa Dia akan menyediakan bagi mereka bantuan yang mereka perlukan.