Penguasaan Doktrin: 1 Korintus 11:11
Pria dan Wanita Sama-Sama Esensial dalam Rencana Bapa Surgawi
Dalam penelaahan Anda mengenai 1 Korintus 11, Anda belajar tentang bagaimana Allah memandang peranan unik dan ilahi wanita dan pria. Maksud dari pelajaran ini adalah untuk membantu Anda meningkatkan penguasaan Anda akan ajaran-ajaran ini sewaktu Anda menghafalkan rujukan dan frasa tulisan suci kunci untuk 1 Korintus 11:11, menjelaskan doktrinnya, dan menerapkan asas-asas memperoleh pengetahuan rohani dalam situasi kehidupan nyata.
Persiapan siswa: Ajaklah siswa untuk membaca bagian 3 dalam artikel “Pria dan Wanita dalam Pekerjaan Tuhan” oleh Presiden M. Russell Ballard dari Kuorum Dua Belas Rasul (New Era, April 2014, 2–5), mencari kebenaran yang perlu kita pahami tentang doktrin Allah mengenai pria dan wanita.
Kemungkinan Kegiatan Pemelajaran
Pelajaran petikan penguasaan doktrin ini dirancang untuk diajarkan setelah pelajaran “1 Korintus 11,” yang merupakan pelajaran kontekstual untuk petikan penguasaan doktrin 1 Korintus 11:11 . Jika pelajaran petikan penguasaan doktrin ini perlu dipindahkan ke minggu yang berbeda, pastikan untuk mengajarkan pelajaran kontekstual yang terkait juga selama minggu tersebut.
Jelaskan dan hafalkan
Pengamatan berikut mengenai tangan diadaptasi dari ceramah Linda K. Burton “Kita Akan Naik Bersama” (Ensign atau Liahona, Mei 2015, 29–32).
Lihat kedua tangan Anda. Amati bagaimana keduanya serupa satu sama lain dan bagaimana keduanya berbeda.
-
Jika masing-masing tangan dapat berfungsi secara individu, menurut Anda, mengapa Bapa Surgawi merancang anak-anak-Nya dengan memiliki dua tangan?
-
Bagaimana perbedaan antara kedua tangan Anda membantu Anda menyelesaikan tugas atau menggunakan talenta Anda?
-
Bagaimana pengamatan mengenai tangan Anda ini dapat berhubungan dengan 1 Korintus 11:11 ?
Berilah siswa kesempatan untuk menghafalkan rujukan dan frasa tulisan suci kunci untuk 1 Korintus 11:11 . Berikut adalah salah satu kemungkinan kegiatan penghafalan. Bilamana tepat, imbaulah siswa untuk menggunakan aplikasi Penguasaan Ajaran untuk meninjau dan menghafalkan petikan ini.
Kegiatan berikut dapat membantu Anda untuk menghafalkan rujukan penguasaan doktrin 1 Korintus 11:11 dan frasa tulisan suci kuncinya, “Dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.”
Tulis frasa tulisan suci kunci dan rujukan tulisan suci tersebut. Baca atau lafalkan frasa dan rujukan tersebut beberapa kali, setiap kali dengan menghapus atau menghilangkan beberapa kata. Lanjutkan hingga Anda merasa nyaman mengulangi frasa tulisan suci kunci dan referensi tersebut tanpa melihat kata-katanya.
Penerapan praktik
Dalam jurnal penelaahan Anda, catat asas-asas memperoleh pengetahuan rohani berikut:
-
Bertindak dengan iman
-
Meneliti konsep dan pertanyaan dengan perspektif kekal
-
Mencari pemahaman lebih lanjut melalui sumber-sumber yang ditetapkan secara ilahi
Jabarkan setiap asas dalam dua atau tiga kalimat. Anda mungkin ingin merujuk pada paragraf 5–12 dalam Dokumen Inti Penguasaan Doktrin (2022) untuk memeriksa pemahaman Anda dan menambahkan informasi penting apa pun yang mungkin Anda lewatkan.
