Seminari
Pelajaran 153: Habakuk—Menunggu Jawaban atas Pertanyaan Tulus Kita


remaja putri memandangi bintang-bintang di langit malam

Mikha; Nahum; Habakuk; Zefanya: Pelajaran 153

Habakuk

Menunggu Jawaban atas Pertanyaan Tulus Kita

Kunjungi “Menelaah Tulisan Suci” untuk membantu mempersiapkan diri Anda secara rohani untuk belajar.

Ketika Nabi Habakuk memiliki pertanyaan mengenai kejahatan di sekitarnya, dia mencari dan menantikan jawaban dari Tuhan. Seperti Habakuk, kita dapat berpaling kepada Tuhan dengan pertanyaan-pertanyaan kita. Pelajaran ini dapat membantu Anda memahami cara mempertahankan iman kepada Yesus Kristus ketika Anda memiliki pertanyaan yang tampaknya tidak terjawab.

Menelaah Tulisan Suci

teka-teki

Seorang guru seminari di Salt Lake City, Utah, di Amerika Serikat, membagikan yang berikut:

Ketika saya berusia 12 saya mulai menyusun teka-teki gambar yang saya harapkan dapat direkatkan dan digantung di dinding saya. Beberapa hari kemudian saya terkejut menemukan teka-teki 1.000 keping saya hanya memiliki 999 kepingan. Setelah mencari ke mana-mana, saya memutuskan untuk membeli teka-teki gambar yang sama persis untuk mendapatkan potongan terakhir. Sayangnya, setelah memeriksa beberapa toko, saya tidak dapat menemukannya.

Seperti teka-teki itu, mungkin ada bagian-bagian dari Injil yang sulit Anda sesuaikan dengan pemahaman Anda tentang gambaran kehidupan yang lebih besar. Sewaktu Anda menelaah hari ini, carilah cara-cara agar Anda dapat bergerak maju dalam iman kepada Yesus Kristus sewaktu Anda berusaha untuk menerima jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Anda.

Tuhan memanggil Habakuk untuk menjadi nabi bagi kerajaan Yehuda sebelum pengepungan Yerusalem oleh Babel. Seperti nabi-nabi lainnya, Habakuk memiliki pertanyaan dan mencari pemahaman dari Tuhan (lihat Yeremia 12:1; Ajaran dan Perjanjian 121:1–6).

ikon catatanBaca Habakuk 1:2–4. Buatlah catatan di samping setiap ayat dengan ringkasan berikut dari pertanyaan Habakuk.

  • Tuhan, apakah Engkau mendengarku? (ayat 2)

  • Mengapa ada begitu banyak kekerasan dan dosa di sekitar saya? (ayat 3)

  • Mengapa orang jahat lolos dari begitu banyak kejahatan? (ayat 4)

ikon buku catatanSeperti Habakuk, kita juga mungkin memiliki pertanyaan-pertanyaan. Tulislah sebuah pertanyaan sulit yang mungkin Anda miliki yang Anda rasa belum terjawab.

Sebagai tanggapan terhadap pertanyaan Habakuk mengenai kejahatan dalam masyarakatnya, Tuhan berfirman bahwa Dia akan “membangkitkan orang Kasdim” (orang Babel) untuk menghukum anak-anak Israel (lihat Habakuk 1:6). Habakuk bertanya-tanya mengapa Tuhan mengizinkan orang Babel yang jahat untuk menaklukkan umat-Nya (lihat Habakuk 1:12–17).

Bacalah Habakuk 2:1–4, mencari apa yang Habakuk pilih untuk lakukan sewaktu dia bergumul dengan pertanyaan-pertanyaannya dan bagaimana Tuhan menanggapinya.

ikon catatanJawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dalam catatan di sebelah ayat-ayat tersebut.

  • Menurut Anda seperti apa “meninjau untuk melihat apa yang akan difirmankan [Allah]” (Habakuk 2:1)?

  • Seperti apa rasanya “hidup oleh percaya [kita]” (Habakuk 2:4)?

ikon tandaiDalam Habakuk 3:17–18, Habakuk menguraikan beberapa kemungkinan skenario yang tidak diinginkan. Bacalah petikan-petikan itu dan tandai bagaimana dan mengapa Habakuk menanggapi.

Tinjaulah opsi-opsi penelaahan berikut. Selesaikan satu atau lebih. Kemudian selesaikan bagian “Sekarang Apa?” di akhir pelajaran.

Opsi A

Apakah salah kalau mengajukan pertanyaan tentang Injil?

wanita berpikir

Mengajukan pertanyaan adalah bagian penting dari menumbuhkan kesaksian Anda.

