Mazmur 1–2; 8; 19–33; 40; 46: Pelajaran 103
Mazmur 24
“Siapakah yang Boleh Naik ke Atas Gunung Tuhan?”
Kunjungi “Studying the Scriptures [Menelaah Tulisan Suci]” untuk membantu mempersiapkan diri Anda secara rohani untuk belajar.
Bait suci adalah tempat yang sakral dan kudus. Itu dapat membantu kita membayangkan akan seperti apa kiranya berada di hadirat Allah. Melalui peribadatan dan pelayanan bait suci kita dapat menerima kuasa Allah dan bersiap untuk hidup bersama-Nya lagi. Dalam Mazmur 24, Raja Daud mengajarkan pentingnya menjadi bersih dan murni untuk memasuki rumah Tuhan. Pelajaran ini dapat membantu mempersiapkan Anda memasuki bait suci dan merasa layak untuk tinggal bersama Allah lagi.
Menelaah Tulisan Suci
Pada 1847, sekelompok dokter menghadapi masalah. Hampir satu dari lima ibu yang dirawat di bangsal bersalin rumah sakit meninggal karena infeksi. Menariknya, pasien yang dirawat oleh bidan jarang jatuh sakit. Melalui pengamatan, seorang dokter menemukan masalahnya. Setelah melakukan otopsi pada almarhum, dokter memeriksa pasien yang masih hidup tanpa mencuci tangan. Solusinya ternyata sederhana. Rumah sakit mengadopsi praktik mencuci tangan sebelum setiap janji temu. Kematian berkurang hingga 89 persen. Saat ini, banyak rumah sakit menempatkan tanda-tanda dengan standar mencuci tangan di atas setiap wastafel. Demikian pula, Tuhan telah membuat standar-Nya untuk persiapan dan kebersihan untuk memasuki bait suci.
Sewaktu Anda menelaah hari ini, carilah bagaimana persyaratan Tuhan untuk menjadi bersih secara rohani dapat menjadi bukti akan kasih-Nya bagi kita.
Dalam Mazmur 24, Raja Daud menggunakan penggambaran tentang sebuah gunung (bukit). Beberapa petikan tulisan suci menggunakan gunung atau bukit sebagai simbol bait suci (lihat Yesaya 2:2–3). Ada kemungkinan bahwa Daud merujuk pada bait suci, atau hadirat Allah, atau keduanya.
Seperti yang dilakukan dokter dengan tanda cuci tangan di rumah sakit, buatlah tanda standar bait suci dalam jurnal penelaahan Anda. Anda dapat membuat gambar sederhana sebuah bukit, seperti gambar setelah paragraf ini. Sertakan di puncak bukit Anda sebuah gambar sederhana bait suci dan kata-kata “Bapa Surgawi dan Yesus Kristus.” Anda dapat membuat gambar figur tongkat di bagian bawah gunung untuk mewakili Anda.
Bacalah Mazmur 24:3–6, mencari apa yang hendaknya kita lakukan untuk bersiap memasuki bait suci dan kembali ke hadirat Tuhan suatu hari nanti. Tambahkan kebenaran-kebenaran yang Anda temukan pada gambar Anda dengan cara yang memperlihatkan Anda maju ke arah bait suci dan Allah. Misalnya, Anda dapat menambahkan kebenaran berikut dari ayat 3–6:
-
Kita harus mempersiapkan diri kita secara rohani untuk beribadat kepada Tuhan dalam bait suci-Nya dan untuk tinggal di hadirat-Nya.
Mazmur 24:3–4 adalah sebuah petikan penguasaan doktrin. Pertimbangkan untuk menambahkan tag pada petikan-petikan penguasaan doktrin dengan topik yang diajarkannya agar Anda dapat menemukannya dengan mudah nantinya. Hafalkan rujukan dan frasa tulisan suci kunci “Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya.” Buatlah persamaan berikut dengan gambar-gambar sederhana sebagai pengganti kata-katanya:
-
tempat kudus = tangan bersih + hati yang murni
Sewaktu Anda menggambar, ucapkan frasa tulisan suci kunci dengan lantang.
