Perpustakaan
Alkitab


“Alkitab,” Topik dan Pertanyaan (2023)

remaja putri membaca Alkitab

Penuntun Penelaahan Injil

Alkitab

Mengajarkan iman kepada Yesus Kristus kepada jutaan orang

Kisah-kisah dalam Alkitab berasal dari ribuan tahun yang lalu. Itu menggambarkan orang, budaya, dan situasi yang sering kali sangat berbeda dari kita pada masa kini. Namun ketika kita menelaah Alkitab, kita menemukan bahwa banyak darinya yang familier. Kita membaca tentang keluarga-keluarga yang mengalami sukacita dan konflik, individu-individu yang berpegang pada iman mereka dalam menghadapi kekecewaan, dan bangsa-bangsa yang mengalami perang dan bencana alam. Yang terpenting, kita membaca tentang orang-orang yang mencari hubungan dengan Allah—dan yang menemukannya melalui iman dan pengharapanan mereka kepada Yesus Kristus.

Apakah Alkitab itu?

Alkitab adalah firman Allah. Itu memuat tulisan-tulisan para nabi dan para penulis terilhami lainnya dari zaman Adam dan Hawa hingga zaman para Rasul Yesus Kristus setelah Kebangkitan-Nya. Tulisan-tulisan ini mencakup perintah Allah, perjanjian-Nya, wahyu-Nya, dan interaksi-Nya dengan anak-anak-Nya. Alkitab terdiri dari dua bagian: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Dalam Perjanjian Lama, para nabi bersaksi tentang kedatangan Juruselamat. Perjanjian Baru adalah catatan tentang kehidupan dan pemberian pelayanan Yesus Kristus.

Penuntun penelaahan Injil terkait: Tulisan Suci, Kitab Mormon, Nabi, Wahyu, Joseph Smith

Bagian 1

Alkitab adalah Firman Allah dan Saksi tentang Yesus Kristus

Kristus masuk dengan penuh kemenangan

Sebagai anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, kita menghargai dan menghormati Alkitab sebagai firman Allah. Dalam Alkitab, kita mempelajari asas-asas Injil Yesus Kristus, yang mencakup perintah-perintah dan ajaran-ajaran-Nya (lihat Ajaran dan Perjanjian 42:12).

Yesus Kristus adalah titik fokus Alkitab. Dia dikenal dengan banyak nama dalam halaman-halamannya, seperti Yehova, Tuhan Allah, Penebus, Yang Kudus dari Israel, Imanuel, dan Anak Domba Allah. Misi-Nya di bumi diramalkan oleh para nabi dalam Perjanjian Lama, dan Perjanjian Baru memberikan laporan saksi mata dari misi itu (lihat Yesaya 9:6; Yohanes 20:31). Alkitab bersaksi tentang kasih Allah bagi kita, yang dinyatakan melalui Yesus Kristus, yang memungkinkan bagi kita untuk menerima pengampunan atas dosa-dosa kita dan kembali hidup di hadirat Allah. Kita dapat menemukan penghiburan dan bimbingan dalam menelaah Alkitab sewaktu kita berusaha untuk menjadi murid Kristus.

Hal-hal untuk dipikirkan

  • Nabi Joseph Smith berkata tentang Alkitab bahwa “dia yang membacanya paling sering akan paling menyukainya, dan dia yang mengenalnya, akan mengetahui tangan [Allah] di mana pun dia dapat melihatnya.” Bagaimana Alkitab telah menguatkan iman Anda kepada Yesus Kristus? Apa yang Anda pelajari tentang Allah saat Anda membacanya? Pertimbangkan untuk mencatat bagaimana Anda melihat tangan-Nya dalam kehidupan mereka yang hidup di zaman dahulu dan bagaimana Anda telah melihat tangan-Nya dalam kehidupan Anda saat ini.

  • Ketika Anda mencari hikmat atau bimbingan, Anda dapat menerima arahan melalui firman Allah. Anda dapat membaca Amsal 3:5–6; Yeremia 29:12–13; Yohanes 14:23; Kolose 3:16; dan Yakobus 1:5 untuk contoh bagaimana Tuhan memberi kita bimbingan melalui Alkitab. Kemudian tuliskan beberapa ayat Alkitab yang telah memberkati Anda dengan harapan dan arahan.

Kegiatan untuk belajar dengan orang lain

  • Kita dapat mengenal Juruselamat dengan menelaah Alkitab, yang menjadi saksi tentang Yesus Kristus. Pertimbangkan untuk membaca bersama Keluaran 3:6–14; Matius 3:13–17; dan Lukas 2:25–38 untuk contoh tentang bagaimana Alkitab bersaksi tentang Juruselamat. Anda juga dapat menyaksikan video Alkitab mengenai pemberian pelayanan fana Juruselamat. Bahaslah apa yang Anda pelajari dari kisah-kisah ini tentang misi ilahi Kristus. Bagaimana baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru bersaksi bahwa Yesus adalah Juruselamat dan Penebus kita?

