“Berani di Pratama,” Kawanku, Januari 2026, 30–31.
Berani di Pratama
Sebuah kisah nyata dari Austria.
Emily takut pergi ke Pratama sendirian. Dia meminta Ibu untuk ikut dengannya.
“Saya harus pergi ke kelas saya dan belajar bagaimana Yesus dapat menolong saya,” ujar Ibu.
“Dan kamu harus pergi ke Pratama dan belajar bagaimana Yesus dapat menolongmu.”
Ibu memeluk Emily. “Yesus dapat menolong kita, bahkan ketika itu sulit.”
Ibu berjalan bersama Emily ke Pratama dan melambaikan tangan berpamitan.
Mereka belajar lagu tentang Yesus. Emily menyukai musiknya. Dia merasa aman dan bahagia.
Ibu tidak berada di Pratama. Tetapi Yesus menolong Emily menjadi berani!
Ilustrasi oleh Natalie Briscoe