Seminari
Mengatur Tugas dan Prioritas: Teladan Juruselamat Dapat Membantu Kita Menertibkan Kehidupan Kita


“Mengatur Tugas dan Prioritas: Teladan Juruselamat Dapat Membantu Kita Menertibkan Kehidupan Kita,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama (2026)

“Mengatur Tugas dan Prioritas: Teladan Juruselamat Dapat Membantu Kita Menertibkan Kehidupan Kita,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama

Berhasil di Sekolah: Pelajaran 194

Mengatur Tugas dan Prioritas

Teladan Juruselamat Dapat Membantu Kita Menertibkan Kehidupan Kita

Messy and cluttered desk
Family Life in Brooklyn: Reading Scriptures

Seberapa baik Anda mengatur dan memprioritaskan tugas-tugas yang perlu dilakukan setiap hari? Bapa Surgawi dan Yesus Kristus dapat membantu kita menertibkan kehidupan kita dan menggunakan waktu serta sumber daya kita dengan lebih efisien. Ketika siswa berusaha untuk mengutamakan Bapa Surgawi dan Yesus Kristus, mereka dapat menyelesaikan pekerjaan sekolah dengan lebih baik daripada jika mereka melakukannya sendirian. Pelajaran ini dapat membantu siswa mempelajari cara-cara teladan Juruselamat dapat membantu menertibkan pekerjaan sekolah mereka.

Persiapan siswa: Ajaklah siswa untuk membuat daftar tugas sekolah yang akan perlu mereka selesaikan minggu ini. Ini dapat mencakup pekerjaan rumah, tes, proyek, atau bacaan yang ditugaskan (termasuk seminari).

Kemungkinan Kegiatan Pemelajaran

Man's hand holding corner piece of blue jigsaw puzzle.  (horiz)

Menertibkan kekacauan

Untuk memulai kelas, pertimbangkan untuk memperlihatkan sesuatu yang memerlukan banyak langkah untuk diselesaikan (seperti resep, teka-teki gambar, atau proyek swakriya). Ajaklah siswa untuk berbagi beberapa cara berbeda yang dapat Anda lakukan untuk menyelesaikan tugas ini. Misalnya, untuk menyelesaikan teka-teki gambar seseorang dapat mengeluarkan semua potongan gambar sekaligus, memisahkan potongan-potongan bagian tepi terlebih dahulu, atau menyortir potongan-potongan berdasarkan warna.

  • Mengapa bisa sulit untuk mengatur dan memprioritaskan proyek yang memiliki banyak langkah untuk diselesaikan?

  • Bagaimana ini dapat mencakup mengatur dan memprioritaskan pekerjaan sekolah?

Berkat-berkat dari mengatur tugas dan prioritas

Mungkin membantu untuk meyakinkan kembali siswa bahwa Bapa Surgawi dan Yesus Kristus tahu bahwa kehidupan kita sibuk serta menuntut banyak waktu dan perhatian. Melalui para nabi Mereka, Mereka telah menasihati kita tentang cara mengatasi banyak tuntutan yang kita hadapi.

Bacalah petikan tulisan suci berikut, mencari pentingnya berupaya untuk memiliki ketertiban dalam kehidupan kita:

Mazmur 37:23–24

1 Korintus 14:40

Ajaran dan Perjanjian 28:13; 132:8

  • Apa yang petikan-petikan ini ajarkan kepada kita mengenai ketertiban?

Setelah siswa memiliki kesempatan untuk menanggapi, mungkin membantu untuk menandaskan bahwa Yesus Kristus terorganisasi dan tertib dalam pekerjaan-Nya. Melalui tulisan suci, Dia mengundang kita untuk melakukan yang sama (lihat 1 Korintus 14:40; Mosia 4:27).

Dari ayat-ayat ini, bantulah siswa mengenali bahwa memiliki ketertiban dalam kehidupan kita membantu kita mengikuti teladan Yesus Kristus.

Anda dapat menyampaikan ajakan seperti yang berikut untuk membantu siswa Anda mencari wahyu pribadi sewaktu mereka menelaah.

Dengan penuh doa pertimbangkan seberapa banyak ketertiban dan organisasi yang Anda miliki dalam hal tugas dan penugasan sekolah Anda. Undanglah Roh Kudus untuk membantu Anda melihat strategi mengatur dan memprioritaskan yang dapat meningkatkan ketertiban dalam kehidupan Anda.

Penciptaan: Sebuah pola ketertiban

Hubble image of the Bubble Nebula.

Pertimbangkan untuk memperlihatkan gambar langit dan bumi kita. Di bawah arahan Bapa Surgawi, kisah tentang penciptaan bumi oleh Juruselamat dapat mengajarkan kepada kita strategi untuk mengatur dengan lebih baik tugas dan prioritas kita.

  • Mengapa pengaturan dan tata tertib akan penting sewaktu Yehova (Yesus Kristus) menciptakan bumi?

Kemudian tampilkan petunjuk-petunjuk berikut bagi siswa. Pertimbangkan untuk mengatur siswa ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil untuk kegiatan ini.

Baca Abraham 4:1–25; 5:2–3. Renungkan pertanyaan-pertanyaan berikut sewaktu Anda menelaah.

  • Apa saja detail yang Anda temukan yang dapat membantu ketika kita mengatur tugas dan prioritas?

  • Apa saja hal-hal yang Bapa Surgawi dan Yesus Kristus lakukan untuk menertibkan proses Penciptaan? (Misalnya: Apa yang Mereka lakukan terlebih dahulu? Bagaimana Mereka melakukan tugas-tugas besar?)

  • Menurut Anda mengapa penting bagi Mereka untuk meluangkan waktu merenung dan merasakan bahwa pekerjaan Mereka “baik”? (Lihat Abraham 4:21.)

