Amos; Obaja; Yunus: Pelajaran 149
Amos 3; 7
Tuhan Mengungkapkan Kebenaran Melalui Para Nabi-Nya
Kunjungi “Menelaah Tulisan Suci” untuk membantu mempersiapkan diri Anda secara rohani untuk belajar.
Di dunia dengan banyak suara persuasif, mungkin sulit untuk mengetahui suara mana yang harus dipercaya. Untungnya, Bapa kita di Surga dan Juruselamat kita yang pengasih, Yesus Kristus, mengungkapkan rencana-rencana Mereka kepada kita melalui para nabi Mereka yang hidup. Pelajaran ini dapat membantu Anda memahami bahwa Bapa Surgawi dan Yesus Kristus mengungkapkan nasihat dan kebenaran melalui para nabi Mereka.
Menelaah Tulisan Suci
Pada 26 Desember 2004, gempa bumi besar di dekat Indonesia menyebabkan tsunami yang mematikan, menewaskan lebih dari 200.000 orang. Orang-orang Moken, yang tinggal di pulau-pulau dekat Thailand dan Myanmar, tidak kehilangan siapa pun. Nenek moyang mereka telah mengajari mereka bahwa ketika lautan surut, gelombang besar akan datang. Para tua-tua desa melihat tanda-tanda itu dan memberi tahu semua orang untuk lari ke tempat yang lebih tinggi (lihat Joseph B. Wirthlin, “Perjalanan ke Tempat yang Lebih Tinggi,” Liahona, November 2005, 16).
Sama seperti orang-orang Moken memercayai para tua-tua mereka dan menemukan keselamatan, Anda dapat menemukan bimbingan dan perlindungan dengan mendengarkan para nabi Tuhan di zaman sekarang.
Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan pandangan Anda tentang nabi Tuhan di bumi zaman sekarang. Anda dapat mempertimbangkan jawaban Anda atas pertanyaan-pertanyaan berikut:
-
Bagaimana perasaan saya tentang nasihat nabi? Apakah perasaan saya berubah bergantung pada nasihat apa yang dia berikan?
-
Apa alasan yang dapat saya berikan untuk mengikuti nasihat kenabian? Adakah cara-cara yang membuat saya bergumul untuk mengikuti nasihat kenabian?
Saat Anda menelaah kitab Amos hari ini, Roh Kudus dapat membantu Anda belajar lebih banyak tentang pentingnya mengikuti para nabi Allah.
Pada zaman Amos, banyak umat perjanjian Allah telah meninggalkan-Nya dan mengikuti cara-cara jahat bangsa-bangsa tetangga (lihat Amos 2:6–12). Orang-orang menolak Amos dan ingin dia bernubuat di tempat lain (lihat Amos 7:12). Menurut Anda, mengapa para nabi Allah terus mengajar—meskipun sebagian orang menganggap mereka tidak populer, kuno, atau tidak dibutuhkan?
Presiden Russell M. Nelson menambahkan wawasan ini:
Terkadang kami sebagai pemimpin Gereja dikritik karena berpegang teguh pada hukum-hukum Allah, membela doktrin Juruselamat, dan menolak tekanan sosial di zaman kita. Tetapi, tugas kami sebagai rasul yang ditahbiskan adalah “untuk pergi ke seluruh dunia untuk mengkhotbahkan Injil[-Nya] kepada setiap makhluk.” Itu berarti kami diperintahkan untuk mengajarkan kebenaran.
Dalam melakukannya, terkadang kami dituding tidak peduli sewaktu mengajarkan persyaratan Bapa untuk permuliaan di kerajaan selestial. Tetapi, bukankah jauh lebih tidak peduli jika kami tidak mengatakan kebenaran—tidak mengajarkan apa yang telah Allah ungkapkan? (“The Love and Laws of God” [kebaktian Brigham Young University, 17 September 2019], 3, speeches.byu.edu)
Beberapa pasal sebelumnya, Tuhan mengungkapkan kebenaran penuh kuasa mengenai diri-Nya dan para nabi-Nya melalui Amos.
Bacalah Amos 3:7–8. Tandai apa yang akan selalu Tuhan lakukan melalui para nabi-Nya. Catatan: Istilah lain untuk keputusan mencakup nasihat atau rencana.
