Pemanggilan Lingkungan atau Cabang
Apa doktrin yang dapat membantu individu mengatasi masalah pornografi?


“Apa doktrin yang dapat membantu individu mengatasi masalah pornografi?” Sumber Daya Konseling (2020).

“Apa doktrin yang dapat membantu individu mengatasi masalah pornografi?” Sumber Daya Konseling.

Sumber Daya Konseling

Apa doktrin yang dapat membantu individu mengatasi masalah pornografi?

4:3

Salah satu tanggung jawab Anda sebagai anggota Gereja adalah mengajarkan dan bersaksi mengenai doktrin murni Injil Yesus Kristus. Ini dapat dilakukan dengan mengajarkan doktrin Kristus, yaitu bahwa semua orang harus beriman kepada Yesus Kristus, bertobat dari dosa-dosa mereka, dibaptiskan, menerima karunia Roh Kudus, dan bertahan sampai akhir. Lihat ceramah-ceramah ini, yang juga tersedia di bagian “Addressing Pornography” di ChurchofJesusChrist.org:

The Power of Teaching Doctrine

The Doctrine of Christ

Focus on the Doctrine of Christ

Follow the Doctrine and Gospel of Christ

Individu bertanggung jawab untuk mengatasi tantangan mereka sendiri dengan pornografi. Mereka harus mengambil tanggung jawab atas kehidupan mereka sendiri dan perubahan yang perlu mereka lakukan. Sewaktu Anda terlibat dalam diskusi yang diilhami dengan individu, bimbinglah mereka untuk mencari wahyu pribadi mengenai solusi. Doronglah mereka untuk mencari kemandirian rohani melalui upaya untuk memahami dan menerapkan doktrin Kristus. Penelaahan dan doa adalah esensial bagi proses ini.

Individu juga bertanggung jawab untuk memahami dan menangani kepedihan yang diakibatkan penggunaan pornografi mereka terhadap orang lain. Sewaktu Anda bekerja dengan mereka, bimbinglah mereka untuk mengambil tanggung jawab ini dan melakukan semampu mereka untuk melakukan penggantian kerugian.

Mengatasi pornografi dapatlah sulit. Individu hendaknya bekerja untuk mengidentifikasi dan menangani faktor-faktor unik yang memengaruhi penggunaan pornografi mereka. Penting untuk mencermati bahwa solusi rohani, meskipun penting dan berguna dalam mengatasi pornografi, sering kali hanyalah merupakan bagian dari solusi yang lengkap. Individu hendaknya mempertimbangkan untuk menelusuri isu biologis, psikologis, dan sosial, yang sering kali memainkan peranan dalam penggunaan pornografi.

Ajarkan Doktrin

Sewaktu Anda mengajari mereka yang bergumul dengan pornografi, bekerjalah bersama untuk menentukan doktrin manakah yang dapat membantu mereka menangani pengaruh-pengaruh yang berdampak terhadap perilaku mereka. Presiden Boyd K. Packer mengajarkan, “Doktrin yang benar, yang dipahami, mengubah sikap dan perilaku. Penelaahan terhadap doktrin-doktrin Injil akan memperbaiki perilaku lebih cepat daripada penelaahan terhadap perilaku akan memperbaiki perilaku. Keasyikan dengan perilaku yang tidak layak dapat menuntun pada perilaku yang tidak layak. Itulah mengapa kita menekankan dengan begitu kuatnya penelaahan terhadap doktrin-doktrin Injil” (“Little Children,” Ensign, November 1986, 17).

Doktrin dasar yang diajarkan di seminari dan institut merupakan pedoman bermanfaat untuk mengidentifikasi doktrin manakah yang difokuskan (lihat “Basic Doctrines”). Ajarkan doktrin dengan menggunakan sumber daya Injil seperti tulisan suci dan ceramah konferensi umum.