  • Beberapa peristiwa dan wahyu terbesar di zaman akhir telah terjadi sewaktu para nabi menelaah Alkitab. Baca dan bahaslah beberapa momen itu dalam sejarah Gereja sebagaimana dicatat dalam Joseph Smith—Sejarah 1:10–20; Ajaran dan Perjanjian 76:11–20; serta Ajaran dan Perjanjian 138:1–11. Sebagai kelompok, Anda kemudian dapat menyanyikan beberapa nyanyian pujian tentang Pemulihan, seperti “Doa Joseph Smith yang Pertama” atau “Roh Allah.”

Pelajari lebih lanjut

Bagian 2

Allah telah Melestarikan Alkitab untuk Memberkati Anak-Anak-Nya

keluarga sedang menelaah tulisan suci

Fakta bahwa kita memiliki Alkitab untuk ditelaah dan dipelajari hari ini benar-benar suatu mukjizat. Terima kasih kepada Tuhan dan individu-individu yang berani dalam sejarah, kita dapat belajar dari catatan luar biasa ini, “yang telah memalingkan hati manusia selama berabad-abad, menuntun mereka untuk berdoa, untuk memilih jalan yang benar, dan mencari untuk menemukan Juruselamat mereka.” Kitab suci ini menolong kita merasakan Roh Allah.

Semula Alkitab ditulis dalam bahasa Ibrani, Yunani, dan Aram. Namun setelah berabad-abad dan banyak revisi kitab tersebut, beberapa kebenaran yang gamblang dan berharga hilang (lihat 1 Nefi 13:26–29; Pasal-Pasal Kepercayaan 1:8). Karena hal ini, Allah memerintahkan Nabi Joseph Smith untuk memulihkan sebagian dari kebenaran-kebenaran itu dalam apa yang sekarang disebut Terjemahan Joseph Smith terhadap Alkitab. Terjemahan Nabi yang diilhami memperlihatkan betapa pentingnya bagi Tuhan bahwa anak-anak-Nya dengan benar memahami Alkitab dan ajaran-ajarannya.

Hal-hal untuk dipikirkan

  • Firman Allah telah bertahan sepanjang masa untuk memberkati anak-anak-Nya, dan firman-Nya adalah abadi. Anda dapat membaca Yesaya 40:8; Yohanes 1:1; dan 1 Petrus 1:25 untuk belajar tentang sifat kekal firman-Nya. Apa yang ayat-ayat ini ajarkan kepada Anda tentang Injil Yesus Kristus? Bagaimana itu mengilhami Anda untuk meningkatkan komitmen Anda untuk menelaah Alkitab?

  • Joseph Smith merasa bahwa membuat revisi terilhami terhadap Alkitab adalah bagian dari pemanggilannya sebagai nabi. Sementara dia telah menyelesaikan sebagian besar terjemahan Alkitabnya pada 1833, dia memodifikasi karyanya untuk publikasi sampai kematiannya pada 1844. Pertimbangkan untuk membaca Terjemahan Joseph Smith untuk Matius 4:1–11; Matius 18:11; dan Markus 16:3–6. Bagaimana revisi ini mengubah pemahaman Anda tentang setiap petikan? Mengapa ini penting bagi Anda bahwa kebenaran-kebenaran ini dipulihkan?

Kegiatan untuk belajar dengan orang lain

  • Karena Alkitab, “puluhan juta orang telah beriman kepada Allah dan Yesus Kristus.” Apa yang membawa Alkitab kepada begitu banyak orang? Dalam ceramah Presiden M. Russell Ballard “The Miracle of the Holy Bible,” Anda dapat belajar tentang pengorbanan dari mereka yang memberikan nyawa mereka untuk membawakan bagi kita kitab tulisan suci yang sakral ini. Atau, Anda dapat memilih untuk menonton video tentang Alkitab yang disediakan dalam bahasa berikut:

Setelah video, Anda dapat membagikan perasaan Anda mengenai mereka yang membantu menjadikan Alkitab tersedia bagi kita dewasa ini. Bagaimana kisah-kisah mereka berdampak terhadap cara Anda berpikir tentang dan menelaah Alkitab?

Pelajari lebih lanjut

  • 2 Timotius 3:15–17; Alma 37:6–10

  • Robert D. Hales, “Preparations for the Restoration and the Second Coming: ‘My Hand Shall Be over Thee,’” Liahona, November 2005, 89–90.

  • Penuntun bagi Tulisan Suci, “Terjemahan Joseph Smith (TJS),” Perpustakaan Injil

  • Church History Topics, “Joseph Smith Translation of the Bible,” ChurchofJesusChrist.org/study/history/topics.

Catatan

  1. Ajaran-Ajaran Presiden Gereja: Joseph Smith (2011), 66.

  2. M. Russell Ballard, “The Miracle of the Holy Bible,” Liahona, Mei 2007, 80.

  3. Lihat Penuntun bagi Tulisan Suci, “Terjemahan Joseph Smith (TJS)).” Perpustakaan Injil.

  4. M. Russell Ballard, “The Miracle of the Holy Bible,” 81.