Kebaktian 2025
Pesan Penutup


7:21

Ceramah Penutup

Penatua Neil L. Andersen: Saya sangat menikmati waktu bersama Anda yang telah berpartisipasi dalam pembahasan ini dan sangat terkesan dengan komitmen Anda serta kemuridan Anda. Bagi yang ingin melihat lebih banyak percakapan ini, percakapan tersebut akan ditautkan ke versi elektronik dari kebaktian ini.

Brother dan sister terkasih, Kathy dan saya sangat menikmati waktu bersama Anda malam ini. Kathy, maukah kamu berbagi beberapa pemikiran penutup yang mungkin kamu miliki selama kita mengikuti kebaktian ini?

Sister Kathy Andersen: Terima kasih. Saya sangat bersyukur atas privilese dapat berada di sini bersama suami saya malam ini, dan juga dapat berada di sini bersama Anda semua. Ini adalah malam yang sangat istimewa, dan kami merasakannya dengan sangat dalam di hati kami.

Saya sangat bersemangat atas kesempatan dalam beberapa hari ke depan, baik di konferensi pasak maupun saat menonton konferensi umum, untuk dapat mengangkat tangan dan mendukung Presiden Dallin H. Oaks sebagai nabi, pelihat, dan pewahyu, serta sebagai presiden Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir.

Sampai saat itu tiba ketika saya dapat mengangkat tangan saya dengan sangat, sangat tinggi di dalam hati dan doa saya, saya berterima kasih kepada Bapa Surgawi saya atas pria terkasih ini yang kini menjadi nabi Allah. Ada sebuah tulisan suci yang sering saya dan suami saya bicarakan ketika kami memikirkan Presiden Oaks. Itu adalah tulisan suci dalam Ajaran dan Perjanjian di mana Tuhan berbicara tentang Hyrum Smith.

Dia berfirman, “Aku … mengasihinya karena integritas hatinya, dan karena dia mengasihi apa yang benar di hadapan-Ku.” Saya pikir kami telah mengatakannya berulang kali dalam kehidupan kami, itulah hati Presiden Dallin H. Oaks.

Saya mengasihi Bapa Surgawi saya, dan saya mengasihi Juruselamat saya Yesus Kristus. Saya akan memberikan kesaksian saya dengan kata-kata dari musik yang sangat indah yang kita dengarkan malam ini dari paduan suara ini: “Pujian bagi Tuhan Yang Mahakuasa, Raja segala ciptaan.” Kemudian bait lain mengatakan: “Pujian bagi Tuhan. Oh, biarlah segala yang ada dalam diriku memuja-Nya.” Saya mengasihi-Nya, saya memuja-Nya dengan segenap hati dan segenap jiwa saya. Dalam nama Yesus Kristus, amin.

Penatua Neil L. Andersen: Saya akan mengantarmu.

Saya mengasihimu.

Kami bersukacita atas kebaikan Anda dan iman Anda kepada Tuhan Yesus Kristus. Kami senang bertemu dengan Anda dan dengan semua orang di seluruh dunia—remaja putra dan remaja putri, putra dan putri Allah, anak-anak perjanjian, murid-murid Yesus Kristus. Kami kagum atas pengabdian Anda kepada Juruselamat, dan kami berterima kasih kepada Allah bahwa Anda bersama kami saat kita bersiap untuk Kedatangan Kedua Tuhan.

Kita hidup di zaman yang berbahaya—zaman di mana godaan merajalela, di mana standar dunia sangat berbeda dengan standar Injil Yesus Kristus. Kita hidup di zaman di mana kita tidak boleh menyepelekan kemuridan kita sendiri. Ketika saya seusia Anda, seorang nabi Allah berkata, “[Setiap orang beriman] didorong ke dinding iman, dan di sana … harus menentukan sikapnya.” Saya tahu ini benar.

Nabi Allah yang lain berkata, “Seseorang belum benar-benar diinsafkan sampai dia melihat kuasa Allah berdiam di atas para pemimpin Gereja ini, dan sampai kuasa itu meresap ke dalam hatinya bagaikan api.” Ini juga benar.

Nabi dan bait suci mengarahkan kita kepada Yesus Kristus. Sebagai murid-murid-Nya di zaman terakhir ini, mempersiapkan diri untuk kedatangan-Nya kembali, kita diperkuat dengan cara-cara yang sangat luar biasa melalui kesaksian kita akan nabi Tuhan dan rumah Tuhan.

Bersama dengan kuasa Roh-Nya, nabi dan bait suci adalah dua berkat kompensasi yang kuat yang telah Tuhan berikan kepada kita di dunia kita yang bermasalah ini untuk memisahkan yang baik dari yang jahat, untuk memahami tujuan sejati kita dalam kefanaan, dan untuk sungguh-sungguh menjadi murid-Nya.

Saya bersaksi tentang Presiden Dallin H. Oaks. Dia telah dipersiapkan dan dimurnikan dalam api kesengsaraan, diperbarui dalam tubuh dan pikirannya untuk memimpin kita pada saat ini, untuk berbicara atas nama Tuhan.

Saya bersaksi bahwa bait suci di hadapan kita ini, dan setiap rumah sakral Tuhan, dipenuhi dengan kuasa, kedamaian, penghiburan, dan wahyu, yang diwujudkan melalui kunci-kunci imamat yang memperkenankan apa yang dimeteraikan di bumi untuk dimeteraikan di surga. Betapa kita bersyukur atas banyaknya bait suci yang sedang dibangun di seluruh dunia.

Ini adalah masa yang indah untuk hidup, masa penantian dan persiapan untuk kedatangan kembali Juruselamat. Dia telah menyemangati kita, “Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Dengan wewenang kerasulan saya, saya memberkati Anda ketika Anda berusaha mempersiapkan diri untuk kedatangan kembali Juruselamat kita, agar Anda diberikan kesaksian yang meneguhkan tentang nabi Tuhan dan kuasa sakral rumah kudus-Nya. Saya berjanji kepada Anda bahwa malaikat-malaikat surga akan memberkati Anda sewaktu Anda berusaha menjadi murid sejati Yesus Kristus.

Saya bersaksi bahwa Yesus Kristus adalah Putra Allah, Juruselamat, dan Penebus seluruh umat manusia. Inilah kesaksian saya, dalam nama Yesus Kristus, amin.

Catatan

  1. Ajaran dan Perjanjian 124:15

  2. Ezra Taft Benson, “The Book of Mormon Is the Word of God,” Tambuli, Mei 1988, 6; Ensign, Mei 1975, 65.

  3. Harold B. Lee, “The Strength of the Priesthood,” Ensign, Juli 1972

  4. Yohanes 16:33