“25. Pekerjaan Bait Suci dan Sejarah Keluarga di Lingkungan dan Pasak,” Seleksi dari Buku Pegangan Umum (2023).
“25. Pekerjaan Bait Suci dan Sejarah Keluarga di Lingkungan dan Pasak,” Seleksi dari Buku Pegangan Umum
25.
Pekerjaan Bait Suci dan Sejarah Keluarga di Lingkungan dan Pasak
25.0
Pengantar
Pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga adalah sarana untuk mempersatukan dan memeteraikan keluarga untuk kekekalan (lihat Matius 16:19). Pekerjaan ini meliputi:
-
Membuat perjanjian sewaktu kita menerima tata cara bait suci kita sendiri (lihat Yesaya 55:3; Ajaran dan Perjanjian 84:19–23).
-
Menemukan leluhur kita yang telah meninggal dan melakukan tata cara bagi mereka di bait suci sehingga mereka dapat membuat perjanjian dengan Allah (lihat Maleakhi 4:5–6; 1 Korintus 15:29; Ajaran dan Perjanjian 128:15–18).
-
Pergi ke rumah Tuhan secara teratur, jika memungkinkan, untuk beribadat kepada Allah dan melakukan tata cara bagi leluhur kita (lihat Lukas 24:52–53; Ajaran dan Perjanjian 109:13–14).
Informasi lebih lanjut tersedia di “Bait Suci” dan “Sejarah Keluarga” (Topik Injil, topics.ChurchofJesusChrist.org).
25.1
Peran Serta Anggota dan Pemimpin dalam Pekerjaan Bait Suci dan Sejarah Keluarga
Anggota Gereja memiliki privilese dan tanggung jawab untuk membantu mempersatukan keluarga mereka untuk kekekalan. Mereka mempersiapkan diri mereka sendiri untuk membuat perjanjian sewaktu mereka menerima tata cara bait suci, dan mereka berusaha untuk menepati perjanjian itu.
Para anggota Gereja diimbau untuk mengidentifikasi kerabat mereka yang telah meninggal yang belum menerima tata cara bait suci. Para anggota kemudian melaksanakan tata cara atas nama kerabat tersebut (lihat Ajaran dan Perjanjian 128:18). Di dunia roh, individu yang telah meninggal dapat memilih untuk menerima atau menolak tata cara yang telah dilaksanakan bagi mereka.
25.1.1
Tanggung Jawab Individu untuk Kehadiran di Bait Suci
Anggota menentukan sendiri kapan dan seberapa sering beribadat di bait suci. Para pemimpin tidak menetapkan kuota atau sistem pelaporan untuk kehadiran di bait suci.
25.2
Mengorganisasi Pekerjaan Bait Suci dan Sejarah Keluarga di Lingkungan
25.2.1
Keuskupan
Keuskupan berkoordinasi dengan presidensi kuorum penatua dan Lembaga Pertolongan sewaktu mereka memimpin upaya-upaya bait suci dan sejarah keluarga lingkungan. Para pemimpin ini berkonsultasi bersama secara reguler.
Keuskupan juga memiliki tanggung jawab berikut untuk pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga di lingkungan:
-
Memastikan bahwa doktrin dan berkat dari pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga diajarkan di gereja.
-
Memastikan bahwa pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga dikoordinasikan dalam pertemuan dewan lingkungan dan dewan remaja lingkungan.
-
Mengawasi pengorganisasian kursus persiapan bait suci (lihat 25.2.8).
-
Mengeluarkan rekomendasi bait suci (lihat bab 26).
25.2.2
Presidensi Kuorum Penatua dan Lembaga Pertolongan
Presidensi kuorum penatua dan Lembaga Pertolongan memimpin upaya bait suci dan sejarah keluarga sehari-hari di lingkungan (lihat 8.2.4 dan 9.2.4). Mereka bekerja bersama untuk memimpin upaya ini dengan dewan lingkungan, di bawah koordinasi uskup.
Para pemimpin ini memiliki tanggung jawab berikut:
-
Membantu para anggota bersiap untuk menerima tata cara bait suci dan membuat perjanjian bait suci.
-
Mengimbau anggota untuk beribadat di bait suci sesering keadaan mereka memungkinkan.
-
Mengimbau anggota untuk belajar tentang leluhur mereka dan melaksanakan tata cara bait suci atas nama mereka.
-
Memimpin pekerjaan pemimpin bait suci dan sejarah keluarga lingkungan. Jika pemimpin ini tidak dipanggil, seorang anggota presidensi kuorum penatua mengisi Peranan ini (lihat 25.2.3).
Presiden kuorum penatua dan presiden Lembaga Pertolongan masing-masing menugasi seorang anggota presidensi untuk membantu memimpin pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga di lingkungan. Kedua anggota presidensi ini bekerja bersama. Mereka menghadiri pertemuan koordinasi bait suci dan sejarah keluarga lingkungan (lihat 25.2.7).
25.2.3
Pemimpin Bait Suci dan Sejarah Keluarga Lingkungan
Keuskupan berkonsultasi dengan presiden pasak untuk menentukan apakah akan memanggil pemimpin bait suci dan sejarah keluarga lingkungan. Orang ini hendaknya pemegang Imamat Melkisedek.