Presiden Dieter F. Uchtdorf, saat itu dari Presidensi Utama, mengajarkan:

44:25
Presiden Dieter F. Uchtdorf

Pertanyaan merupakan tempat lahirnya kesaksian. Sebagian orang mungkin merasa malu atau tidak layak karena mereka memiliki pertanyaan yang menyelidik mengenai Injil, tetapi mereka tidak perlu merasa demikian. Mengajukan pertanyaan bukanlah tanda kelemahan; itu pertanda pertumbuhan.

Allah memerintahkan kita untuk mencari jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan kita dan hanya meminta agar kita mencari “dengan hati yang tulus, dengan maksud yang sungguh-sungguh, memiliki iman kepada Kristus” [Moroni 10:4]. Ketika kita melakukannya, kebenaran segala sesuatu dapat dinyatakan kepada kita “melalui kuasa Roh Kudus” [Moroni 10:5].

Janganlah takut, ajukanlah pertanyaan. Jadilah penasaran, tetapi janganlah ragu! Senantiasalah berpegang erat pada iman dan pada terang yang telah Anda terima. (“The Reflection in the Water” [api unggun Church Educational System untuk dewasa muda, 1 November 2009], broadcasts.ChurchofJesusChrist.org)

Opsi B

Bagaimana saya bergerak maju ketika saya tidak memiliki semua jawaban?

Dalam kehidupan ini, Allah telah meminta kita untuk hidup dengan iman. Itu berarti kita sering tidak akan memiliki semua jawaban.

Presiden Russell M. Nelson mengimbau:

16:23
Presiden Russell M. Nelson

Pilihlah untuk percaya kepada Yesus Kristus. Jika Anda memiliki keraguan tentang Allah Bapa dan Putra Terkasih-Nya atau keabsahan dari Pemulihan atau kebenaran dari pemanggilan ilahi Joseph Smith sebagai nabi, pilih untuk percaya dan tetap setia. Bawalah pertanyaan-pertanyaan Anda kepada Tuhan dan pada sumber-sumber tepercaya lainnya. Telaahlah dengan hasrat untuk percaya alih-alih dengan harapan agar Anda dapat menemukan cacat pada bentangan kehidupan seorang nabi atau ketidakselarasan dalam tulisan suci. Berhentilah menambah keraguan Anda dengan membahasnya bersama orang ragu lainnya. Perkenankan Tuhan memimpin Anda dalam perjalanan penemuan rohani Anda. (“Kristus Telah Bangkit; Iman kepada-Nya Akan Memindahkan Gunung,” Liahona, Mei 2021, 103)

Jika tersedia, saksikan video “His Grace: Choosing to Believe in God [Kasih Karunia-Nya: Memilih untuk Percaya kepada Allah]” (4:07). Carilah apa yang dapat Anda lakukan untuk bergerak maju dalam iman ketika Anda memiliki jawaban yang belum terjawab.

4:7

Sekarang Apa?

Ingat teka-teki dari pendahuluan? Guru tersebut melanjutkan:

Saya menyukai teka-teki itu, jadi alih-alih membuangnya, saya merekatkan apa yang saya miliki dan menaruhnya di lemari saya, berharap suatu hari saya akan menemukan potongan terakhir. Dua puluh empat tahun kemudian, saya menemukan teka-teki berdebu itu dan teknologi baru memungkinkan saya untuk menemukan teka-teki yang sama persis dan menemukan bagian yang hilang.

Sekarang teka-teki itu terpampang di dinding saya, bukan karena gambar yang digambarkannya, tetapi karena apa yang diajarkannya kepada saya mengenai pertanyaan-pertanyaan Injil. Jangan membuang seluruh gambar hanya karena Anda kehilangan satu atau dua bagian dari teka-teki.

ikon buku catatanJawablah pertanyaan berikut di samping pertanyaan yang Anda tulis sebelumnya.

  • Apa yang dapat Anda lakukan untuk mempertahankan iman kepada Kristus bahkan jika Anda tidak memiliki jawaban atas pertanyaan Anda?

Bagikan Pemikiran Anda

Tujuan Pelajaran: Untuk membantu Anda memahami cara mempertahankan iman kepada Yesus Kristus ketika Anda memiliki pertanyaan yang tampaknya tidak terjawab.

ikon berbagiBagikan satu atau lebih dari yang berikut kepada guru atau anggota kelas Anda:

  • Apa yang Anda pelajari tentang mengajukan pertanyaan tentang Injil.

  • Apa yang Anda pelajari tentang cara bergerak maju dengan iman kepada Yesus Kristus ketika Anda memiliki pertanyaan yang belum terjawab.

  • Sesuatu spesifik yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan pelajaran ini.

  • Pertanyaan apa pun yang muncul dari pelajaran ini bagi Anda. Bagaimana Anda akan berusaha untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan Anda?