Seminari
Kejadian 24: Berkat dari Pernikahan Perjanjian


“Kejadian 24: Berkat dari Pernikahan Perjanjian,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama (2026)

“Kejadian 24: Berkat dari Pernikahan Perjanjian,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama

Kejadian 24–33: Pelajaran 29

Kejadian 24

Berkat dari Pernikahan Perjanjian

Temple Marriage

Sementara prospek pernikahan kekal mungkin tampak di luar jangkauan Ishak, Tuhan mempersiapkan jalan baginya. Kita juga dapat bersandar kepada Tuhan dan percaya bahwa Dia dapat membantu kita bersiap bagi dan kelak memperoleh berkat-berkat pernikahan kekal. Pelajaran ini dapat membantu siswa memahami pentingnya pernikahan perjanjian yang kekal dalam rencana Bapa Surgawi.

Persiapan siswa: Ajaklah siswa untuk menuliskan pertanyaan yang mereka atau seseorang yang mereka kenal mungkin miliki mengenai pernikahan bait suci dan datang ke kelas dengan penuh doa mencari jawaban bagi pertanyaan itu.

Kemungkinan Kegiatan Pemelajaran

Pernikahan bait suci

Karena pernikahan dapatlah sulit bagi beberapa siswa untuk dibahas, dengan penuh doa renungkan cara-cara untuk mempersiapkan dan mengajarkan topik ini dengan kepekaan dan kasih.

Untuk mempersiapkan siswa membahas topik pernikahan, pertimbangkan untuk memperagakan gambar di awal pelajaran, bersama dengan skenario berikut.

Bayangkan seorang teman berkata: “Apakah begitu penting untuk menikah di bait suci? Saya sulit membayangkan diri saya menikah di sana; rasanya di luar jangkauan saya. Saya hanya ingin menemukan seseorang yang saya kasihi.”

  • Apa saja asumsi yang teman Anda mungkin miliki mengenai pernikahan bait suci?

  • Apa kebenaran-kebenaran yang teman Anda mungkin tidak pahami mengenai Allah dan pernikahan bait suci?

    Ajaklah siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dalam jurnal penelaahan mereka.

  • Bagaimana perasaan Anda secara pribadi mengenai pernikahan bait suci?

  • Apa pertanyaan atau kekhawatiran yang Anda miliki tentang pernikahan bait suci?

Sewaktu Anda menelaah Kejadian 24, undanglah Roh untuk membantu Anda memahami pentingnya pernikahan bait suci. Carilah wawasan mengenai bagaimana Tuhan dapat membantu Anda menerima pernikahan bait suci yang kekal.

Sebuah perjalanan penting

Untuk membantu siswa memahami lebih baik konteks dari Kejadian 24, ajaklah mereka untuk melihat peta berikut. Jika mereka memiliki akses terhadap Alkitab Versi Raja James edisi Orang Suci Zaman Akhir, mereka dapat menemukannya sebagai peta 9, “Dunia Perjanjian Lama,” di bagian Peta Alkitab. Baca atau ringkaslah paragraf berikut, dan ajaklah siswa untuk menemukan tempat-tempat yang Anda sebutkan pada peta. Jika perlu, perlihatkan kepada siswa di mana lokasi Kanaan (nomor 13) dan Haran (nomor 8).

Abraham dan keluarganya tinggal di Kanaan di antara orang-orang yang menyembah berhala dan terlibat dalam praktik penuh dosa lainnya. Abraham memiliki kerabat yang tinggal di Haran, di mana Abraham sebelumnya tinggal.

Sebelum membaca ayat-ayat berikut, jelaskan bahwa Terjemahan Joseph Smith mengubah kata “paha” menjadi “tangan” di ayat 2 dan 9. Ini berarti bahwa Abraham dan hambanya membuat kesepakatan.

Bacalah Kejadian 24:1–4, 7–9, mencari petunjuk yang Abraham berikan kepada hambanya mengenai putranya Ishak.

  • Apa yang diperintahkan kepada hamba Abraham untuk dia lakukan?

  • Apa yang Anda lihat di ayat 7 yang memperlihatkan Tuhan peduli mengenai siapa yang Ishak nikahi?

    Mintalah siswa menggunakan skala pada peta untuk menentukan berapa mil atau kilometer perjalanan ini. Bantulah siswa melihat bahwa Abraham meminta hambanya untuk melakukan perjalanan hampir sejauh 1.200 mil (1.931 kilometer) pulang-pergi untuk menemukan seorang istri bagi Ishak.

  • Menurut Anda, mengapa pengorbanan seperti itu layak dilakukan agar Ishak tidak menikahi salah satu putri Kanaan?

Sebagaimana diperlukan, jelaskan bahwa ketika Allah menegakkan perjanjian-Nya dengan Abraham dan Sara, Dia berfirman bahwa keturunan Abraham hanya akan menepati perjanjian penting ini dengan-Nya jika mereka menikah menurut hukum-Nya. Mereka akan perlu masuk ke dalam “perjanjian pernikahan yang baru dan abadi” (lihat Ajaran dan Perjanjian 131:1–4). Di zaman sekarang, kita mengadakan perjanjian ini ketika kita menikah di bait suci kudus Tuhan.

Tidak ada seorang pun di tanah Kanaan yang dapat Ishak nikahi dalam perjanjian. Perjanjian hanya dapat dilestarikan dengan seseorang dari keluarga Abraham di Haran.

Pertolongan Tuhan

Perlihatkan gambar berikut, dan ajaklah siswa untuk berbagi apa yang mereka ketahui mengenai kisah yang digambarkan. Anda dapat membaca atau meringkas paragraf berikut jika diperlukan.

