Praktik Keterampilan 4
Ajukan Pertanyaan yang Terilhami
Misionaris sering mengajukan pertanyaan kepada orang-orang yang mereka ajar. Mengajukan pertanyaan yang baik dapat membantu misionaris “memahami minat, kekhawatiran, dan pertanyaan orang. Pertanyaan yang baik dapat mengundang Roh dan membantu orang belajar” (Mengkhotbahkan Injil-Ku [2023], 219).
Pemimpin diskusi: Usahakan agar bagian “Mendefinisikan” dan “Memperagakan” singkat sehingga pemelajar memiliki banyak waktu untuk praktik.
Mendefinisikan
Pemimpin diskusi: Bagikan petunjuk berikut untuk memperkenalkan topik mengajukan pertanyaan:
Bacalah paragraf dan tabel di bawah judul “Ajukan Pertanyaan” dalam bab 10 dari Mengkhotbahkan Injil-Ku (halaman 209–210). Carilah peran yang dimainkan oleh pertanyaan-pertanyaan yang baik dalam membagikan Injil.
-
Mengapa penting bagi misionaris untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang efektif dalam pengajaran mereka?
Pemimpin diskusi: Jelaskan bahwa beberapa jenis pertanyaan lebih efektif daripada yang lainnya. Bagikan petunjuk berikut ini untuk membantu anggota kelas mempelajari pedoman mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang efektif:
Bacalah tujuh butir pertama di bawah “Hindari Pertanyaan yang Tidak Efektif atau Berlebihan” (Mengkhotbahkan Injil-Ku, 211). Carilah pedoman yang dapat membantu Anda belajar mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang efektif.
Memperagakan
Pemimpin diskusi: Perlihatkan kepada pemelajar beberapa contoh tentang bagaimana cara mengubah pertanyaan-pertanyaan yang kurang efektif menjadi lebih efektif. Pertimbangkan untuk menggunakan contoh-contoh dalam tabel berikut. Untuk lebih banyak contoh, lihat daftar pertanyaan-pertanyaan yang kurang efektif di halaman 211 dari Mengkhotbahkan Injil-Ku.
|
Pertanyaan kurang efektif |
Pertanyaan yang lebih efektif |
|---|---|
|
Siapakah nabi pertama? (Orang itu mungkin tidak tahu jawabannya |
Bagaimana itu akan memengaruhi kehidupan Anda jika Anda tahu Allah memanggil para nabi di zaman sekarang? (Mintalah pikiran dan perasaan orang itu sendiri.) |
|
Bagaimana menjaga kemurnian tubuh kita membantu kita memiliki Roh dan menunjukkan bahwa kita bersedia mengikuti seorang nabi Allah? (Ada lebih dari satu gagasan.) |
Menurut Anda bagaimana menjaga tubuh kita murni dapat memengaruhi hubungan kita dengan Allah? (Berfokus pada satu gagasan.) |
Mempraktikkan
Pemimpin diskusi: Pemelajar dapat bekerja bersama rekan untuk menyelesaikan kegiatan berikut.
Bacalah contoh-contoh lain dari daftar pertanyaan-pertanyaan yang kurang efektif di bab 10 dari Mengkhotbahkan Injil-Ku (halaman 211). Pilihlah dua atau tiga dari pertanyaan-pertanyaan ini dan bekerjalah bersama untuk membuat pertanyaan-pertanyaan yang lebih efektif.
Pemimpin diskusi: Setelah anggota kelas selesai, ajaklah beberapa untuk membagikan contoh tentang pertanyaan-pertanyaan yang lebih efektif yang mereka buat.
Jika waktu mengizinkan, Anda dapat mengajak pemelajar untuk mengulangi kegiatan praktik ini dengan pertanyaan-pertanyaan lain dari daftar pertanyaan-pertanyaan yang kurang efektif dalam Mengkhotbahkan Injil-Ku.
Menerapkan
Pemimpin diskusi: Pertimbangkan untuk memperlihatkan yang berikut untuk membantu pemelajar memikirkan tentang bagaimana mereka dapat menerapkan keterampilan ini:
Pikirkan bagaimana Anda dapat menerapkan apa yang telah Anda pelajari tentang mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang efektif selama satu atau dua minggu ke depan. Misalnya, Anda dapat:
-
Mencari beberapa pertanyaan efektif dalam beberapa pelajaran dari Ikutlah Aku.
-
Jika Anda akan mengajarkan pelajaran dalam waktu dekat, persiapkan beberapa pertanyaan efektif yang dapat Anda ajukan sewaktu Anda mengajar.