Berikan pelayanan dengan kasih amal sewaktu Anda mengajar, dan berfokuslah pada membantu individu mengenali Roh Kudus dalam kehidupan mereka. Doronglah mereka untuk menemukan cara tumbuh melalui tantangan mereka dengan pornografi. Pertimbangkan untuk mengajukan pertanyaan terilhami mengenai kemajuan mereka; pemahaman mereka yang bertumbuh mengenai diri mereka secara biologis, secara psikologis, secara sosial, dan secara rohani; dan pengembangan mereka akan atribut-atribut seperti Kristus. Bimbinglah individu untuk memahami bagaimana kuasa Kristus dapat mentransformasi mereka dan membentuk bagaimana jadinya mereka.

Fokuskan pengajaran Anda pada membantu individu memahami pertobatan serta kuasa Yesus Kristus dan Pendamaian-Nya. Juga dapat berguna untuk mendorong mereka mencari informasi mengenai seksualitas yang sehat, ekspresi seksual yang patut, dan peranan dorongan seksual dalam batasan-batasan yang telah Allah tegakkan.

Contoh Ajaran Doktrin

Contoh berikut menyoroti tantangan yang umumnya dihadapi oleh individu yang bergumul dengan pornografi dan memberikan doktrin yang dapat membantu dalam tantangan ini. Berdoalah dengan setiap individu untuk membantunya mengidentifikasi doktrin spesifik yang paling dibutuhkan saat ini.

Kesepian dan Isolasi

Individu yang bergumul dengan pornografi sering kali mengalami perasaan kesepian dan terisolasi. Mereka mungkin kekurangan hubungan sosial dengan orang lain. Memahami doktrin Ke-Allah-an dapat membantu individu merasakan kasih dari dan terhubung dengan Bapa Surgawi, Yesus Kristus, dan Roh Kudus. Upayakan untuk mengajarkan sifat dan peranan ilahi dari setiap anggota Ke-Allah-an.

Rasa Malu dan Menyembunyikan

Rasa malu sering kali menuntun individu untuk menyembunyikan perilaku mereka. Rasa malu menjadikan individu merasa bahwa mereka orang yang jahat dan tidak layak akan pengampunan. Di sisi lain, rasa bersalah menuntun individu untuk mengenali kesalahan serta berupaya untuk bertobat dan berubah. Memahami rencana keselamatan membantu kita menggunakan kuasa hak pilihan dan pertanggungjawaban. Yesus Kristus dan Pendamaian-Nya menghilangkan rasa malu serta membantu kita bertobat, bertumbuh, dan berubah.

Kebingungan mengenai Peranan Seksualitas

Kepercayaan yang tidak pantas atau keliru mengenai peranan ekspresi seksual dapat muncul melalui penggunaan pornografi. Rencana keselamatan mengklarifikasi peranan penting ekspresi seksual dan tujuannya dalam pembentukan keluarga dan hubungan pernikahan yang penuh kasih. Ajarkan bahwa rencana keselamatan dan doktrin lainnya membantu menempatkan nilai berharga pada nilai jiwa alih-alih distorsi dan pengobjekan berbahaya yang terdapat dalam pornografi.

Sewaktu Anda mendengarkan individu membahas tantangan yang mereka hadapi, Anda akan dibimbing untuk menentukan doktrin yang paling baik memenuhi kebutuhan mereka. Contoh-contoh ini hanyalah beberapa cara untuk menangani pengajaran doktrin.

Doronglah Individu untuk Menerapkan Doktrin Injil

Bantu individu berupaya untuk memahami doktrin yang berhubungan dengan kebutuhan unik mereka. Roh Kudus dapat mendorong individu untuk mengidentifikasi cara-cara spesifik untuk menerapkan kebenaran dalam kehidupan mereka. Imbaulah mereka agar berkomitmen untuk hidup sesuai dengan dorongan-dorongan yang mereka terima, perintah-perintah Tuhan, dan ajaran-ajaran Injil Yesus Kristus. Ini merupakan proses seumur hidup ini bagi semua yang berupaya untuk menjadi murid Yesus Kristus.

Konsep-konsep berikut merupakan doktrin tambahan yang dapat membantu individu yang bergumul dengan penggunaan pornografi.

Pertanggungjawaban

Kita masing-masing adalah anak Allah. Karena identitas ilahi itu, kita memiliki karunia, seperti hak pilihan, dan tanggung jawab, seperti pertanggungjawaban.