The Old Testament figure Rebekah pouring water from a jug into a cup.  The cup is held by the servant of Abraham.  The servant is depicted seeking a wife for Isaac, the son of Abraham.

Hamba Abraham melakukan perjalanan jarak jauh ke Haran untuk menemukan seorang istri bagi Ishak. Sementara menunggu di sumur, dia berdoa dan memohon kepada Allah kemampuan untuk mengetahui siapa yang Tuhan ingin agar dia temukan.

Anda dapat mengajak siswa untuk membaca ayat-ayat berikut secara individu, secara berpasangan, atau bersama anggota kelas.

Untuk kegiatan di bawah ini, mungkin membantu untuk menjelaskan bahwa nama “Yehova” dalam Alkitab Versi Raja James umumnya diindikasikan dengan TUHAN dalam semua huruf besar. Kata “Tuhan” atau “tuan”, di sisi lain, mungkin sekadar merujuk kepada seseorang yang memegang kuasa, wewenang, atau pengaruh, seperti tuan atau penguasa. (Lihat Penuntun bagi Tulisan Suci, “Yehova.”)

Bacalah Kejadian 24:12–27, mencari bagaimana Tuhan membantu hamba Abraham menemukan istri bagi Ishak. Mungkin berguna untuk menandai ketika Anda melihat kata TUHAN yang semua hurufnya dicetak dengan kapital.

  • Apa yang Anda temukan?

Pertimbangkan untuk meringkas selebihnya dari Kejadian 24 dengan membagikan paragraf berikut.

Hamba Abraham bertemu saudara lelaki dan ayah Ribka. Dia menjelaskan siapa dirinya dan bagaimana Tuhan telah membantunya menemukan Ribka. Keesokan harinya, Ribka dengan berani memilih untuk kembali bersama hamba tersebut dan dimeteraikan kepada Ishak dalam perjanjian pernikahan kekal (lihat Kejadian 24:29–67).

  • Apa yang Anda pelajari mengenai Tuhan melalui kisah Ishak dan Ribka serta pernikahan kekal mereka?

    Siswa mungkin menanggapi dengan beragam kebenaran, namun pastikan mereka memahami bahwa Tuhan akan membantu kita sewaktu kita berusaha masuk ke dalam perjanjian pernikahan kekal.

  • Bagaimana Tuhan dapat membantu seseorang yang mengupayakan pernikahan kekal tetapi khawatir mereka mungkin tidak pernah menerima berkat ini?

  • Menurut Anda mengapa pernikahan kekal begitu penting bagi Tuhan?

Mengapa pernikahan kekal?

Untuk membantu siswa memahami dengan lebih baik pentingnya pernikahan kekal, ajaklah mereka untuk menggambar dalam jurnal penelaahan mereka gambar sederhana sebuah bait suci, seperti gambar di bawah ini.

Simple drawing of the Salt Lake Temple with a mountain behnd it

Di bawah gambar bait suci Anda, tulislah sebuah pertanyaan yang dapat membantu Anda memahami lebih baik kebenaran-kebenaran yang telah Anda pelajari hari ini. Ini bisa saja pertanyaan Anda sendiri, pertanyaan dari seseorang yang Anda kenal, atau salah satu yang berikut:

  • Mengapa pernikahan kekal penting?

  • Apa berkat-berkat yang dapat saya peroleh dengan menikah di bait suci dan kemudian berusaha untuk menghormati perjanjian-perjanjian tersebut?

  • Bagaimana Tuhan dapat membantu saya kelak memperoleh berkat-berkat pernikahan kekal?

Ajaklah siswa meluangkan waktu 5–8 menit untuk menyelesaikan kegiatan berikut secara individu atau dengan rekan. Anda dapat mengajak mereka untuk mendaftar dalam jurnal penelaahan mereka jawaban yang mereka temukan. Bantulah siswa memahami bahwa mereka mungkin tidak menemukan jawaban yang jelas untuk pertanyaan mereka; namun, upaya untuk mengajukan pertanyaan dan mencari pemahaman adalah bagian penting dari bertindak dengan iman kepada Allah.

ikon seminariDistribusikan selebaran berjudul “Pernikahan Kekal” kepada siswa yang ingin menelaahnya.

Untuk membantu Anda menanggapi pertanyaan Anda, telusuri berbagai sumber daya Gereja, seperti yang berikut:

  • Petikan penguasaan doktrin (Kejadian 2:24; 1 Korintus 11:11; Ajaran dan Perjanjian 131:1–4)

  • Selebaran berjudul “Pernikahan Kekal”

  • “Pernikahan” dan entri terkait dalam Topical Guide, Penuntun bagi Tulisan Suci, atau Topics and Questions di Gospel Library/Perpustakaan Injil

  • Frasa seperti “pernikahan perjanjian” atau “pernikahan bait suci” dalam pencarian Perpustakaan Injil

Ajaklah siswa untuk berbagi dengan kelas apa yang mereka pelajari.

Perenungan pribadi

Renungkan skenario dari awal kelas. Dalam jurnal penelaahan Anda, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Bagaimana Anda akan menanggapi pertanyaan teman Anda mengenai mengapa pernikahan bait suci adalah penting?

  • Apa yang Anda pelajari hari ini mengenai Bapa Surgawi atau Yesus Kristus yang dapat memberi Anda harapan dalam upaya Anda untuk mengundang berkat-berkat pernikahan bait suci?

Ajaklah beberapa siswa yang bersedia untuk berbagi apa yang mereka tuliskan.

Pertimbangkan untuk berbagi kesaksian Anda mengenai pentingnya pernikahan perjanjian, dan imbaulah siswa Anda untuk memulai sekarang untuk mempersiapkannya.