Seminari
1 Raja-Raja 6–9: Salomo Membangun Rumah Tuhan


“1 Raja-Raja 6–9: Salomo Membangun Rumah Tuhan,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama (2026)

“1 Raja-Raja 6–9: Salomo Membangun Rumah Tuhan,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama

2 Samuel 11–12; 1 Raja-Raja 3; 6–9; 11: Pelajaran 79

1 Raja-Raja 6–9

Salomo Membangun Rumah Tuhan

Holiness To The Lord The House of The Lord Signs Languages

Di zaman kita, bait suci menjadi lebih mudah diakses di seluruh dunia, tetapi tidak selalu seperti itu. Dengan pembangunan bait suci Salomo, orang-orang Israel akhirnya memiliki rumah Tuhan yang permanen, sebuah tempat di mana Juruselamat Sendiri akan “diam di tengah-tengah orang Israel” (1 Raja-Raja 6:13). Janji Juruselamat juga sedang digenapi di zaman kita sewaktu bait suci memenuhi bumi. Pelajaran ini dapat membantu siswa memperdalam pemahaman mereka bahwa bait suci adalah rumah Tuhan.

Persiapan siswa: Ajaklah siswa untuk membawa gambar bait suci yang terdekat atau favorit. Mereka dapat bersiap untuk membagikan mengapa bait suci bermakna bagi mereka.

Kemungkinan Kegiatan Pemelajaran

Bait suci adalah rumah Tuhan

Untuk memulai kelas, ajaklah siswa untuk menanggapi skenario berikut (atau sesuatu yang serupa yang sesuai dengan kebutuhan anggota kelas Anda).

Bayangkan teman Anda, Angela, melihat gambar sebuah bait suci baru yang sedang dibangun di area Anda dan bertanya:

  • Mengapa Gereja Anda membangun bait suci?

  • Bagaimana bait suci berbeda dari bangunan gereja Anda lainnya?

Pertimbangkan untuk meminta siswa mempertimbangkan seberapa yakin perasaan mereka tentang menjawab pertanyaan-pertanyaan Angela. Anda dapat mengajak beberapa siswa untuk berbagi bagaimana perasaan mereka.

Setelah pendedikasian Bait Suci Praia Cape Verde, Penatua Neil L. Andersen dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan:

Former Official portrait of Elder Neil L. Andersen of the Quorum of the Twelve Apostles, 2010, August.   Replaced September 2019.

Bait suci secara harfiah adalah rumah Tuhan. Biarkan kata-kata itu meresap dengan lembut ke dalam jiwa Anda. Itu adalah rumah-Nya. (“The House of the Lord—Recent Messages from Prophets, Apostles, and Other Church Leaders”, newsroom.ChurchofJesusChrist.org, 13 Agustus 2023)

Ajaklah siswa untuk menuliskan kebenaran ini dalam jurnal penelaahan mereka dan di papan tulis: Bait suci adalah rumah Tuhan.

Luangkan waktu sejenak untuk mengikuti ajakan Penatua Andersen untuk membiarkan kebenaran ini meresap dengan lembut ke dalam jiwa Anda sewaktu Anda menanggapi pertanyaan berikut dalam jurnal penelaahan Anda.

  • Apa artinya bagi Anda bahwa bait suci adalah rumah Tuhan?

Sewaktu Anda menelaah hari ini, undanglah Roh Kudus untuk membantu memperdalam pemahaman Anda tentang bait suci sebagai rumah Tuhan. Sepanjang pelajaran, tambahkan apa yang Anda pelajari pada jurnal penelaahan Anda.

Mungkin bermanfaat untuk meyakinkan kembali siswa bahwa meskipun pertanyaan spesifik mereka mengenai bait suci mungkin tidak terjawab hari ini, Roh Kudus akan terus mengilhami dan mengarahkan upaya mereka untuk belajar lebih banyak mengenai rumah Tuhan.

Tuhan memerintahkan umat-Nya untuk membangun rumah-Nya

Solomon's Temple and Modern Temple

Di Gunung Sinai, Tuhan memerintahkan orang-orang untuk membangun sebuah kemah suci sementara yang portabel untuk memberkati anak-anak Israel (lihat Keluaran 25:1–8). Banyak generasi kemudian, pada masa Raja Salomo, sebuah bait suci permanen masih belum dibangun.

Untuk membantu siswa memahami kesamaan dalam perintah Tuhan untuk membangun rumah-Nya pada zaman 1 Raja-Raja 6–9 dan di zaman kita, Anda dapat memperlihatkan gambar bait suci Salomo dan bait suci zaman modern terdekat.

Satu cara untuk membantu siswa memahami kesamaan antara bait suci di zaman dahulu dan di zaman kita ini adalah dengan memeragakan bagan berikut.

Ada tiga kegiatan bagan yang disarankan dalam pelajaran. Anda dapat mempertimbangkan beberapa variasi dalam cara siswa akan menelaah setiap bagan. Untuk kegiatan bagan pertama ini, pertimbangkan mengajak separuh anggota kelas untuk menelaah ayat-ayat dalam kolom “Zaman Salomo” dan separuh lainnya menelaah ayat-ayat dalam kolom “Zaman Kita.” Setelah menelaah ayat-ayat tersebut, siswa dapat berbagi apa yang mereka temukan dengan seorang rekan yang menelaah ayat-ayat dari kolom yang berlawanan.

