Perpustakaan
28 Februari. Apa Artinya Bertobat? Ajaran dan Perjanjian 18–19


“28 Februari. Apa Artinya Bertobat? Ajaran dan Perjanjian 18–19,” Ikutlah Aku—Untuk Kuorum Imamat Harun dan Kelas Remaja Putri: Topik Ajaran 2021 (2020)

“28 Februari. Apa Artinya Bertobat?” Ikutlah Aku—Untuk Kuorum Imamat Harun dan Kelas Remaja Putri: Topik Ajaran 2021

remaja putri menelaah

28 Februari

Apa Artinya Bertobat?

Ajaran dan Perjanjian 18–19

ikon berembuk bersama

Berembuk Bersama

Dipimpin oleh seorang anggota presidensi kuorum atau kelas; kira-kira 10–20 menit

Di awal pertemuan, ulangi bersama-sama Tema Kuorum Imamat Harun atau Tema Remaja Putri. Selanjutnya pimpin pembahasan tentang pokok-pokok seperti yang berikut, dan rencanakan cara-cara untuk menindaki apa yang Anda bahas (Anda dapat memutuskan dalam pertemuan presidensi mana pokok-pokok yang akan dibahas):

  • Kuorum atau kelas kita. Siapa yang baru di lingkungan kita, dan bagaimana kita dapat menolong mereka merasa disambut? Apa yang perlu kita lakukan untuk menjadikan waktu kita di pertemuan kuorum atau kelas bermakna?

  • Tugas atau tanggung jawab kita. Apa saja tugas dan tanggung jawab yang kita miliki sebagai remaja putra atau remaja putri? Bagaimana kita dapat memenuhinya lebih baik?

  • Kehidupan kita. Apa yang kita lakukan untuk menjadi lebih seperti Yesus Kristus dan menerima kuasa-Nya dalam hidup kita? Apa yang kita lakukan untuk menolong keluarga kita datang kepada-Nya?

Di akhir pelajaran, bila pantas, lakukan yang berikut ini:

  • Bersaksilah mengenai asas-asas yang diajarkan.

  • Ingatkan anggota kuorum atau kelas mengenai rencana dan ajakan yang dibuat selama pertemuan.

ikon mengajarkan ajaran

Mengajarkan Ajaran

Dipimpin oleh seorang pemimpin dewasa atau remaja; kira-kira 25–35 menit

Persiapkan Diri Anda Secara Rohani

Adalah sulit untuk membaca Ajaran dan Perjanjian 19:16–19 dan tidak merasakan kasih Juruselamat bagi kita. Dalam ayat-ayat ini, Dia menguraikan penderitaan yang Dia alami sewaktu Dia menebus bagi dosa-dosa kita dan menyatakan mengapa Dia rela menderita sedemikian hebat—“agar [kita] boleh tidak menderita jika [kita] akan bertobat.” Pertobatan adalah berkat yang dimungkinkan melalui Juruselamat. Adalah dengan upaya yang konstan dan setiap hari untuk meninggalkan dosa dan berpaling kepada Allah. Itu adalah bagian dari rencana Bapa Surgawi untuk membantu kita berpaling kepada-Nya. Memahami cara bertobat dapat membantu kita dibersihkan dari dosa-dosa kita, mengubah hati dan pikiran kita serta berada lebih dekat kepada Allah.

Bagaimana pertobatan telah menolong Anda datang lebih dekat pada Bapa Surgawi? Bagaimana Anda dapat membantu mereka yang Anda ajar berhasrat untuk bertobat? Bagaimana Anda dapat membantu mereka memahami bahwa pertobatan adalah upaya harian dan bukan dicadangkan untuk dosa-dosa serius? Saat Anda bersiap untuk mengajar, pertimbangkan menelaah pesan Presiden Russell M. Nelson “Kita Dapat Melakukan Lebih Baik dan Menjadi Lebih Baik” (Liahona, Mei 2019, 67–69).

