Perpustakaan
Firman Kebijaksanaan


“Firman Kebijaksanaan,” Topik dan Pertanyaan (2023)

keluarga bekerja di kebun

Penuntun Penelaahan Injil

Firman Kebijaksanaan

Hukum Tuhan mengenai kesehatan yang memberkati kita secara jasmani dan rohani

Tubuh manusia adalah sebuah mukjizat. Masing-masing terdiri dari sel, jaringan, organ, dan sistem kompleks yang semuanya bekerja sama untuk berfungsi. Coba pikirkan—jantung manusia berdetak lebih dari 100.000 kali dalam satu hari. Otak mengendalikan pikiran, pernapasan, dan penglihatan, bersama dengan banyak proses lainnya. Dan tubuh bahkan dapat sembuh sendiri dan melawan infeksi.

Tetapi sama menakjubkannya dengan semua ini, hal yang paling luar biasa tentang tubuh manusia adalah bahwa setiap orang diciptakan menurut rupa Allah (lihat Musa 2:27). Tubuh kita adalah karunia dari-Nya. Itu membantu kita mencapai tujuan kekal kita untuk menjadi lebih seperti Allah sewaktu kita memilih untuk mematuhi perintah-perintah-Nya. Kita dapat menghormati Dia atas karunia tubuh kita yang berharga dengan memperlakukannya dengan penuh perhatian dan respek. Satu cara penting kita dapat melakukan ini adalah dengan menjalankan Firman Kebijaksanaan—asas-asas kesehatan yang baik yang diwahyukan yang memberkati kita baik secara jasmani maupun rohani.

Apa itu Firman Kebijaksanaan?

Firman Kebijaksanaan adalah wahyu yang diberikan oleh Tuhan kepada Nabi Joseph Smith tahun 1833, sekarang dicatat dalam Ajaran dan Perjanjian 89. Firman Kebijaksanaan mengajari kita untuk makan hal-hal seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran serta menghindari hal-hal seperti tembakau, alkohol, teh, dan kopi. Selain itu, para nabi telah mengajarkan bahwa kita hendaknya menahan diri dari “zat-zat lain yang berbahaya, ilegal, atau menimbulkan ketagihan atau yang mengganggu penilaian.” Firman Kebijaksanaan dan para pemimpin Gereja tidak memerinci semua zat atau praktik yang berbahaya bagi kita—kita diimbau untuk menggunakan “kebijaksanaan dan penilaian dengan doa sungguh-sungguh dalam membuat pilihan” yang memengaruhi kesehatan kita.

Meskipun Firman Kebijaksanaan awalnya diberikan “bukan sebagai perintah atau desakan” (Ajaran dan Perjanjian 89:2), para hamba Tuhan sejak itu telah mengajarkan bahwa mematuhi Firman Kebijaksanaan adalah persyaratan untuk menerima berkat-berkat penuh dari Injil yang dipulihkan, termasuk pembaptisan, pelayanan misionaris, dan tata cara bait suci.

Ikhtisar topik: Firman Kebijaksanaan

Penuntun penelaahan Injil terkait: Perintah-Perintah, Keinsafan, Kepatuhan

Bagian 1

Firman Kebijaksanaan adalah Hukum Kesehatan Tuhan

pasangan suami istri mengendarai sepeda

Fakta bahwa Tuhan akan memberikan wahyu seperti Firman Kebijaksanaan mengatakan sesuatu yang penting tentang Dia—dan tentang kita. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa agama hanya berkaitan dengan hal-hal yang bersifat rohani dan bahwa tubuh fisik kita tidak terlalu dipedulikan. Tetapi dalam Injil Yesus Kristus, kita diajari bahwa dalam pandangan Allah, tubuh jasmani kita adalah sakral, dan jasmani serta rohani adalah terkait erat. Firman Kebijaksanaan adalah tanda dari kasih Allah—Dia memberikannya kepada kita karena Dia ingin kita sehat dan bahagia, baik secara jasmani maupun rohani.

Hal-hal untuk dipikirkan

  • Firman Kebijaksanaan diilhami, sebagian, oleh kekhawatiran yang dimiliki Emma Smith. Bacalah tentangnya dalam “The Word of Wisdom” dalam Revelations in Context. Kemudian, sewaktu Anda membaca wahyu dalam Ajaran dan Perjanjian 89, carilah kebenaran-kebenaran yang Allah ungkapkan yang lebih dari sekadar menjawab kekhawatiran Emma. Apa yang wahyu ini ajarkan kepada Anda tentang Tuhan dan cara Dia mengajar anak-anak-Nya?

