“Abraham 2:9–11: Tanggung Jawab Kita dalam Perjanjian Abraham,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama (2026)
“Abraham 2:9–11: Tanggung Jawab Kita dalam Perjanjian Abraham,” Buku Pedoman Guru Seminari Perjanjian Lama
Kejadian 12–17; Abraham 1–2: Pelajaran 24
Abraham 2:9–11
Tanggung Jawab Kita dalam Perjanjian Abraham
Tuhan membuat perjanjian dengan Abraham dan keturunannya. Sebagai benih keturunan Abraham, kita memiliki tanggung jawab perjanjian untuk mendatangkan berkat-berkat Injil Juruselamat kepada semua keluarga di bumi. Pelajaran ini akan membantu siswa menindaki tanggung jawab yang telah Tuhan berikan kepada mereka sebagai benih keturunan Abraham.
Persiapan siswa: Ajaklah siswa untuk berpikir mengenai pertanyaan-pertanyaan berikut dan membahasnya dengan seorang anggota keluarga: Mengapa Injil Yesus Kristus penting bagi Anda? Menurut Anda mengapa semua orang membutuhkannya?”
Kemungkinan Kegiatan Pemelajaran
Benih keturunan Abraham
Anda dapat memulai kelas dengan memberi siswa 30 detik untuk mendaftar sebanyak mungkin kata yang menggambarkan diri mereka sendiri. Berikutnya, mintalah siswa untuk melingkari tiga kata yang paling baik menggambarkan diri mereka. Beberapa siswa dapat berbagi kata-kata tersebut dengan anggota kelas.
-
Dengan cara apa kata-kata pengidentifikasi ini memengaruhi perilaku Anda?
Penatua David A. Bednar dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan yang berikut tentang identitas kita:
Anda dapat menyenangi musik, atletik, atau ahli dalam bidang mekanik, atau suatu hari Anda mungkin bekerja dalam sebuah usaha dagang atau sebuah profesi atau dalam bidang seni. Sepenting-pentingnya kegiatan dan pekerjaan semacam itu, hal itu tidak menunjukkan siapa kita. Pertama dan yang terutama, kita adalah makhluk rohani. Kita adalah putra [dan putri] Allah dan benih keturunan Abraham. (“Menjadi Misionaris,” Liahona, November 2005, 47)
-
Apa yang menonjol bagi Anda dari apa yang Penatua Bednar ajarkan mengenai identitas utama kita?
Jika siswa menelaah Pelajaran 23: “Kejadian 12; 17,” ajaklah mereka untuk meringkas bersama seorang teman sekelas apa yang mereka ingat mengenai perjanjian Abraham. Bantulah siswa melihat bahwa sebagai benih keturunan, atau keturunan, dari Abraham, bukan saja kita dijanjikan berkat-berkat signifikan, tetapi kita juga membuat perjanjian untuk memenuhi tanggung jawab signifikan. Ajaklah mereka untuk menyelesaikan penilaian diri berikut.
Pilih mana dari pernyataan-pernyataan berikut yang benar bagi Anda:
-
Saya memahami tanggung jawab saya sebagai benih keturunan Abraham.
-
Saya berusaha memenuhi tanggung jawab saya sebagai benih keturunan Abraham.
-
Saya telah menemukan sukacita besar dalam memenuhi tanggung jawab saya sebagai benih keturunan Abraham.
-
Saya tidak memahami apa tanggung jawab saya sebagai benih keturunan Abraham.
-
Saya memiliki pertanyaan tentang apa tanggung jawab saya sebagai benih keturunan Abraham.
Ajaklah siswa untuk mencatat pertanyaan apa pun yang mungkin mereka miliki atau kesan yang mereka rasakan sewaktu mereka mempertimbangkan pernyataan-pernyataan ini. Ajaklah mereka untuk mencari wahyu dari Bapa mereka di Surga melalui Roh Kudus untuk mengetahui bagaimana mereka dapat memenuhi tanggung jawab mereka dengan lebih baik sebagai benih keturunan Abraham.
Abraham 2:9-11 adalah petikan penguasaan doktrin. Pertimbangkan untuk mengajak siswa menandai petikan-petikan penguasaan doktrin dengan cara yang mencolok agar mereka dapat menemukannya dengan mudah.
Bacalah Abraham 2:8–11, mencari tanggung jawab kita sebagai benih keturunan Abraham.
-
Apa yang Juruselamat harapkan dari kita?
Anda dapat mengajak siswa untuk mengajukan pertanyaan apa pun mengenai ayat-ayat tersebut. Sewaktu Anda membahas tanggung jawab perjanjian Abraham, bantulah siswa mengidentifikasi sebuah kebenaran yang serupa dengan: Sebagai benih keturunan Abraham, Juruselamat telah memberi kita tanggung jawab untuk memberkati semua keluarga di bumi dengan berkat-berkat Injil-Nya.