Yesus Kristus berdoa

Christ in Gethsemane [Kristus di Getsemani], oleh Harry Anderson

Belajar Bersama

Semua nabi sejak permulaan telah menyerukan kepada orang-orang untuk bertobat. Tetapi, mungkin tidak ada ajakan untuk bertobat yang sekeras ajakan Juruselamat yang terdapat di Ajaran dan Perjanjian 19:15–19, yang mungkin telah dibaca oleh para remaja minggu ini. Anda dapat menanyakan kepada mereka apa yang mereka pelajari mengenai Juruselamat dari ayat-ayat ini. Apa yang ayat-ayat ini katakan mengenai pentingnya pertobatan menurut pandangan Tuhan? Gagasan berikut ini dapat membantu mereka yang Anda ajar memahami pertobatan sebagai berkat harian dalam kehidupan mereka.

  • Untuk membantu anggota kuorum atau kelas memahami bagaimana pertobatan memberkati kehidupan mereka, Anda dapat mulai dengan mengajukan pertanyaan ini: Bagaimana saya tahu apakah upaya saya untuk bertobat berfungsi? Bagaimana Juruselamat membantu saya berubah? Selain pengampunan dosa, apa berkat lain yang datang dari pertobatan? Ajaklah anggota kelas untuk membaca satu atau lebih tulisan suci dalam “Sumber Daya Pendukung,” mencari jawaban terhadap pertanyaan ini. Apa yang mereka temukan? Sebagai bagian dari pembahasan ini, Anda dapat menayangkan video “Repentance: A Joyful Choice” (ChurchofJesusChrist.org).

  • Banyak orang salah memahami apa artinya bertobat. Mereka mungkin takut pada pertobatan atau berpikir itu hanya berlaku untuk dosa-dosa yang serius. Untuk membantu memperbaiki kesalahpahaman ini, Anda dapat mengajak anggota kuorum atau kelas untuk menelaah bagian dari pesan Presiden Russell M. Nelson “Kita Dapat Melakukan Lebih Baik dan Menjadi Lebih Baik” (Liahona, Mei 2019, 67–69), mencari frasa yang membantu mereka memahami apa artinya bertobat. Apa yang mereka temukan yang membantu mereka memikirkan pertobatan dengan cara baru? Apa berkat yang Presiden Nelson janjikan kepada mereka yang bertobat?

  • Bagaimana Anda dapat membantu mereka yang Anda ajar memahami mengapa dan bagaimana kita bertobat. Pesan Presiden Dallin H. Oaks “Dibersihkan melalui Pertobatan” (Liahona, Mei 2019, 91–94) dapat membantu. Anda dapat membagi kuorum atau kelas menjadi empat kelompok dan menugasi setiap kelompok untuk membaca satu dari empat bagian ceramah Presiden Oaks. Setiap kelompok kemudian dapat menyajikan ringkasan tentang apa yang mereka baca kepada kelompok lainnya, bersama dengan tulisan suci apa pun dari pesan yang mendukung apa yang mereka pelajari. Anda dapat mengakhiri dengan meminta anggota kuorum atau kelas untuk membagikan kesaksian mereka tentang pentingnya pertobatan dalam rencana Allah.

Bertindak dengan Iman

Imbaulah anggota kuorum atau kelas untuk merenungkan dan mencatat apa yang akan mereka lakukan untuk menindaki kesan-kesan yang mereka terima hari ini. Bagaimana pelajaran hari ini berkaitan dengan gol pribadi yang telah mereka buat? Jika mereka menginginkan, anggota kuorum atau kelas dapat membagikan gagasan mereka.

Sumber Daya Pendukung

Mengajar dengan Cara Juruselamat

Juruselamat mengundang orang-orang untuk bertindak dalam iman dan menjalankan kebenaran-kebenaran yang Dia ajarkan. Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu mereka yang Anda ajar memahami kuasa pertobatan harian? (Lihat Mengajar dengan Cara Juruselamat [2016], 3135.)