Cara lain untuk mengorganisasi kegiatan tersebut adalah dengan membagi siswa ke dalam tiga kelompok dan memberi setiap kelompok sebuah bagan. Siswa dapat menelaah bersama dan memilih seorang juru bicara untuk mempresentasikan bagian kelompoknya kepada anggota kelas. Di akhir presentasi, setiap kelompok dapat membagikan bagaimana topik-topik yang mereka telaah dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan Angela.

Sewaktu Anda menelaah ayat-ayat berikut, carilah ajaran-ajaran yang dapat membantu Anda menjelaskan janji-janji Tuhan untuk bait suci di zaman dahulu dan zaman sekarang. Tambahkan apa yang Anda temukan ke entri jurnal penelaahan Anda.

Zaman Salomo

Zaman Kita

Zaman Salomo

2 Samuel 7:4–6

1 Tawarikh 22:5–11

1 Raja-Raja 5:5; 6:1

Zaman Kita

Ajaran dan Perjanjian 88:119–120

Ajaran dan Perjanjian 97:10–16

  • Apa yang Anda pelajari mengenai pentingnya bait suci di zaman sekarang?

Untuk membantu siswa merenungkan bagaimana kita terus mengikuti petunjuk Juruselamat untuk membangun bait suci di zaman sekarang, pertimbangkan untuk menayangkan video nabi saat ini yang mengumumkan bait suci baru saat konferensi umum. Sebagai alternatif, Anda dapat membagikan beberapa statistik bait suci terkini, tersedia di Temple List di ChurchofJesusChrist.org.

Bait suci didedikasikan kepada Tuhan sebagai rumah-Nya

Setelah tujuh tahun pembangunan, bait suci Salomo selesai dan didedikasikan.

Untuk membantu siswa memahami bahwa doa pendedikasian bait suci diterima melalui wahyu dan dilestarikan dalam catatan Gereja, pertimbangkan untuk berbagi contoh doa pendedikasian dengan anggota kelas. Doa pendedikasian untuk setiap bait suci yang beroperasi dapat ditemukan dengan memilih bait suci dari Temple List di ChurchofJesusChrist.org.

Untuk kegiatan bagan ini, Anda dapat menampilkan ayat-ayat tersebut dan mengajak siswa untuk menelaah separuh yang berlawanan dari bagan yang mereka telaah sebelumnya dan membagikannya kepada seorang rekan yang menelaah separuh lainnya. Sebuah pertanyaan pembahasan disediakan untuk membantu siswa berbagi apa yang mereka temukan.

Bacalah petikan-petikan berikut dari doa pendedikasian Bait Suci Salomo dan Bait Suci Kirtland, mencari berkat-berkat yang Salomo dan Nabi Joseph Smith cari dari Tuhan.

Zaman Salomo

Zaman Kita

Zaman Salomo

1 Raja-Raja 8:29–30, 35–40

Zaman Kita

Ajaran dan Perjanjian 109:10–18

  • Seperti apa berkat-berkat serupa di zaman sekarang sewaktu kita bersiap bagi dan beribadat di rumah Tuhan?

Anda dapat menjelaskan bahwa setelah pendedikasian rumah Tuhan, orang-orang mengalami manifestasi luar biasa akan kuasa-Nya. Bagan ini dapat menjadi momen khidmat bagi siswa untuk menelaah secara individu, bila pantas.

Sewaktu Anda membaca petikan-petikan berikut, undanglah Roh Kudus untuk membantu Anda membayangkan seperti apa rasanya menyaksikan peristiwa-peristiwa ini.

Zaman Salomo

Zaman Kita

Zaman Salomo

1 Raja-Raja 9:1–3

2 Tawarikh 7:1–3

Zaman Kita

Ajaran dan Perjanjian 110:2–10

  • Apa pengalaman yang Anda atau seseorang yang Anda kenal pernah miliki berperan serta dalam pendedikasian bait suci?

  • Bagaimana Anda telah merasakan kuasa Juruselamat dari memiliki rumah-Nya di bumi di zaman sekarang?

Mungkin pantas untuk menjelaskan bahwa sejak pendedikasian Bait Suci Kirtland, nyanyian pujian “Roh Allah” telah dinyanyikan di setiap pendedikasian bait suci di seluruh dunia. Siswa dapat menyanyikan atau mendengarkan nyanyian pujian ini, mencari apa yang kita pelajari tentang Tuhan dan rumah-Nya. Anda dapat menyaksikan video paduan suara atau kelompok bernyanyi, seperti “The Spirit of God” (5:32) dari ChurchofJesusChrist.org.

5:32

Menunjukkan pemahaman

Untuk membantu siswa menunjukkan pemahaman, Anda dapat menampilkan pertanyaan-pertanyaan Angela dari awal pelajaran.

Pikirkan tentang bagaimana pelajaran yang Anda pelajari hari ini dapat membantu seseorang seperti Angela lebih memahami tujuan bait suci. Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan seorang rekan atau dalam jurnal penelaahan Anda.

  • Mengapa Gereja Anda membangun bait suci?

  • Bagaimana bait suci berbeda dari bangunan gereja Anda lainnya?

Ajaklah siswa untuk berlatih mengajar seorang rekan apa yang telah mereka pelajari dari penelaahan mereka akan bait suci Salomo dan bait suci-bait suci zaman sekarang. Persiapan siswa untuk pelajaran ini menyarankan agar siswa dapat membawa gambar bait suci terdekat atau favorit ke kelas. Jika siswa membawa gambar, Anda dapat mengajak mereka untuk memperlihatkannya kepada anggota kelas dan berbagi mengapa bait suci itu bermakna bagi mereka. Anda dapat berbagi perasaan Anda mengenai Juruselamat dan rumah-Nya di akhir kelas.