  • Tuhan menyebut Firman Kebijaksanaan “suatu asas dengan janji” (Ajaran dan Perjanjian 89:3). Sewaktu Anda membaca Ajaran dan Perjanjian 89, Anda dapat mendaftar asas-asas dan janji-janji yang Anda temukan. Definisi “asas” dari Penatua David A. Bednar ini mungkin membantu: “Asas Injil adalah pedoman yang didasari doktrin untuk penggunaan hak pilihan moral yang saleh.” Setelah membuat daftar Anda, renungkan apa artinya mengikuti asas-asas ini “dengan kebijaksanaan dan rasa terima kasih” (ayat 11). Bagaimana Anda telah memperhatikan bahwa Tuhan menepati janji-janji-Nya sewaktu Anda menjalankan Firman Kebijaksanaan?

Kegiatan untuk belajar dengan orang lain

  • Bacalah bersama “Tubuh Anda Adalah Sakral,” dari Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan. Kemudian mainkan peran apa yang harus dikatakan ketika seseorang bertanya mengapa kita tidak melakukan hal-hal seperti merokok atau minum alkohol, kopi, atau teh. Dalam tanggapan Anda, Anda mungkin ingin menyertakan berkat-berkat yang dijanjikan kepada kita karena mengikuti Firman Kebijaksanaan dan membagikan mengapa wahyu ini penting bagi Anda secara pribadi. Bicarakan tentang apa yang Anda pelajari dari latihan ini dan bagaimana Anda dapat menggunakan tanggapan Anda di masa depan.

  • Konteks sejarah dapat membantu kita memahami dengan lebih baik Firman Kebijaksanaan dan mengapa kita mengikutinya. Video seperti “Word of Wisdom: What Is It?” (5:09) atau “The Word of Wisdom: Development and Practice” (5:05) dapat membantu kita belajar tentang latar belakang wahyu tersebut. Anak-anak mungkin senang menyaksikan “The Word of Wisdom” (2:10) dalam Kisah-Kisah Ajaran dan Perjanjian. Bicarakan mengapa penting bagi Allah untuk mewahyukan hukum kesehatan pada saat Dia mewahyukannya. Menurut Anda bagaimana Firman Kebijaksanaan memperlihatkan kasih Allah bagi anak-anak-Nya? Anda juga dapat membahas bagaimana video-video ini dapat membantu Anda menjawab pertanyaan orang lain tentang Firman Kebijaksanaan.

Pelajari lebih lanjut

  • Para Orang Suci: Kisah Gereja Yesus Kristus di Zaman Akhir, vol 1, Standar Kebenaran, 1815–1846 (2018), 166–168

  • Church History Topics, “Word of Wisdom (D&C 89),” Gospel Library

Bagian 2

Mematuhi Asas-Asas Firman Kebijaksanaan dapat Mendatangkan bagi Kita Berkat-Berkat Jasmani dan Rohani

dewasa muda berjalan bersama

Meskipun Firman Kebijaksanaan terdengar seperti wahyu tentang hal-hal jasmani, berkat-berkatnya bersifat jasmani maupun rohani (lihat Ajaran dan Perjanjian 89:18–21). Presiden Boyd K. Packer menjelaskan dengan cara ini: “Kini saya mengetahui … bahwa tujuan mendasar Firman Kebijaksanaan berhubungan dengan wahyu. Jika seseorang ‘sedang dalam pengaruh’ hampir tidak dapat mendengarkan percakapan sederhana, bagaimana mungkin mereka dapat menanggapi bisikan-bisikan rohani yang menyentuh perasaan mereka yang paling dalam? Sama berharganya Firman Kebijaksanaan sebagai hukum kesehatan, mungkin jauh lebih berharga bagi Anda secara rohani daripada secara jasmani.” Menaati perintah ini dapat membantu kita memiliki Roh Kudus sebagai rekan kita agar kita dapat menerima wahyu dan maju di jalan menuju kehidupan kekal.

Hal-hal untuk dipikirkan

  • Sementara Firman Kebijaksanaan mengajari kita untuk menghindari beberapa hal, itu juga mengajari kita untuk melakukan hal-hal positif bagi kesehatan kita. Saksikan video “Word of Wisdom” (1:48) untuk mempelajari bagaimana seorang pria mengubah hidupnya dengan mengikuti Firman Kebijaksanaan dengan lebih baik. Penatua Richard G. Scott mengajarkan, “Olahraga, jumlah tidur yang cukup, dan pola makan yang baik meningkatkan kemampuan kita untuk menerima serta memahami wahyu.” Renungkan bagaimana Anda dapat memperbaiki cara Anda menjalankan Firman Kebijaksanaan. Bagaimana perubahan-perubahan itu dapat bermanfaat bagi Anda secara rohani dan membantu Anda menerima wahyu?