Tinjaulah opsi-opsi penelaahan berikut. Selesaikan satu atau lebih. Kemudian selesaikan bagian “Sekarang Apa?” di akhir pelajaran.
Opsi A
Bagaimana memahami tulisan suci dapat membantu saya bersiap untuk beribadat di bait suci?
Tautkan setiap frasa dari Mazmur 24:4 dengan ayat-ayat berikut.
-
Tangan yang bersih—Ajaran dan Perjanjian 88:86
-
Hati yang murni—Mosia 5:2
-
Tidak menyerahkan dirinya kepada yang semu—Ajaran dan Perjanjian 112:10)
-
Tidak bersumpah palsu—Alma 27:27
Buatlah catatan di samping satu atau lebih frasa dalam Mazmur 24 yang menjelaskan sebagai berikut:
-
Menurut Anda mengapa aspek persiapan ini penting untuk beribadat di bait suci dan untuk tinggal bersama Bapa Surgawi dan Yesus Kristus kelak?
-
Apa cara-cara spesifik seorang remaja Orang Suci Zaman Akhir dapat mengerjakan aspek persiapan itu?
Opsi B
Bagaimana saya bisa tahu apakah saya sudah siap untuk memasuki bait suci?
Penatua Dieter F. Uchtdorf dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan:
Setiap anggota yang ingin pergi ke bait suci, tanpa memedulikan usia, perlu mempersiapkan diri untuk menerima pengalaman kudus ini. Pertanyaan-pertanyaan tertentu akan diajukan oleh uskup dan presiden pasak Anda, yang memegang kunci-kunci wewenang imamat dan merupakan hakim umum di Gereja. Pertanyaan-pertanyaan yang penting ini akan mencakup: Apakah Anda jujur? Apakah Anda bersih secara moral? Apakah Anda menaati Firman Kebijaksanaan? Apakah Anda mematuhi hukum persepuluhan? Apakah Anda mendukung para pembesar umum Gereja? Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan kunci ini mencerminkan sikap dan tindakan Anda. (“Melihat Akhir dari Permulaan,” Liahona, Mei 2006, 44)
Jika tersedia, saksikan “Berdiri di Tempat-Tempat Kudus” (5:36). Carilah cara-cara wanita muda itu mempersiapkan dirinya untuk menghadiri bait suci dengan layak.
Selesaikan pemeriksaan persiapan rohani. Tinjaulah pertanyaan-pertanyaan rekomendasi bait suci yang terdapat dalam “Pertanyaan Rekomendasi Bait Suci untuk Remaja” (Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan [2022], 37).
Sekarang Apa?
Renungkan bagaimana kemajuan Anda dengan persiapan rohani Anda sendiri. Renungkan apa yang Anda rasa Bapa Surgawi berkenan dan bidang-bidang di mana Anda dapat memperbaiki diri.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dalam buku catatan Anda:
-
Apa yang Anda rasa Bapa Surgawi ingin Anda lakukan untuk mempersiapkan diri Anda bagi bait suci dan untuk hidup bersama-Nya kelak?
-
Bagaimana Anda dapat mengandalkan Juruselamat untuk bantuan?
Bagikan Pemikiran Anda
Tujuan Pelajaran: Untuk membantu mempersiapkan Anda memasuki bait suci dan merasa layak untuk tinggal bersama Allah lagi.
Bagikan satu atau lebih dari yang berikut kepada guru atau anggota kelas Anda:
-
Catatan yang Anda buat di sebelah salah satu frasa dari Mazmur 24:4.
-
Jawaban Anda dari salah satu pertanyaan dari bagian “Sekarang Apa?”.
-
Sesuatu spesifik yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan pelajaran ini.
-
Pertanyaan apa pun yang pelajaran ini ajukan untuk Anda. Bagaimana Anda akan berusaha untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan Anda?