Pemimpin bait suci dan sejarah keluarga lingkungan mendukung presidensi kuorum penatua dan presidensi Lembaga Pertolongan dalam tanggung jawab bait suci dan sejarah keluarga mereka. Dia juga memiliki tanggung jawab berikut:
-
Memimpin pertemuan koordinasi bait suci dan sejarah keluarga lingkungan (lihat 25.2.7).
-
Mengajar konsultan bait suci dan sejarah keluarga lingkungan. Mengoordinasikan upaya mereka untuk membantu anggota dengan pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga.
-
Bekerja dengan pemimpin misi lingkungan dan misionaris untuk membantu mereka yang mempelajari Injil, anggota baru, dan anggota yang kembali terlibat dalam pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga.
25.2.4
Konsultan Bait Suci dan Sejarah Keluarga Lingkungan
Konsultan bait suci dan sejarah keluarga lingkungan melayani di bawah arahan pemimpin bait suci dan sejarah keluarga lingkungan atau anggota presidensi kuorum penatua yang mengisi peranan ini. Keuskupan memanggil para anggota ini untuk melayani. Orang dewasa dan remaja dapat dipanggil.
Konsultan memiliki tanggung jawab sebagai berikut:
-
Membantu para anggota mengalami berkat-berkat dari menemukan leluhur mereka dan melaksanakan tata cara bait suci atas nama mereka.
-
Membantu para anggota bersiap untuk menerima tata cara bait suci dan membuat perjanjian bait suci.
-
Berperan serta dalam pertemuan koordinasi bait suci dan sejarah keluarga (lihat 25.2.7).
25.2.7
Pertemuan Koordinasi Bait Suci dan Sejarah Keluarga Lingkungan
Pertemuan koordinasi bait suci dan sejarah keluarga lingkungan yang informal dan singkat diadakan secara reguler. Jika pemimpin bait suci dan sejarah keluarga lingkungan dipanggil, dia memimpin pertemuan ini. Jika tidak, anggota presidensi kuorum penatua yang mengisi peranan ini memimpin.
Orang lain yang diundang mencakup:
-
Para anggota presidensi Lembaga Pertolongan dan kuorum penatua yang ditugaskan.
-
Seorang asisten dalam kuorum imam.
-
Seorang anggota presidensi dari kelas Remaja Putri tertua.
-
Konsultan bait suci dan sejarah keluarga.
Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk:
-
Merencanakan cara membantu anggota lingkungan tertentu dengan pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga mereka sewaktu diminta.
Pertemuan ini dapat diadakan secara tatap muka atau jarak jauh. Koordinasi juga dapat dilakukan dengan cara lain, termasuk panggilan telepon, SMS, dan posel.
25.2.8
Kursus Persiapan Bait Suci
Di bawah arahan uskup, kursus persiapan bait suci dapat diorganisasi untuk membantu anggota bersiap membuat perjanjian sewaktu mereka menerima tata cara bait suci. Kursus ini diadakan di luar pertemuan hari Minggu reguler pada waktu yang nyaman bagi para anggota. Itu dapat diadakan di gedung pertemuan atau di sebuah rumah.
Pelajaran dan petunjuk-petunjuk untuk mengorganisasi kursus terdapat dalam Dianugerahi dengan Kuasa dari Atas: Buku Pedoman Guru Seminar Persiapan Bait Suci. Peserta diberi salinan Mempersiapkan Diri untuk Memasuki Bait Suci yang Kudus. Untuk penelaahan pribadi dan sumber daya pelajaran, lihat temples.ChurchofJesusChrist.org.
25.4
Sumber Daya Sejarah Keluarga
25.4.1
Keluarga Saya: Kisah-Kisah yang Mempersatukan Kami
Keluarga Saya: Kisah-Kisah yang Mempersatukan Kami membantu orang menemukan kerabat dan leluhur serta mengumpulkan kisah-kisah mereka. Buklet ini juga dapat membantu anggota mulai mempersiapkan nama-nama keluarga untuk tata cara bait suci.
Buklet ini dapat diunduh di ChurchofJesusChrist.org. Salinan fisik dapat dipesan di store.ChurchofJesusChrist.org.
25.4.2
FamilySearch.org dan Aplikasi FamilySearch
FamilySearch.org adalah situs web Gereja untuk pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga. Ini dapat membantu pengguna:
-
Membangun koneksi dan hubungan silsilah keluarga.
-
Menemukan leluhur dan kisah mereka.
-
Berbagi dan melestarikan kisah, foto, dan sejarah keluarga.
-
Mempersiapkan nama-nama keluarga untuk tata cara bait suci.
Aplikasi Pohon Keluarga dan aplikasi Kenangan FamilySearch memungkinkan orang untuk berperan serta dalam pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga dari perangkat seluler.
25.5
Merekomendasikan dan Memanggil Pekerja Bait Suci
25.5.1
Merekomendasikan Pekerja Bait Suci
Yang berpotensi sebagai pekerja bait suci diidentifikasi dengan cara-cara berikut:
-
Anggota diidentifikasi oleh uskup atau pemimpin lingkungan lainnya
-
Anggota yang menemui uskup tentang melayani
-
Anggota yang direkomendasikan oleh presiden bait suci, matron, atau pemimpin bait suci lainnya
-
Anggota yang sedang bersiap untuk atau baru saja kembali dari pelayanan misionaris (lihat bab 24)
Nama-nama yang berpotensi sebagai pekerja bait suci dikirimkan dengan menggunakan alat Merekomendasikan Pekerja Bait Suci. Alat ini tersedia bagi uskup, presiden pasak, dan presidensi bait suci.