“Kitab Mormon,” Topik dan Pertanyaan (2023)
Penuntun Penelaahan Injil
Kitab Mormon
Satu Kesaksian Lagi tentang Yesus Kristus
Para nabi zaman dahulu menulis Kitab Mormon untuk orang-orang di zaman kita. Sebagai tulisan suci pendamping Alkitab, Kitab Mormon bersaksi tentang Yesus Kristus. Mereka yang dengan tulus membaca dan menelaah kitab itu akan merasakan Roh Kudus dan menemukan jawaban bagi banyak pertanyaan kehidupan yang paling penting. Dengan membaca Kitab Mormon, orang dapat belajar sendiri bahwa Allah hidup, bahwa Dia mengasihi mereka, dan bahwa Injil Yesus Kristus telah dipulihkan ke bumi.
Para nabi modern telah sering mengajak para anggota Gereja untuk menelaah Kitab Mormon secara teratur. Sebagai contoh, Presiden Russell M. Nelson menyatakan, “Saya berjanji bahwa saat Anda dengan doa yang sungguh-sungguh menelaah Kitab Mormon setiap hari, Anda akan membuat keputusan yang lebih baik—setiap hari. Saya berjanji bahwa sewaktu Anda merenungkan apa yang Anda telaah, jendela surga akan terbuka, dan Anda akan menerima jawaban atas pertanyaan Anda sendiri dan arah untuk kehidupan Anda sendiri. Saya berjanji bahwa sewaktu Anda menelaah Kitab Mormon setiap hari, Anda dapat terlindungi dari kejahatan-kejahatan zaman ini.”
Apa Kitab Mormon itu?
Kitab Mormon: Satu Kesaksian Lagi tentang Yesus Kristus adalah kitab tulisan suci. Itu memuat tulisan-tulisan para nabi kuno yang hidup di Belahan Bumi Bagian Barat. Sebagai Nabi Pemulihan, Joseph Smith menerjemahkan Kitab Mormon melalui karunia dan kuasa Allah (lihat Ajaran dan Perjanjian 135:3). Bersama Alkitab, Kitab Mormon bersaksi tentang Yesus Kristus dan memuat kegenapan Injil (lihat Yehezkiel 37:15–17; Ajaran dan Perjanjian 20:8–9) Kitab Mormon juga berfungsi sebagai bukti pemanggilan kenabian Joseph Smith dan Pemulihan Injil.
Ikhtisar topik: Kitab Mormon
Penuntun penelaahan Injil terkait: Tulisan Suci, Alkitab, Joseph Smith, Pemulihan Injil
Bagian 1
Kitab Mormon Bersaksi bahwa Yesus Kristus adalah Penebus Dunia
Para anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir menganggap Alkitab sebagai tulisan suci yang kudus. Baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru adalah saksi tentang Yesus Kristus dan pekerjaan-Nya untuk mendatangkan keselamatan bagi anak-anak Allah. Kitab Mormon ditulis oleh para nabi Allah di Benua Amerika dan berdiri sebagai satu kesaksian lagi tentang Yesus Kristus. Kitab Mormon mencakup “kegenapan Injil Yesus Kristus” dan mengukuhkan kepada dunia bahwa kisah tentang Yesus Kristus dan para nabi-Nya sebagaimana terdapat dalam Alkitab adalah benar (lihat Ajaran dan Perjanjian 20:8–12). Bersama Alkitab, Kitab Mormon membantu orang-orang memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang rencana Allah dan mempersiapkan mereka untuk mengikuti Yesus Kristus (lihat Yehezkiel 37:15–17; 2 Nefi 3:12).
Kitab Mormon adalah berkat yang besar bagi umat Allah di zaman sekarang. Itu memuat firman Yesus Kristus (lihat 2 Nefi 33:10). Presiden Russell M. Nelson menjelaskan:
“[Kitab Mormon] memuat jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kehidupan yang paling menarik. Itu mengajarkan doktrin Kristus. Itu mengembangkan dan mengklarifikasi banyak dari kebenaran yang ‘gamblang dan berharga’ [lihat 1 Nefi 13:29–33] yang hilang selama berabad-abad dan banyak terjemahan Alkitab.
“Kitab Mormon memberikan pemahaman paling lengkap dan penuh kuasa tentang Pendamaian Yesus Kristus yang dapat ditemukan di mana pun. Kuasa penuh Injil Yesus Kristus terkandung dalam Kitab Mormon. Titik.”