  • Presiden Russell M. Nelson mengajarkan, “Tubuh Anda … merupakan ciptaan agung Allah. Itu adalah tabernakel dari daging—bait suci bagi roh Anda.” Renungkan kata-kata ini sewaktu Anda membaca 1 Korintus 6:19–20 dan Ajaran dan Perjanjian 89:18–21. Pertimbangkan bagaimana tubuh dan roh terhubung. Apa berkat-berkat jasmani dan rohani yang telah Anda terima karena menjalankan Firman Kebijaksanaan? Anda dapat merenungkan bagaimana mematuhi Firman Kebijaksanaan memungkinkan Anda untuk “[memuliakan] Allah dengan tubuhmu” (1 Korintus 6:20). Catatlah kesan apa pun yang datang kepada Anda, dan kemudian tindakilah.

Kegiatan untuk belajar dengan orang lain

  • Berkat-berkat yang kita terima sewaktu kita menaati Firman Kebijaksanaan mungkin tidak selalu datang pada waktu atau dengan cara yang kita harapkan. Bacalah bersama-sama dari pesan konferensi Presiden Dieter F. Uchtdorf “Teruslah dalam Kesabaran” untuk mempelajari bagaimana dia menemukan ini bagi dirinya sendiri. Anda kemudian dapat berbicara tentang bagaimana Allah telah memberkati Anda secara jasmani dan rohani karena menaati Firman Kebijaksanaan dan bagaimana Dia dapat memberkati Anda di masa datang.

  • Dalam situasi-situasi tertentu, kita mungkin merasa tertekan untuk tidak mengikuti Firman Kebijaksanaan. Bacalah Daniel 1 bersama-sama, dan perhatikan bagaimana Daniel dan teman-temannya menanggapi situasi yang serupa. Kemudian bacalah kata-kata ini dari Penatua Dieter F. Uchtdorf, “Daniel telah dibesarkan sebagai pengikut Yehova. Dia percaya dan beribadat kepada Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Dia telah mempelajari perkataan para nabi, dan dia mengetahui interaksi Allah dengan manusia.

    “Tetapi sekarang, pada usia yang sangat muda, dia adalah murid sekaligus tawanan di Babel. Tekanan yang dia hadapi pastilah sangat kuat untuk meninggalkan kepercayaan lama dan menerima kepercayaan orang Babel. Tetapi dia tetap setia pada kepercayaannya—baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan.

    “Dan Tuhan sesungguhnya telah memberkati Daniel. Walaupun kepercayaannya ditantang dan dicemooh, dia tetap setia pada apa yang dia ketahui melalui pengalamannya bahwa itu benar.”

    Bagaimana Tuhan membantu Daniel dan teman-temannya dalam situasi mereka? (lihat Daniel 1:9). Bagaimana Dia memberkati mereka karena memenuhi komitmen mereka? (lihat Daniel 1:15, 17–20). Bahaslah bagaimana Anda dapat menjadi seperti Daniel kapan pun komitmen Anda untuk mematuhi Firman Kebijaksanaan ditantang.

Pelajari lebih lanjut

  • Imamat 10:9; 1 Korintus 6:10; Ajaran dan Perjanjian 49:18–21

  • Quentin L. Cook, “When Evil Appears Good and Good Appears Evil,” Ensign, Maret 2018, 30–37

  • David A. Bednar, “Asas-Asas Injil-Ku,” Liahona, Mei 2021, 123, 123–124

  • Boyd K. Packer, “The Word of Wisdom: The Principle and the Promises,” Ensign, Mei 1996, 17–19

  • Vaping, Coffee, Tea, and Marijuana,” New Era, Agustus 2019, 28

Catatan

  1. Lihat Russell M. Nelson, “Your Body: A Magnificent Gift to Cherish,” New Era, Agustus 2019, 5.

  2. Lihat Russell M. Nelson, “Your Body,” 5.

  3. Buku Pegangan Umum: Melayani dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, 38.7.14, Perpustakaan Injil.

  4. Buku Pegangan Umum, 38.7.14.

  5. David A. Bednar, “Asas-Asas Injil-Ku,” Liahona, Mei 2021, 123.

  6. Untuk Kekuatan Remaja: Penuntun untuk Membuat Pilihan (2022), 22–29.

  7. Boyd K. Packer, “Prayers and Answers,” Ensign, November 1979, 20.

  8. Richard G. Scott, “Cara Mendapatkan Wahyu dan Ilham untuk Kehidupan Pribadi Anda,Liahona, Mei 2012, 46.

  9. Russell M. Nelson, “Your Body,” 4.

  10. Dieter F. Uchtdorf, “Jangan Takut, Percaya Saja,” Liahona, November 2015, 76.