Pemanggilan Lingkungan atau Cabang
Dukungan bagi Pasangan dari Pengguna Pornografi


“Dukungan bagi Pasangan dari Pengguna Pornografi Sumber Daya Konseling,” Sumber Daya Konseling (2020).

“Dukungan bagi Pasangan dari Pengguna Pornografi,” Sumber Daya Konseling.

Dukungan bagi Pasangan dari Pengguna Pornografi

3:53

Penggunaan pornografi sering kali secara signifikan berdampak terhadap si pengguna dan pasangannya. Pasangan dari pengguna dapat merasa marah, tidak berdaya, dan dikhianati oleh si pengguna. Selain itu, perasaan panik, terguncang, kepedihan intens, duka dan kesedihan, juga kemarahan atau depresi, adalah umum. Pasangan dari pengguna kerap memiliki rasa malu yang intens dan mempertanyakan nilai diri mereka sendiri. Beberapa pasangan dari pengguna bahkan mengalami gejala fisik, seperti menderita sakit, nyeri jantung atau dada, sakit kepala, atau tidak bisa tidur.

Mereka juga mungkin merasa dikhianati oleh Allah dan bertanya-tanya bagaimana Dia dapat memperkenankan ini terjadi. Tidak semua pasangan dari pengguna akan bereaksi dan menanggapi dengan cara serupa. Masalah pernikahan lainnya atau frekuensi dan durasi penggunaan pornografi dapat memengaruhi reaksi mereka dan seperti apa tanggapan mereka.

Pasangan dari pengguna mungkin enggan untuk memberi tahu siapa pun tentang pergumulan emosional dan rohani mereka serta terkadang memilih untuk menderita secara diam-diam alih-alih meraih bantuan atau dukungan. Sewaktu mereka mengupayakan bantuan, pasangan dari pengguna sering membutuhkan seseorang untuk dengan peka mendengarkan serta memberikan dukungan dan rasa iba. Pasangan dari pengguna sering kali secara keliru berasumsi problem tersebut entah bagaimana adalah kesalahan mereka, maka mereka mungkin membutuhkan bantuan bahwa memahami mereka tidak bertanggung jawab atas perilaku si pengguna.

Upayakan untuk Memahami

Membantu pasangan dari individu yang menggunakan pornografi merasa didengar dan dipahami dapat sama pentingnya dengan nasihat apa pun yang bisa Anda berikan. Mendengarkan dengan empati akan mengirimkan pesan kuat kepada pasangan dari pengguna tersebut bahwa dia dikasihi, divalidasi, dan diperhatikan. Upayakan untuk memperlihatkan kasih dan empati sebagaimana akan dilakukan Juruselamat. Dengan penuh doa pertimbangkan untuk mengajukan pertanyaan seperti ini untuk membantu Anda lebih memahami situasi pasangan dari pengguna dan memperbedakan kebutuhannya. Bersedialah untuk meluangkan waktu sekadar untuk mendengarkan pasangan dari pengguna tersebut mengungkapkan rasa takut, keraguan, dan kekhawatiran.

Pasangan dari pengguna mungkin merasa lebih nyaman berbicara dengan situasi tersebut jika dia memiliki seorang teman, orangtua, atau pemimpin Gereja yang dipercaya yang ikut hadir. Pastikan bahwa pasangan dari pengguna tersebut mengetahui dia dapat memiliki seorang pendukung yang ikut hadir. Pertimbangkan untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut dengan cara yang sensitif dan penuh kasih:

  • Apa situasi terkini dan apa yang sedang Anda lalui?

  • Apa aspek paling mengganggu dari penggunaan pornografi oleh pasangan Anda?

  • Apa yang paling Anda khawatirkan dalam pernikahan Anda saat ini?

  • Bagaimana pornografi telah berdampak terhadap diri Anda dan keluarga Anda (kesulitan keluarga, isu kesehatan, dan seterusnya)?

  • Apa sumber dukungan yang saat ini Anda gunakan?

  • Seberapa terbuka dan jujurkah pasangan Anda mengenai tantangan pornografi ini?

  • Sejauh apa keterbukaan Anda selama ini atau kesediaan Anda membahas masalah ini dengan pasangan Anda?

  • Apa lagi yang hendaknya saya ketahui tentang situasi tersebut?

  • Bagaimana Tuhan telah membantu Anda menanggung ujian ini?