Siswa dapat memperoleh manfaat dari mengetahui bahwa mereka dapat memenuhi tanggung jawab perjanjian mereka dengan membantu mengumpulkan Israel.
-
Apa saja cara kita dapat memberkati semua keluarga di bumi dengan Injil Juruselamat?
Bacalah 1 Nefi 15:18, mencari kapan perjanjian Abraham akan dipenuhi.
Presiden Russell M. Nelson bersaksi:
Merupakan tanggung jawab kita untuk membantu menggenapi perjanjian Abraham. Benih keturunan kitalah yang ditahbiskan sebelumnya dan dipersiapkan untuk memberkati semua orang di dunia. Itulah sebabnya kewajiban imamat mencakup pekerjaan misionaris. Setelah sekitar 4.000 tahun antisipasi dan persiapan, inilah masa yang ditetapkan ketika Injil harus dibawa kepada kaum-kaum di bumi. Inilah waktu pengumpulan Israel yang dijanjikan. Dan kita boleh berperan serta di dalamnya! Bukankah itu menakjubkan? (“Perjanjian,” Liahona, November 2011, 88)
Kapan pun kita melakukan apa pun yang membantu siapa pun—di kedua sisi tabir—untuk membuat dan menepati perjanjian mereka dengan Allah, kita membantu untuk mengumpulkan Israel. (“Perkenankan Allah Berjaya,” Liahona, November 2020, 92-93)
-
Bagaimana perasaan Anda mengenai Injil Yesus Kristus?
-
Menurut Anda mengapa semua orang membutuhkannya?
-
Apa pengalaman yang telah Anda (atau orang yang Anda kenal) miliki dalam mengumpulkan Israel?
Memenuhi tanggung jawab kita
Bagian pelajaran ini memberi siswa waktu di kelas untuk melakukan sesuatu untuk memenuhi tanggung jawab mereka dalam perjanjian Abraham. Anda dapat membuat pos pemelajaran berdasarkan selebaran berikut. Siswa dapat memilih satu kegiatan untuk difokuskan, atau mereka dapat bergiliran melalui kegiatan-kegiatan yang berbeda. Anda dapat menugasi pemimpin siswa untuk setiap pos untuk membantu teman sebaya mereka menyelesaikan latihan tersebut. Ajaklah siswa untuk mencari ilham ketika memilih apa yang akan difokuskan.
Setelah waktu yang cukup, perkenankan siswa untuk berbagi kegiatan yang mereka pilih dan apa yang mereka merasa terilhami untuk lakukan.
Sewaktu siswa menanggapi beberapa atau semua pertanyaan berikut, pikirkan cara-cara untuk membantu siswa mencari, mengenali, dan menindaki wahyu pribadi. Satu cara bagi Anda untuk melakukan ini adalah dengan bertanya kepada diri Anda sendiri, “Apa lagi yang dapat saya ajak untuk mereka lakukan?” Mengajukan pertanyaan semacam ini kepada diri Anda sendiri dapat mengundang ilham dari Roh Kudus mengenai bagaimana membantu siswa menindaki wahyu pribadi yang mereka terima.
Untuk pelatihan tambahan mengenai pertanyaan tindak lanjut yang mengundang wahyu pribadi, lihat “Membantu pemelajar mencari, mengenali, dan menindaki wahyu pribadi” dalam Keterampilan Pengembangan Guru.
Siswa dapat memperoleh manfaat dari waktu untuk merenungkan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dalam jurnal penelaahan mereka.
-
Apa yang Anda lakukan atau rencana apa yang Anda buat untuk memberkati orang lain dengan Injil Juruselamat?
-
Apa yang Anda merasa terdorong untuk lakukan di hari-hari dan minggu-minggu mendatang untuk:
-
Membantu orang lain membuat atau menepati perjanjian-perjanjian?
-
Berbagi Injil Juruselamat?
-
Membantu orang-orang di sisi lain tabir?
-
Pertimbangkan untuk bersaksi tentang tanggung jawab penting kita, sebagai benih keturunan Abraham, untuk membagikan berkat-berkat dari Injil Juruselamat kepada semua orang.
Hafalkan
Anda mungkin ingin membantu siswa menghafalkan rujukan dan frasa tulisan suci kunci penguasaan doktrin selama pelajaran ini dan meninjaunya kembali dalam pelajaran-pelajaran mendatang. Frasa tulisan suci kunci untuk Abraham 2:9–11 adalah “Tuhan menjanjikan kepada Abraham bahwa benih keturunannya akan ‘menyandang pelayanan dan Imamat ini bagi segala bangsa.’” Gagasan untuk kegiatan menghafal terdapat dalam materi apendiks di bagian “Kegiatan Tinjauan Penguasaan Doktrin.”