Amos 3:7 adalah petikan penguasaan doktrin. Pertimbangkan untuk menambahkan tag [label] pada petikan-petikan penguasaan doktrin dengan topik yang diajarkannya agar Anda dapat menemukannya dengan mudah nantinya. Hafalkan rujukan dan frasa tulisan suci kunci “Tuhan Allah … menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” Pada selembar kertas atau secara digital, catatlah rujukan dan frasa kuncinya tiga kali. Kemudian berdiri atau berjalan-jalan sebentar sambil mengulangi rujukan dan frasa kunci tersebut.
Dalam catatan di samping Amos 3:7, jawablah pertanyaan berikut:
-
Bagaimana kebenaran ini memperlihatkan bahwa Allah mengasihi kita?
Tinjaulah opsi-opsi penelaahan berikut. Selesaikan satu atau lebih.
Opsi A
Bagaimana saya dapat menanggapi ketika orang lain bersikap kritis terhadap nabi?
Bayangkan melihat yang berikut sebagai tanggapan terhadap sebuah pos media sosial dari nabi:
“Dia tidak punya urusan membicarakan hal ini. Dia tidak mengerti.”
“Dia tidak paham dengan apa yang sebenarnya terjadi.”
“Dengan segala hal lain yang perlu saya lakukan, saya tidak melihat bagaimana saya dapat menerapkan nasihat ini dalam kehidupan saya yang sangat sibuk.”
Bacalah kembali Amos 3:7 dan renungkan bagaimana hal itu dapat membantu orang yang membuat komentar itu. Bacalah juga petikan-petikan penguasaan doktrin berikut, mencari bagaimana itu dapat membantu. Tautkan tulisan suci ini dengan Amos 3:7.
-
Yehezkiel 3:16–17
Catatlah dalam buku catatan Anda tanggapan terhadap pos-pos media sosial. Sertakan setidaknya dua berkat yang dapat datang ketika Anda mendengarkan nabi Allah. Anda dapat menemukan contoh-contoh dalam tulisan suci, kisah-kisah dari sejarah Gereja, atau ajaran-ajaran dari para nabi zaman sekarang. Cobalah untuk membagikan satu contoh di mana perkataan seorang nabi membuat perbedaan positif dalam kehidupan Anda.
Opsi B
Apa yang dapat saya lakukan untuk mengikuti nabi ketika saya mungkin bergumul dengan sebuah ajaran?
Seorang remaja bertanya kepada Penatua Ronald A. Rasband dan Sister Melanie Rasband bagaimana menangani situasi semacam itu. Saksikan “Tatap Muka bersama Penatua dan Sister Rasband” dari kode waktu 18:25 hingga 21:34.
Wawancarai seseorang yang Anda kenal yang memiliki kesaksian bahwa Bapa Surgawi dan Yesus Kristus mengungkapkan nasihat dan kebenaran melalui para nabi Mereka. Ajukan kepada mereka dua atau lebih dari pertanyaan-pertanyaan berikut.
-
Bagaimana Anda memperoleh kesaksian bahwa para nabi dipanggil oleh Allah?
-
Kapan Anda telah diberkati oleh bimbingan Allah melalui para nabi-Nya?
-
Menurut Anda seperti apa rasanya mendengarkan nabi dengan “kesabaran dan iman”?
Dalam buku catatan Anda, tulislah sesuatu yang ingin Anda ingat untuk membantu Anda dan orang lain mengikuti nabi Tuhan.
Bagikan Pemikiran Anda
Tujuan Pelajaran: Untuk membantu Anda memahami bahwa Bapa Surgawi dan Yesus Kristus mengungkapkan nasihat dan kebenaran melalui para nabi Mereka.
Bagikan satu atau lebih dari yang berikut kepada guru atau anggota kelas Anda:
-
Tanggapan Anda terhadap pos-pos media sosial.
-
Apa yang Anda pelajari tentang mengikuti nabi Tuhan selama masa-masa sulit.
-
Sesuatu spesifik yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan pelajaran ini.
-
Pertanyaan apa pun yang muncul dari pelajaran ini bagi Anda. Bagaimana Anda akan berusaha untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan Anda?