Hal-hal untuk dipikirkan
-
Joseph Smith mengajarkan bahwa Kitab Mormon adalah “batu kunci agama kita” (lihat Ajaran-Ajaran Presiden Gereja: Joseph Smith (2011), 64). Dalam arsitektur, batu kunci adalah batu berbentuk baji di tengah lengkungan, yang menjaga batu-batu lain di tempatnya dan mencegah lengkungan runtuh. Seperti batu kunci arsitektur, Kitab Mormon adalah bagian integral dari kepercayaan kita kepada Yesus Kristus dan Injil-Nya yang dipulihkan. Bagaimana kesaksian Anda tentang Kitab Mormon memengaruhi kesaksian Anda tentang aspek-aspek lain dari Injil?
Kegiatan untuk belajar dengan orang lain
-
Pesan utama Kitab Mormon adalah bahwa Yesus adalah Kristus. Ajaklah anggota kelompok Anda untuk membaca halaman judul Kitab Mormon, dengan memberikan perhatian khusus pada paragraf kedua. Bagaimana halaman judul ini menekankan pentingnya Kitab Mormon? Tulisan suci berikut mungkin juga bermanfaat: 1 Nefi 6:4; Yakub 1:7; Omni 1:26; 3 Nefi 11:13–17; Moroni 10:32–33. Mengapa penting untuk membantu orang lain memahami bahwa tujuan dari Kitab Mormon adalah untuk bersaksi bahwa Yesus adalah Kristus?
Pelajari lebih lanjut
-
2 Nefi 29:1–13; 33:10–15; Ajaran dan Perjanjian 42:12; Joseph Smith—Sejarah 1:34; Pasal-Pasal Kepercayaan 1:8
-
Russell M. Nelson, “Kitab Mormon: Akan Seperti Apa Hidup Anda Tanpa Kitab Ini?,” Liahona, November 2017, 60–63
-
“Bab 9: Kitab Mormon—Batu Kunci Agama Kita,” Ajaran-Ajaran Presiden Gereja: Ezra Taft Benson (2014), 149–160.
Bagian 2
Tampilnya Kitab Mormon adalah Ajaib
Kitab Mormon dimunculkan melalui karunia dan kuasa Allah. Kitab itu awalnya dicatat oleh para nabi Amerika kuno di atas lempengan-lempengan logam. Selama berabad-abad, kitab itu terkubur dekat rumah Joseph Smith di bagian utara New York di Amerika Serikat, sampai seorang utusan surgawi, Moroni, memperlihatkan kepada Joseph Smith di mana menemukannya. Alat untuk menerjemahkan catatan, Urim dan Tumim, juga disimpan bersama lempengan-lempengan, bersama dengan artefak kuno lainnya (lihat Joseph Smith—Sejarah 1:30–35).
Meskipun Joseph Smith baru berusia 23 tahun dan memiliki sedikit pendidikan formal, dia menerjemahkan Kitab Mormon ke dalam bahasa Inggris dengan kecepatan sekitar delapan halaman per hari. Dia tidak mengerti bahasa kuno, dan dia tidak menggunakan catatan apa pun. Dia menyelesaikan seluruh terjemahan kitab itu dalam waktu sekitar 85 hari. Ketika orang-orang menanyakan bagaimana dia dapat menerjemahkan, Joseph hanya mengatakan bahwa itu dilakukan “melalui karunia dan kuasa Allah” (halaman judul Kitab Mormon; lihat juga Russell M. Nelson, “A Treasured Testament,” Ensign, Juli 1993).
Kitab Mormon diterbitkan dalam bahasa Inggris hanya beberapa hari sebelum pengorganisasian Gereja pada 1830 (lihat Topik Sejarah Gereja, “Mencetak dan Menerbitkan Kitab Mormon,” Perpustakaan Injil). Saat ini, Kitab Mormon telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 100 bahasa dan digunakan di seluruh dunia.
Hal-hal untuk dipikirkan
-
Joseph Smith diperintahkan untuk menjaga lempengan-lempengan dengan hati-hati. Selama proses penerjemahan, hanya sedikit orang yang benar-benar melihat lempengan-lempengan itu. Namun, Joseph Smith diberi tahu untuk memperlihatkan lempengan-lempengan itu kepada beberapa rekan dekatnya. Orang-orang ini secara resmi dikenal sebagai “Tiga Saksi” dan “Delapan Saksi.” Anda dapat membaca kesaksian mereka di “Kesaksian Tiga Saksi” dan “Kesaksian Delapan Saksi.” Mengapa penting untuk membantu orang lain mengenali pengalaman dari Tiga Saksi dan Delapan Saksi? Apa yang dapat Anda lakukan untuk membagikan kesaksian Anda sendiri tentang Kitab Mormon kepada orang lain?