Imbaulah siswa untuk mengingat apa yang mereka pelajari dalam persiapan siswa mereka. Sewaktu siswa membahas pertanyaan berikut, pertimbangkan untuk menuliskan (atau meminta siswa untuk menuliskan) jawaban mereka di papan tulis. Mencatat gagasan mereka akan membantu siswa menghubungkannya dengan apa yang sedang mereka pelajari.
Dalam 1 Korintus 11:11 , Anda belajar bahwa dalam rencana Bapa Surgawi, wanita dan pria sama-sama esensial.
-
Bagaimana kebenaran ini telah disalahpahami atau diabaikan dalam masyarakat?
-
Apa saja situasi dalam kehidupan Anda di mana Anda mungkin memiliki kesempatan untuk mengajarkan atau membela kebenaran ini?
Untuk meningkatkan relevansi pribadi, pertimbangkan untuk menerapkan asas-asas memperoleh pengetahuan rohani pada jawaban siswa atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. Jika diperlukan, gunakan skenario yang disediakan dalam pelajaran ini.
Mungkin bermanfaat untuk menampilkan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk pembahasan atau menyediakan bagi siswa selebaran yang menyertainya.
Pertimbangkan bagaimana siswa dapat belajar paling baik dari kegiatan ini. Mereka dapat bekerja secara sendiri-sendiri, dalam kelompok kecil, atau dengan seluruh anggota kelas. Mungkin bermanfaat untuk menyisakan waktu menjelang akhir kelas untuk membahas temuan mereka.
Pilih salah satu skenario berikut, dan renungkan bagaimana menerapkan asas-asas memperoleh pengetahuan rohani dapat membantu seseorang memahami kebenaran dari 1 Korintus 11:11 mengenai peranan pria dan wanita dalam rencana Bapa Surgawi.
-
Elle, adik wanita Kalee, mendengar beberapa anak laki-laki di sekolah mengatakan bahwa pria lebih penting daripada wanita. Elle bertanya kepada Kalee, “Tidakkah saya sama berharganya dengan anak laki-laki?”
-
Reid khawatir karena dia mendengar beberapa orang dari sesama anggota kuorumnya berbicara tanpa rasa hormat mengenai wanita.
-
Setelah menonton film populer, sekelompok teman mengolok-olok tindakan konyol yang dilakukan oleh tokoh ayah. Beberapa setuju bahwa ayah tidak dibutuhkan, dan seorang teman menyatakan, “Inilah mengapa pria tidak dibutuhkan untuk membina keluarga yang bahagia.”
-
Esteban dan Clara sedang bersiap untuk menikah di bait suci. Orangtua mereka menyarankan agar mereka membicarakan bagaimana masing-masing dari mereka akan memenuhi peranan dan tanggung jawab yang berbeda dalam keluarga masa depan mereka.
Bertindak dengan iman
-
Apa saja cara Anda atau individu dalam skenario tersebut dapat bertindak dengan iman dalam menanggapi isu yang dikemukakan?
-
Bagaimana menghargai peranan unik dan esensial wanita dan pria dapat membantu Anda mengikuti Yesus Kristus?
Meneliti konsep dan pertanyaan dengan perspektif kekal
-
Apa yang Anda ketahui tentang Bapa Surgawi dan rencana-Nya yang dapat bermanfaat jika Anda menghadapi situasi seperti ini?
-
Apa saja beberapa peranan pria dan wanita dalam rencana Bapa Surgawi?
Mengupayakan informasi lebih lanjut melalui sumber-sumber yang ditetapkan secara ilahi
-
Bagaimana pemahaman dan kesaksian Anda tentang kebenaran yang diajarkan dalam 1 Korintus 11:11 dapat membantu Anda menanggapi situasi ini?
Ini dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk berbagi apa yang mereka pelajari dalam persiapan mereka untuk kelas.
-
Apa ajaran terilhami lainnya dari tulisan suci atau pemimpin Gereja yang dapat membantu Anda menanggapi dengan setia?