Pertanggungjawaban terhadap diri sendiri, orang lain, dan Tuhan adalah kunci bagi kemajuan. Ajari individu bahaya dari pornografi dan bagaimana itu melanggar standar-standar Allah. Bantulah mereka memahami bahwa mereka tidak dapat bergerak maju tanpa mengakui kenyataan adanya perilaku yang berbahaya dan tidak pantas.

Untuk uskup dan presiden cabang: Ini mencakup pengakuan. Terkadang mungkin dibutuhkan beberapa pertemuan sebelum mereka yang menggunakan pornografi sepenuhnya mengungkapkan perilaku tidak pantas. Sewaktu Anda bertemu dengan mereka, bantulah mereka memahami hubungan antara keadilan dan belas kasihan serta bagaimana kebenaran-kebenaran ini berkaitan dengan pengakuan dan pertanggungjawaban. Gunakan kepekaan, kasih, dan kehangatan untuk mengilhami dan mendorong. Berhati-hatilah untuk menghindari rasa malu atau pemaksaan. Dewan keanggotaan hendaknya tidak diadakan untuk mendisiplinkan atau mengancam anggota yang bergumul dengan pornografi (lihat Buku Pegangan Umum: Melayani dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir [2020], 32.8.2).

Doa dan Penelaahan Tulisan Suci yang Reguler

Doa dan penelaahan tulisan suci yang reguler adalah esensial bagi perubahan hati yang hebat. Ajari individu untuk berdoa secara spesifik, memohon pengampunan dan beriman kepada Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Individu juga dapat menerima kekuatan dengan menelaah Kitab Mormon setiap hari (lihat Russell M. Nelson, “Kitab Mormon: Akan Seperti Apa Hidup Anda Tanpa Kitab Ini?Liahona, November 2017, 60–63). Ajaklah mereka untuk secara reguler mencari ceramah konferensi umum dan artikel majalah Gereja tentang pornografi dan gol-gol rohani.

Iman kepada Bapa Surgawi dan Yesus Kristus

Individu harus percaya bahwa mereka dapat berubah. Berupayalah untuk positif dan realistis terhadap mereka sewaktu Anda meninjau kembali asas-asas iman kepada Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Ajari mereka bahwa hasrat terkecil untuk memulai proses perubahan dapat menuntun pada kemajuan (lihat Alma 32:27–28). Sewaktu individu memelihara iman mereka dan menerapkan apa yang mereka pelajari, mereka dapat menumbuhkan iman mereka untuk mendukung perubahan yang hebat.

Proses, bukan Peristiwa

Pertobatan adalah suatu proses yang penuh sukacita yang membutuhkan waktu (lihat Dale G. Renlund, “Pertobatan: Pilihan Penuh Sukacita,” Liahona, November 2016, 121–124; Stephen W. Owen, “Pertobatan Selalu Positif,” Liahona, November 2017, 48–50). Sama seperti menciptakan kebiasaan buruk membutuhkan waktu, begitu pula mengembangkan perilaku seperti Kristus. Doa yang reguler, penelaahan tulisan suci, dan pengembangan iman kepada Bapa Surgawi dan Yesus Kristus membantu proses ini.

Tidaklah dituntut, dan tidak juga amat realistis, bahwa individu menjadi sempurna bergerak maju atau bahwa dia langsung mengalami perubahan hati yang hebat. Alih-alih, dia harus bergerak maju dengan niat yang sungguh-sungguh untuk mengupayakan pengampunan, menghilangkan perilaku penuh dosa, dan membuat progres yang terukur. Selain itu, seseorang yang melihat pornografi juga harus mengenali dan menerima tanggung jawab atas kepedihan yang disebabkan perilaku itu dan terkikisnya kepercayaan yang diciptakannya dalam hubungan-hubungannya. Ini dapat mencakup melakukan penggantian kerugian dan hendaknya mencakup bersikap jujur kepada pasangan, jika individu tersebut menikah.

Bersaksilah dengan sering akan kuasa Pendamaian Yesus Kristus dan kapasitas-Nya untuk membantu orang berubah. Pendamaian Yesus Kristus mendatangkan sukacita (lihat Mosia 4:2–3).