Christ’s Triumphal Entry into Jerusalem [Kristus Dielu-elukan Memasuki Yerusalem], oleh Harry Anderson
1 Samuel 8–10; 13; 15–16: Pelajaran 71
1 Samuel 8
“Israel Menghasratkan Seorang Raja”
Kunjungi “Menelaah Tulisan Suci” untuk membantu mempersiapkan diri Anda secara rohani untuk belajar.
Selama bertahun-tahun di tanah terjanjikan Tuhan mempersiapkan para hakim seperti Samuel untuk memimpin Israel. Alih-alih meminta Tuhan untuk memerintah mereka, orang-orang Israel menginginkan jenis pemimpin yang berbeda. Pelajaran ini dapat membantu Anda memahami pentingnya menolak pengaruh-pengaruh duniawi dengan memilih untuk mengikut Yesus Kristus.
Menelaah Tulisan Suci
Renungkan hal-hal yang remaja ingin lakukan karena “semua orang melakukannya.” Apa tantangan-tantangan yang mungkin dialami seorang remaja jika itu alasan dia untuk melakukan sesuatu?
Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan mengajarkan:
[Bapa Surgawi] tahu Anda dapat membuat perbedaan di dunia, dan itu mengharuskan, dalam banyak hal, menjadi berbeda dari dunia. Upayakanlah bimbingan Bapa Surgawi Anda sewaktu Anda membuat pilihan. Dia akan memberkati Anda dengan ilham melalui Roh Kudus. (Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan [2022], 4)
Saat Anda menelaah 1 Samuel 8, upayakan pengaruh Roh Kudus dan renungkan keputusan Anda sendiri.
Selama bertahun-tahun di tanah perjanjian, Tuhan membimbing orang-orang Israel melalui para hakim seperti Samuel. Seiring bertambahnya usia Samuel, para tua-tua Israel datang kepadanya dengan sebuah permintaan.
Baca 1 Samuel 8:4–7. Tandai pemimpin seperti apa yang anak-anak Israel inginkan dan mengapa mereka ingin berubah.
Mungkin tampak mengejutkan bahwa Tuhan akan memberi tahu Samuel untuk mendengarkan pilihan yang buruk dari bangsanya (lihat ayat 7). Bapa Surgawi menghormati hak pilihan dan tidak akan memaksa kita untuk memilih yang benar.
Ratusan tahun kemudian, dalam Kitab Mormon, Nabi Mosia mengajarkan bagaimana dampak dari bahkan satu raja yang jahat dapat merusak sebuah bangsa. Anda mungkin ingin menghubungkan 1 Samuel 8:5 dengan Mosia 29:17–23.
Dalam 1 Samuel 8:20, kita belajar bahwa orang Israel menginginkan seorang raja untuk menghakimi, memimpin, dan berperang dalam pertempuran mereka. Pilihlah satu petikan dari setiap judul berikut. Carilah bagaimana Kristus sudah melakukan bagi kita apa yang orang-orang Israel harapkan raja baru mereka akan lakukan bagi mereka.
-
Yesus Kristus adalah hakim kita. Yesaya 33:22; 2 Korintus 5:10
-
Yesus Kristus memimpin kita. Keluaran 13:18; Yesaya 48:17; Alma 36:28
-
Yesus Kristus berperang untuk pertempuran kita. Yosua 23:10; Ajaran dan Perjanjian 105:14
Tinjaulah opsi-opsi penelaahan berikut. Selesaikan satu atau lebih. Kemudian selesaikan bagian “Sekarang Apa?” di akhir pelajaran.
Opsi A
Apa konsekuensi dari tidak mengikuti Tuhan?
Orang-orang Israel belajar bahwa memilih untuk mengikuti dunia alih-alih nasihat penuh kasih Tuhan akan menuntun pada penderitaan dan penyesalan.
Bacalah 1 Samuel 8:10–18. Tandai kata-kata atau ungkapan yang membantu mengajarkan kebenaran ini.
Penatua Dieter F. Uchtdorf dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan:
Allah telah memberi kita karunia berharga untuk bebas memilih bagaimana kita berpikir dan bagaimana kita bertindak. Kita dapat menolak firman Allah atau para nabi-Nya. Kita bahkan mungkin berpikir jalan kita lebih baik. Ini mungkin tampak menyenangkan bagi kita—setidaknya pada awalnya. Bahkan mungkin terasa enak untuk sementara waktu. Tetapi kita tidak pernah bisa lepas dari konsekuensi dari keputusan kita. (“Avoiding Lighthouses and Searching for Light,” For the Strength of Youth, Juni 2022, 5)
Sewaktu Anda memikirkan tentang pilihan-pilihan yang Anda buat, pilihlah salah satu dari sumber daya berikut untuk ditinjau.