Jika Anda menyadari adanya perundungan, kekerasan rumah tangga, atau perbuatan menyaksikan, membeli, atau mendistribusikan pornografi anak, hubungi otoritas sipil. Uskup memiliki saluran bantuan tambahan yang dapat mereka hubungi dalam situasi ini.

Bantulah Individu

Sewaktu Anda membantu pasangan dari pengguna tersebut, pertimbangkan untuk menggunakan beberapa dari saran berikut.

Tekankan kemampuan Juruselamat untuk memberikan penyembuhan pribadi bagi pasangan dari pengguna pornografi (lihat Alma 7:11 dan Matius 11:28–30).

  • Ajaklah pasangan dari pengguna tersebut untuk menelaah bagaimana Kristus memberikan pelayanan kepada mereka yang melalui kemalangan dan bagaimana Dia dapat membantunya memperoleh kesembuhan.

  • Bantulah pasangan dari pengguna memahami dan beriman pada tata cara imamat, khususnya tata cara-tata cara bait suci.

  • Doronglah pasangan dari pengguna tersebut untuk mencari berkat keimamatan.

Sediakan dukungan untuk membantunya mengelola emosi yang menyakitkan.

  • Nyatakan kasih dan kepedulian Anda bagi dia secara pribadi, juga bagi pasangan dan anak-anaknya.

  • Bantulah pasangan dari pengguna itu memahami bahwa keputusan si pengguna pornografi tidak mengubah bagaimana Allah memandang pasangan dari pengguna tersebut secara pribadi.

  • Jelaskan bahwa dia tidak bertanggung jawab terhadap penggunaan pornografi atau perilaku buruk pasangannya dan tidak diharapkan untuk menanggung perilaku kasar. Jika Anda mengetahui adanya perundungan, segera hubungi otoritas sipil.

  • Ingatkan pasangan dari pengguna tersebut akan nilai dan berharganya dirinya.

  • Doronglah pasangan dari pengguna itu untuk bertemu dengan uskup, jika dia belum melakukannya.

Ajaklah pasangan dari pengguna tersebut untuk meninjau sumber daya bagi pasangan dan keluarganya mengenai “AddressingPornography” di ChurchofJesusChrist.org.

Bantulah pasangan dari pengguna itu memahami bahwa dia dapat menerima inspirasinya sendiri untuk mengetahui cara menetapkan batasan-batasan yang jelas dalam hubungan dan dalam rumah tangga.

  • Ajaklah dia menelaah “Principle 8: Be Firm and Steadfast” dalam Support Guide: Help for Spouses and Family of Those in Recovery (terdapat di bagian “Addiction Recovery” di ChurchofJesusChrist.org) untuk membantunya menentukan batasan-batasan yang dapat membantu memulihkan ketertiban dalam kehidupan dan rumah tangga.

  • Bantulah pasangan dari pengguna untuk memahami dia memiliki hak untuk mendapatkan kejujuran penuh, tidak ada pornografi di rumah, dan beberapa perilaku lainnya yang memfasilitasi kedamaian dan persatuan.

  • Bantulah dia memahami dia dapat memutuskan dan membahas dengan pasangannya seberapa jauh dia ingin tahu tentang penggunaan pornografi tersebut (seperti sifatnya, rentang waktunya, dan keparahan masalahnya). Pengungkapan penuh dapat berkontribusi pada proses penyembuhan.

Bantulah pasangan dari pengguna itu menemukan seorang teman atau anggota keluarga yang dapat dipercaya yang dapat memberikan dukungan bermakna secara berkelanjutan sewaktu dia berusaha menemukan kedamaian dan kestabilan dalam kehidupannya.

  • Bila pantas, doronglah pasangan dari pengguna itu untuk berbicara dengan orang lain yang tidak akan melecehkan si pengguna pornografi atau mendorong pasangannya untuk membuat penilaian seketika atau keputusan tergesa-gesa.

  • Jika tersedia, pertemuan pendukung pasangan dari pengguna dan keluarga sering kali merupakan tempat yang baik untuk merasa didukung, didengar, dan divalidasi serta untuk menemukan kekuatan dalam Kristus melalui kuasa Pendamaian-Nya.

Bantulah dia memahami bahwa mengampuni pasangannya merupakan suatu proses dan bahwa dia dapat menerima ilhamnya sendiri dalam mengetahui bagaimana dan kapan memulai proses ini.