Kegiatan untuk belajar dengan orang lain
-
Meskipun banyak orang bertanya-tanya seperti apa proses penerjemahan Kitab Mormon itu, Joseph Smith memberikan sedikit informasi spesifik mengenainya selain mengatakan bahwa itu diterjemahkan “melalui karunia dan kuasa Allah” (prakata Kitab Mormon; Ajaran dan Perjanjian 135:3). Ajaklah anggota kelompok Anda untuk membaca “Terjemahan Kitab Mormon” dalam Topik Sejarah Gereja (Perpustakaan Injil). Tanyakan kepada mereka wawasan apa yang mereka peroleh dari bacaan itu. Menurut Anda mengapa Joseph Smith menekankan “karunia dan kuasa Allah” ketika membahas penerjemahan Kitab Mormon?
Pelajari lebih lanjut
-
Yesaya 29:11–14, 18–19; Joseph Smith—Sejarah 1:30–35, 42–54
-
Para Orang Suci: Kisah Gereja Yesus Kristus di Zaman Akhir, volume 1, Standar Kebenaran, 1815–1846 (2018), 21–30, 39–64
-
Russell M. Nelson, “A Treasured Testament,” Ensign, Juli 1993
-
“Days of Harmony” (video), Gospel Library
Bagian 3
Anda dapat Mempelajari Sendiri Bahwa Kitab Mormon adalah Benar
Menjadi murid Yesus Kristus adalah proses seumur hidup. Kita masing-masing berada di tempat yang berbeda di jalan rohani kembali kepada Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Namun di mana pun Anda berada di jalan itu, Kitab Mormon dapat membantu Anda mendekat kepada Mereka. Firman Allah penuh dengan kuasa yang menginsafkan (lihat Alma 5:7; 31:5). Kitab Mormon dapat membantu Anda menghindari penipuan duniawi dan menuntun Anda di jalan menuju keamanan rohani (lihat 1 Nefi 15:24; Helaman 3:29–30).
Karena pentingnya Kitab Mormon, para hamba Tuhan telah menekankan bahwa semua anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir hendaknya berusaha mengetahui bagi diri mereka sendiri bahwa Kitab Mormon adalah benar. Prakata Kitab Mormon menyatakan: “Kami mengajak semua orang di mana pun untuk membaca Kitab Mormon, merenungkan dalam hati mereka pesan yang dimuatnya, dan kemudian bertanya kepada Allah, Bapa Yang Kekal, dalam nama Kristus apakah kitab ini benar. Mereka yang menuruti cara ini dan bertanya dalam iman akan memperoleh kesaksian akan kebenaran dan keilahiannya melalui kuasa Roh Kudus. (Lihat Moroni 10:3–5.)”
Hal-hal untuk dipikirkan
-
Bacalah pernyataan berikut dari Penatua Jeffrey R. Holland, “Saya bersaksi bahwa seseorang tidak dapat sampai pada iman yang penuh dalam pekerjaan zaman akhir ini—dan dengan demikian menemukan ukuran yang paling penuh akan kedamaian dan penghiburan dalam hal ini, zaman kita—sampai dia memeluk keilahian Kitab Mormon dan Tuhan Yesus Kristus, tentang siapa itu bersaksi.” Bagaimana Kitab Mormon telah memengaruhi kesaksian Anda tentang Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir?
Kegiatan untuk belajar dengan orang lain
-
Kitab Mormon adalah alat bantu keinsafan yang dipersiapkan secara ilahi yang memiliki kuasa untuk mengubah pikiran, hati, dan kehidupan sewaktu kita menyelaraskan diri kita dengan Yesus Kristus dan ajaran-ajaran-Nya. Bacalah pernyataan berikut oleh Presiden Ezra Taft Benson bersama anggota kelompok Anda:
“Kitab Mormon adalah alat yang Allah rancang untuk ‘menyapu bumi bagaikan dengan air bah untuk mengumpulkan umat pilihan-[Nya].’ (Musa 7:62.) Jilid kitab suci yang sakral ini perlu menjadi lebih sentral dalam pengkhotbahan kita, pengajaran kita, dan pekerjaan misionaris kita.
“Saya menantang kita semua untuk mempertimbangkan dengan doa yang sungguh-sungguh langkah-langkah yang dapat kita ambil secara pribadi untuk membawa saksi baru bagi Kristus ini dengan lebih penuh ke dalam kehidupan kita sendiri dan ke dalam dunia yang sangat membutuhkannya.”
Apa saja cara kita dapat membantu Tuhan dalam pekerjaan-Nya dengan membanjiri bumi dengan Kitab Mormon?
Pelajari lebih lanjut
-
Jeffrey R. Holland, “Pengaman bagi Jiwa,” Liahona, November 2009, 88–90
-
Ronald A. Rasband, “Hari Ini,” Liahona, November 2022, 25–27
-
Michael T. Ringwood, “You Can Know for Yourself [Anda dapat Mengetahui bagi Diri Sendiri],” Ensign, Februari 2017, 66–69
Sumber Daya Lain tentang Kitab Mormon
-
Sumber daya untuk anak-anak