Perpustakaan
25 Juli. Mengapa Saya Harus Patuh pada Perintah-Perintah Allah? Ajaran dan Perjanjian 81–83


“25 Juli. Mengapa Saya Harus Patuh pada Perintah-Perintah Allah? Ajaran dan Perjanjian 81–83,” Ikutlah Aku—Untuk Kuorum Imamat Harun dan Kelas Remaja Putri: Topik Ajaran 2021 (2020)

“25 Juli. Mengapa Saya Harus Patuh pada Perintah-Perintah Allah?” Ikutlah Aku—Untuk Kuorum Imamat Harun dan Kelas Remaja Putri: Topik Ajaran 2021

remaja putri bernyanyi

25 Juli

Mengapa Saya Harus Patuh pada Perintah-Perintah Allah?

Ajaran dan Perjanjian 81–83

ikon berembuk bersama

Berembuk Bersama

Dipimpin oleh seorang anggota presidensi kuorum atau kelas; kira-kira 10–20 menit

Di awal pertemuan, ulangi bersama-sama Tema Kuorum Imamat Harun atau Tema Remaja Putri. Selanjutnya pimpin pembahasan tentang pokok-pokok seperti yang berikut, dan rencanakan cara-cara untuk menindaki apa yang Anda bahas (Anda dapat memutuskan dalam pertemuan presidensi mana pokok-pokok yang akan dibahas):

  • Kuorum atau kelas kita. Apa yang dapat kita lakukan untuk membangun persatuan di antara anggota kuorum atau kelas? Apa gol yang kita inginkan untuk bekerja bersama-sama?

  • Tugas atau tanggung jawab kita. Apa yang kita lakukan untuk membagikan Injil? Apa pengalaman yang kita miliki dari melakukan pekerjaan bait suci dan sejarah keluarga?

  • Kehidupan kita. Bagaimana kita telah mengalami tangan Allah dalam kehidupan kita? Apa yang telah mengilhami kita dalam penelaahan tulisan suci kita minggu ini?

Di akhir pelajaran, bila pantas, lakukan yang berikut ini:

  • Bersaksilah mengenai asas-asas yang diajarkan.

  • Ingatkan anggota kuorum atau kelas mengenai rencana dan ajakan yang dibuat selama pertemuan.

ikon mengajarkan ajaran

Mengajarkan Ajaran

Dipimpin oleh seorang pemimpin dewasa atau remaja; kira-kira 25–35 menit

Persiapkan Diri Anda Secara Rohani

Kita mungkin terkadang merasa bahwa perintah-perintah Allah membatasi kebebasan dan hak pilihan kita. Kebenarannya adalah bahwa perintah-perintah meningkatkan kebebasan kita. Di Ajaran dan Perjanjian 82:8–10 kita belajar bahwa perintah-perintah membantu kita memahami kehendak Allah, dan bila kita mematuhinya, tindakan kita akan “memalingkan [kita] demi keselamatan [kita].” Sesungguhnya, ketika kita mematuhi Allah, Dia “terikat” untuk memberi kita semua berkat yang Dia janjikan (ayat 9–10). Bagaimana Bapa Surgawi memberkati Anda sewaktu Anda telah mematuhi perintah-perintah-Nya? Untuk mempersiapkan diri mengajar, Anda dapat membaca pesan Penatua Dale G. Renlund “Mendapat Banyak Berkat” (Liahona, Mei 2019, 70–73) atau merenungkan beberapa sumber daya di artikel Gospel Topics [Topik Injil] “Obedience” (topics.ChurchofJesusChrist.org).

remaja putri menelaah

Contoh dari para hamba Allah yang setia di masa lalu dapat mengilhami kita untuk hidup dengan setia dewasa ini.

Belajar Bersama

Anggota kuorum atau kelas Anda mungkin bergumul untuk mematuhi beberapa perintah. Membantu mereka memahami mengapa kepatuhan penting dapat mengilhami mereka. Tulislah judul dari garis besar ini di papan tulis, dan ajaklah anggota kuorum atau kelas untuk membagikan jawaban. Anda dapat meminta mereka untuk mencari wawasan tambahan di Ajaran dan Perjanjian 82:8–10, yang mungkin telah mereka telaah minggu ini. Kemudian pilih satu atau lebih kegiatan di bawah ini untuk membantu mereka memahami lebih baik mengapa selalu penting untuk mematuhi Allah, bahkan ketika melakukan hal itu sulit.

  • Dapatlah menjadi lebih mudah untuk mematuhi perintah ketika kita memahami alasan di baliknya. Untuk mempelajari mengapa Allah memberi kita perintah-perintah, anggota kuorum atau kelas dapat meninjau rujukan tulisan suci dalam “Sumber Daya Pendukung” (atau yang lainnya yang Anda pikirkan). Bagaimana tulisan suci ini membantu kita ketika kita mendapati sulit untuk mematuhi sebuah perintah? Sebagai bagian dari pembahasan ini, Anda dapat membaca bersama bagian berjudul “Keempat, janganlah melupakan ‘mengapa’-nya Injil” dalam pesan Presiden Dieter F. Uchtdorf “Jangan Lupakan Saya” (Liahona, November 2011, 122).

