“Paskah yang Bahagia,” Kawanku, Maret 2026, 30–31.
Paskah yang Bahagia
Sebuah kisah nyata dari Kamboja.
Hari ini adalah Paskah! Keluarga Gloria akan mewarnai telur Paskah dan makan mie kari.
Pa mengambil telur panas. “Hati-hati, Pa!” Gloria tertawa.
Gloria mengecat telurnya dengan warna ungu.
“Tahukah kamu mengapa kita merayakan Paskah?” Pa bertanya.
“Karena Yesus mati bagi kita dan bangkit kembali,” kata Gloria.
“Ya,” ujar Ibu. “Karena Yesus, kita dapat hidup bersama selamanya bersama Dia kelak!”
“Saya pikir Yesus mengasihi kita seperti kita saling mengasihi,” ujar Gloria.
“Itulah sebabnya Dia ingin kita hidup bersama-Nya selamanya!”
Ilustrasi oleh Gillian Reid. Boleh dikopi hanya untuk penggunaan Gereja.