Mempersamakan Penciptaan dengan kehidupan kita

Dalam jurnal penelaahan Anda, daftarlah beberapa cara kisah Penciptaan dapat membantu seseorang mengatur tugas sekolah mereka.

Ketika kita mempersamakan tulisan suci dengan diri kita sendiri, kita menelaah laporan yang diberikan mencari detail yang tampaknya penting, membandingkannya dengan keadaan kita, menemukan pelajaran berharga, dan menerapkannya dalam kehidupan kita. Siswa dapat melihat perincian berikut dari Abraham 4–5 yang dapat diterapkan terhadap upaya mereka untuk mengatur tugas dan prioritas. Jika siswa membutuhkan bimbingan tambahan, Anda dapat menandaskan ayat-ayat dan frasa-frasa berikut.

“Jadilah terang” (lihat Abraham 4:1–4). Siswa mungkin menyadari bahwa adalah penting untuk memiliki terang Kristus dalam kehidupan mereka.

“dan jadilah demikian, bahkan seperti yang Mereka titahkan” (Abraham 4:7). Dengan setiap langkah pekerjaan kita, kita dapat mengidentifikasi tugas yang paling penting dan memprioritaskan penyelesaiannya sebelum beralih ke hal lain.

“Marilah kita mempersiapkan bumi untuk menghasilkan rumput” (Abraham 4:11). Mempersiapkan bumi untuk penanaman dapat dibandingkan dengan membagi tugas yang lebih besar menjadi langkah-langkah yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

Bapa Surgawi dan Yesus Kristus mencermati “bahwa rencana Mereka adalah baik” (Abraham 4:21). Demikian juga, kita dapat memperhatikan hal-hal yang “baik” dalam kehidupan kita (hal-hal yang telah Anda capai) dan merayakan pencapaian kita.

“Kita akan beristirahat” (Abraham 5:2). Kita dapat menguduskan hari Sabat sebagai hari istirahat dari kerja kita .

  • Bagaimana detail yang Anda temukan dapat membantu Anda mengikuti teladan Juruselamat dengan lebih baik ketika Anda berusaha untuk mengatur pekerjaan sekolah Anda?

Untuk membantu siswa mengevaluasi kekuatan dan kelemahan dalam mengatur pekerjaan sekolah mereka, Anda dapat memperlihatkan petunjuk berikut. Beberapa siswa Anda mungkin merasa kecil hati sewaktu mereka menyelesaikan asesmen diri ini. Yakinkan mereka bahwa sebagai anak-anak Allah, Dia mengasihi kita, sabar terhadap pertumbuhan kita, dan ingin sekali membantu kita memperbaiki diri.

Luangkan waktu sejenak untuk mengevaluasi dengan penuh doa seberapa cermat setiap pernyataan menggambarkan bagaimana Anda saat ini mengatur tugas dan prioritas (sangat benar, agak benar, tidak benar).

  • Saya memprioritaskan Bapa Surgawi dan Yesus Kristus dalam hidup saya dengan melakukan hal-hal seperti penelaahan tulisan suci rutin dan doa pribadi untuk membantu saya sepanjang hari sekolah saya.

  • Saya memantau tugas sekolah dan menyerahkannya tepat waktu.

  • Saya mempersiapkan diri sebelumnya untuk ujian dan proyek-proyek besar.

  • Catatan kelas, ransel, buku, dan pekerjaan rumah saya rapi dan teratur.

  • Saya merasa saya dapat bekerja dengan baik untuk tugas-tugas besar dan tidak menunda-nunda sampai menit terakhir.

  • Saya merasa nyaman berbicara dengan guru saya ketika saya memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan tambahan.

Anda dapat memilih satu bidang di mana Anda menyadari Anda kesulitan untuk berfokus pada kegiatan berikutnya.

Praktik mengatur tugas dan prioritas

Mempraktikkan mengatur dan memprioritaskan pekerjaan sekolah mereka dapat membantu siswa meningkatkan ketertiban dalam kehidupan mereka.

ikon seminari Satu cara untuk membantu siswa mempraktikkan keterampilan ini adalah dengan menyediakan bagi mereka salinan selebaran “Mengatur dan Memprioritaskan Pekerjaan Sekolah Saya.”

Ajaklah siswa untuk menyelesaikan beberapa atau semua kegiatan pada selebaran. Ini dapat diselesaikan dengan kelompok yang lebih kecil atau bersama rekan. Kemudian siswa dapat berbagi gagasan yang telah membantu mereka menjadi lebih terorganisasi dengan orang lain.

Setelah waktu yang memadai, Anda dapat meminta juru bicara untuk setiap kelompok untuk membagikan beberapa hal yang dibahas kelompok selama kegiatan selebaran. Sewaktu siswa membuat rencana untuk mengikuti teladan pengorganisasian Juruselamat, Anda mungkin ingin menandaskan bahwa salah satu cara Bapa Surgawi berkomunikasi kepada kita adalah dengan membantu kita mengenali gagasan-gagasan yang mungkin ingin kita coba.

Dalam jurnal penelaahan Anda, tulislah satu hal yang ingin Anda atur dan prioritaskan dengan lebih baik dalam pekerjaan sekolah Anda.

  • Bagaimana Anda dapat mengundang Bapa Surgawi dan Yesus Kristus untuk meningkatkan upaya Anda?

Yakinkan siswa bahwa berusaha untuk mengatur dengan lebih baik dan memprioritaskan pekerjaan sekolah mungkin membutuhkan upaya berulang. Anda dapat membagikan kesaksian Anda bahwa Bapa Surgawi dan Yesus Kristus mengasihi mereka dan akan meningkatkan upaya mereka untuk melakukan dengan lebih baik.