  • Saat mereka yang Anda ajar memahami teladan sempurna kepatuhan dari Juruselamat, mereka dapat terilhami untuk lebih sepenuhnya mematuhi Allah. Kapan Yesus Kristus mematuhi Bapa-Nya, bahkan dalam keadaan sulit? (lihat Matius 4:1–11; Lukas 22:39–44). Teladan dari para pria dan wanita yang patuh dapat ditemukan di Ibrani 11. Mungkin kuorum atau kelas Anda dapat memilih salah satu dari contoh ini—atau contoh lain yang mereka tahu, termasuk dalam keluarga mereka—dan membagikan apa yang mengilhami mereka mengenai orang-orang ini. Mengapa mereka memilih untuk mematuhi Tuhan? Bagaimana Juruselamat membantu kita ketika kita memilih untuk menjadi patuh?

  • Untuk membantu anggota kuorum atau kelas memahami perintah sebagai berkat dan bukan sebagai beban, Anda dapat membagikan ajaran dari Penatua D. Todd Christofferson yang terdapat di “Sumber Daya Tambahan.” Anda dapat memperlihatkan atau membuat gambar sebuah tangga dan meminta mereka yang Anda ajar untuk memberi label setiap anak tangga dengan sebuah perintah yang mungkin sulit bagi seorang muda untuk memahami atau mematuhinya. Bagaimana perkataan Penatua Christofferson membantu seseorang yang bergumul untuk mematuhi perintah?

  • Beberapa video yang mengajarkan tentang kepatuhan dapat ditemukan di ChurchofJesusChrist.org dan di aplikasi Perpustakaan Injil (lihat “Sumber Daya Pendukung”). Anda dapat menugasi setiap anggota kelas atau kuorum untuk menyaksikan salah satu dari video ini sebelum pertemuan dan datang dengan siap untuk membagikan apa yang mereka pelajari mengenai kepatuhan. Mungkin kuorum atau kelas dapat merencanakan video mereka sendiri mengenai mematuhi perintah-perintah Allah. Mereka kemudian dapat mengatur sebuah kegiatan untuk membuat video dan membagikannya di media sosial.

Bertindak dengan Iman

Imbaulah anggota kuorum atau kelas untuk merenungkan dan mencatat apa yang akan mereka lakukan untuk menindaki kesan-kesan yang mereka terima hari ini. Bagaimana pelajaran hari ini berkaitan dengan gol pribadi yang telah mereka buat? Jika mereka menginginkan, anggota kuorum atau kelas dapat membagikan gagasan mereka.

Sumber Daya Pendukung

  • 1 Nefi 17:3; Mosia 2:41; Ajaran dan Perjanjian 130:20–21 (Kita diberkati melalui kepatuhan pada perintah)

  • Ulangan 10:12–13; Yohanes 14:15; 1 Yohanes 5:1–3 (Kita mematuhi perintah karena kita mengasihi Allah)

  • Ajaran dan Perjanjian 93:20 (Kepatuhan memperkenankan kita untuk menerima kegenapan Allah)

  • Kepatuhan,” di bab 3 dari Mengkhotbahkan Ijil-Ku (2019), 75

  • Penatua D. Todd Christofferson mengajarkan: “Beberapa orang hanya melihat pengurbanan dan batasan dalam kepatuhan pada perintah-perintah dari perjanjian yang baru dan abadi, namun mereka yang menjalani pengalaman—yang memberikan diri mereka secara bebas dan tanpa pamrih pada kehidupan perjanjian—menemukan kebebasan dan kepuasan yang lebih besar. Ketika kita benar-benar memahami, kita mengupayakan lebih banyak perintah, bukan lebih sedikit. Setiap hukum atau perintah baru yang kita pelajari dan jalankan adalah seperti satu lagi anak tangga atau langkah pada sebuah tangga yang memperkenankan kita untuk memanjat lebih tinggi dan lebih tinggi. Sungguh, kehidupan Injil adalah kehidupan yang menyenangkan” (“The Power of Covenants,” Liahona, Mei 2009, 23).

  • Video “The Sting of the Scorpion,” “Stay within the Lines,” “Sauh yang Aman,” “Shower of Heavenly Blessings,” “Blessed and Happy Are Those Who Keep the Commandments of God,” ChurchofJesusChrist.org

Mengajar dengan Cara Juruselamat

Juruselamat mengundang para murid-Nya untuk bersaksi, dan sewaktu mereka melakukan, Roh menyentuh hati mereka. Sewaktu Anda mengajar, ajaklah anggota kuorum atau kelas untuk membagikan kesaksian mereka akan pentingnya mematuhi perintah.