Tinjauan penguasaan doktrin
Kegiatan tinjauan berikut ini hendaknya digunakan dalam pelajaran yang akan diberikan dalam waktu dekat.
Tuliskan frasa tulisan suci kunci untuk 1 Korintus 11:11 di papan tulis, menggantikan kata-kata kunci dengan ruang kosong untuk diisi. Ajaklah siswa untuk menuliskan atau melafalkan petikan tulisan suci kunci dan rujukannya, serta mengisi ruang kosong dengan jawaban yang benar. Mintalah siswa untuk mengulangi rujukan dan frasa tulisan suci kunci tersebut berulang kali.
Kegiatan Pemelajaran Tambahan
Sumber-sumber yang ditetapkan secara ilahi
Pertimbangkan untuk menyarankan ini atau sumber-sumber yang ditetapkan secara ilahi lainnya sewaktu siswa menanggapi skenario:
M. Russell Ballard, “Pria dan Wanita dalam Pekerjaan Tuhan,” New Era, April 2014, 2–5Linda K. Burton, “Kita Akan Naik Bersama,” Ensign atau Liahona, Mei 2015, 29–32Jean B. Bingham, “Bersatu dalam Merampungkan Pekerjaan Allah,” Ensign atau Liahona, Mei 2020, 60–63
Kisah Monika
Dalam siaran pelatihan untuk Seminari dan Institut Religi, Brother Chad H Webb membahas bagaimana asas-asas memperoleh pengetahuan rohani dapat diterapkan dalam skenario yang berkenaan dengan seorang remaja putri bernama Monika. Setelah dihadapkan dengan tuduhan bahwa Gereja tidak menghargai wanita, Monika tidak yakin cara menanggapinya.
Mungkin bermanfaat bagi siswa untuk menggunakan kisah Monika untuk membahas kebenaran yang diajarkan dalam 1 Korintus 11:11–12 dan berlatih menerapkan asas-asas memperoleh pengetahuan rohani. Pertimbangkan untuk menyediakan penggalan ceramah Brother Webb bagi siswa sebagai sumber daya.
Lihat Chad H Webb, “Penguasaan Ajaran” (ceramah yang diberikan pada siaran pelatihan tahunan Seminari dan Institut Religi, 14 Juni 2016), broadcasts.ChurchofJesusChrist.org.
Membahas pernikahan sesama jenis
Sewaktu siswa membahas situasi di mana kebenaran dari 1 Korintus 11:11 mungkin perlu diajarkan atau dibela, mereka mungkin ingin membahas topik pernikahan sesama jenis. Pastikan untuk membahas topik ini dengan kepekaan, rasa iba, dan kasih. Pertimbangkan untuk merujuk pada “Same-Sex Marriage [Pernikahan Sesama Jenis]” di topics.ChurchofJesusChrist.org. Menyertakan 1 Korintus 11:8–9, 12 dan paragraf 2 dan 7 dari “ Keluarga: Pernyataan kepada Dunia ” (ChurchofJesusChrist.org) juga dapat bermanfaat.
Ingat bahwa tujuan kegiatan-kegiatan ini bukanlah agar guru menyediakan semua jawaban, tetapi agar siswa berlatih menggunakan asas-asas memperoleh pengetahuan rohani. Upayakan bimbingan Roh sewaktu Anda mendengarkan siswa dan didorong untuk mengajukan pertanyaan untuk membantu mereka memproses kekhawatiran mereka.
Skenario berikut dapat digunakan sebagai pengganti skenario yang disertakan dalam pelajaran:
Olivia memiliki beberapa teman yang merasakan ketertarikan kepada sesama jenis. Dia mengatakan, “Sulit bagi saya untuk memahami mengapa Gereja terus mengajarkan bahwa pernikahan sesama jenis adalah salah. Mengapa menyangkali orang-orang memperoleh kebahagiaan yang dapat datang dari hubungan sesama jenis yang berkomitmen?”