  • Doronglah pasangan dari pengguna agar peka terhadap proses penyembuhan emosional dan rohaninya sendiri, yang dapat menggunakan waktu yang signifikan dan akan terlepas dari waktu penyembuhan si pengguna. Jangan mencoba untuk tergesa-gesa atau mendiktekan proses tersebut. Perkenankan dia untuk menangani perasaan dan tantangannya sendiri berkaitan dengan situasi tersebut sebelum membahas pengampunan.

  • Ingatkan pasangan dari pengguna itu bahwa memberikan pengampunan tidak selalu berarti memberikan kepercayaan. Memercayai dapat datang beberapa saat kemudian, atau tidak sama sekali, bergantung pada pilihan dan perilaku masa depan. Kepercayaan akan dibangun kembali sewaktu si pengguna pornografi mengupayakan penyembuhannya sendiri dan pasangan dari pengguna tersebut melihat ketekunan serta komitmen si pengguna untuk berubah.

Pemimpin Gereja hendaknya berhati-hati untuk tidak berketetapan bahwa hubungan intim masa lalu pasangan tersebut memiliki hubungan sah apa pun dengan salah satu dari pasangan itu yang terlibat dengan pornografi. Namun, penggunaan pornografi dapat mengusik hubungan intim. Pemimpin Gereja hendaknya menahan diri dari memberikan nasihat mengenai masalah intim dan, ketika bantuan dibutuhkan, berkonsultasilah dengan Layanan Keluarga atau pakar pendukung sosial dan emosional lainnya serta rujuklah pasangan tersebut ke ahli profesional yang tepat.

Dukunglah Keluarga

Tentukan dampak terhadap pernikahan dan keluarga serta tanganilah isu-isu yang ada.

Jika partner pernikahan membutuhkan bantuan tambahan, imbaulah mereka untuk mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan secara individu bersama dengan bantuan sebagai partner pernikahan.

Jika ada anak-anak dalam keluarga yang sadar akan isu tersebut, bantulah orang tua mereka memahami tanggung jawab mereka untuk memberikan pelayanan kepada mereka dan membantu anak-anak tersebut sesuai kebutuhan.

Upayakan untuk mendukung si pengguna pornografi dalam proses penyembuhan rohaninya. Sumber daya mengenai kecanduan dan penggunaan pornografi, bagian “Addressing Pornography” dari ChurchofJesusChrist.org, dan situs web Addiction Recovery Program mungkin berguna sewaktu Anda membantu orang yang bergumul dengan pornografi memahami tanggung jawabnya untuk mengatasi perilaku tersebut.

Imbaulah individu yang menggunakan pornografi untuk bertanggung jawab atas tindakan-tindakannya dan mendukung pasangannya. Lihat sumber daya mengenai penggunaan pornografi untuk informasi lebih lanjut.

Gunakan Sumber Daya Lingkungan dan Pasak

Setelah mendapatkan izin baik dari pasangan maupun individu pengguna pornografi untuk membahas situasinya dengan orang lain, pertimbangkan untuk berkoordinasi dengan pemimpin lingkungan atau individu tepercaya lainnya yang memberikan dukungan, bimbingan, dan bantuan berkelanjutan.

Identifikasi orang tepercaya yang dapat menjadi pendukung bagi pasangan dari si pengguna pornografi. Idealnya, orang pendukung ini telah berhasil menangani tantangan serupa, tetapi siapa pun orang yang dewasa rohaninya dengan rasa iba dapat memberikan dukungan penuh perhatian.

Ajaklah pasangan dari pengguna itu untuk menghadiri kelompok pendukung lokal bagi pasangan dari pengguna beserta anggota keluarga.

  • Kunjungi situs web Program Pemulihan Kecanduan (bagian ”Addiction Recovery” di ChurchofJesusChrist.org) untuk menemukan pertemuan lokal dari kelompok pendukung pasangan dari pengguna, yang diselenggarakan melalui tatap muka atau melalui pertemuan lewat telepon.

  • Jika tidak ada pertemuan, pertimbangkan untuk menghubungi uskup untuk memohon agar pertemuan semacam itu diadakan atau menggunakan kelompok pendukung komunitas.

Pertimbangkan untuk merujukkan pasangan dari pengguna pornografi pada bantuan atau konseling profesional. Identifikasilah sumber daya lokal yang menyediakan jasa yang selaras dengan asas-asas Injil.