-
“Leave the Party [Meninggalkan Pesta]” (6:26)—Dalam video ini, kaum muda mengalami konsekuensi berdasarkan siapa yang mereka pilih untuk ikuti.
6:26 -
“Life’s Lessons Learned [Pelajaran-Pelajaran Kehidupan yang Dipelajari]” (6:15 hingga 8:00) (6:26)—Penatua Joseph B. Wirthlin (1917–2008) dari Kuorum Dua Belas Rasul berbagi mengenai sebuah pilihan yang dia buat dan konsekuensi yang dia hindari karenanya.
13:1 -
“Pilihlah Kehidupan Kekal” (00:00 hingga 2:08)—Penatua Randall K. Bennett dari Tujuh Puluh membagikan konsekuensi yang dia derita karena dia mengabaikan peringatan.
10:9
Di buku catatan Anda, jawablah petunjuk-petunjuk berikut:
-
Contoh yang telah Anda lihat tentang cara memilih untuk mengikuti dunia menuntun pada penderitaan atau penyesalan
-
Contoh-contoh yang telah Anda lihat tentang bagaimana memilih untuk mengikut Bapa Surgawi dan Yesus Kristus menuntun pada sukacita dan hubungan yang lebih kuat dengan Mereka.
Bahaslah dengan seorang teman atau anggota keluarga konsekuensi dari mengikuti Tuhan versus memilih pengaruh-pengaruh duniawi.
Opsi B
Bagaimanakah saya dapat mengatasi tekanan dan suara-suara dunia?
Presiden Russell M. Nelson menjelaskan:
Suara dan tekanan dunia sangat menarik dan banyak. Tetapi terlalu banyak suara yang menipu, menggoda, dan dapat menarik kita keluar dari jalur perjanjian. Untuk menghindari remuk hati yang tak terhindarkan setelahnya, saya memohon kepada Anda hari ini untuk melawan bujukan dunia dengan menyediakan waktu bagi Tuhan dalam hidup Anda—setiap hari. (“Menyediakan Waktu bagi Tuhan,” Liahona, November 2021, 120)
Kegiatan berikut dapat membantu Anda menemukan nasihat yang telah Tuhan berikan untuk melindungi Anda dari pengaruh-pengaruh duniawi.
Pilihlah sesuatu yang remaja masa kini mungkin merasa tertekan untuk lakukan atau percayai.
-
Gunakan tulisan suci, bantuan penelaahan tulisan suci, Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan, atau aplikasi Perpustakaan Injil untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut tentang contoh yang Anda pilih:
-
Apa nasihat yang telah Tuhan berikan kepada kita mengenai ini?
-
Apa berkat-berkat yang telah Tuhan janjikan kepada orang-orang yang memilih Dia daripada pengaruh-pengaruh duniawi?
-
-
Pikirkan mengenai apa yang Anda percayai mengenai Bapa Surgawi dan Yesus Kristus. Tulislah beberapa kalimat tentang bagaimana pengetahuan ini dapat membantu Anda mengikuti Mereka.
Sekarang Apa?
Saul Memimpin Israel Melawan Musuh Mereka, oleh Robert T. Barrett
Tuhan menghormati hak pilihan orang-orang Israel dan memerintahkan Samuel untuk memanggil Saul sebagai raja Israel (lihat 1 Samuel 9–10).
Apa yang ingin Anda beritahukan kepada orang-orang Israel sebelum mereka membuat pilihan terakhir mereka? Dalam buku catatan Anda, tulislah sepucuk surat kepada orang-orang Israel kuno.
Bagikan Pemikiran Anda
Tujuan Pelajaran: Untuk membantu Anda memahami pentingnya memilih untuk mengikuti Yesus Kristus.
Bagikan satu atau lebih dari yang berikut kepada guru atau anggota kelas Anda:
-
Surat Anda kepada orang-orang Israel kuno.
-
Apa yang Anda temukan dalam penelaahan Anda tentang memilih Tuhan daripada pengaruh duniawi dan bagaimana itu membantu Anda mengikuti Bapa Surgawi dan Yesus Kristus.
-
Sesuatu spesifik yang Anda lakukan untuk mencapai tujuan pelajaran ini.
-
Pertanyaan apa pun yang pelajaran ini ajukan untuk Anda. Bagaimana Anda akan berusaha untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan Anda?