2025
Catatan Konferensi
Mei 2025


“Catatan Konferensi,” Kawanku, Mei 2025, 4–5.

Catatan Konferensi

Dallin H. Oaks

Bantuan dari Surga

Presiden Oaks berbicara tentang hal-hal yang Bapa Surgawi berikan kepada kita untuk membantu kita memilih yang benar. Bantuan terkuat kita adalah Juruselamat kita, Yesus Kristus. Karena Dia, kita dapat diampuni dan hidup kembali setelah kita mati. Bapa Surgawi juga memberi kita perintah, tata cara dan perjanjian, serta Roh Kudus untuk menolong dan menuntun kita.

Gambarlah satu cara Bapa Surgawi menolong Anda!

Henry B. Eyring

Mendekat kepada Juruselamat

Presiden Eyring mengatakan bahwa ketika dia masih muda, pertemuan sakramen diadakan pada malam hari. Di suatu malam yang gelap dan dingin, dia merasakan terang dan kehangatan dalam ruang sakramen sewaktu dia mengambil sakramen. Ketika mereka menyanyikan lirik “Ya, Yesus tinggal sertaku, s’panjang malam ini,” dia merasakan kasih dan kedekatan Juruselamat melalui Roh Kudus.

Gambarlah satu cara Anda dapat tumbuh lebih dekat kepada Yesus Kristus.

Amy A. Wright

Percaya, Menjadi Bagian, Menjadi

Sister Wright berbagi bagaimana kita dapat menjadi pengikut Yesus Kristus seumur hidup. Kita dapat percaya kepada-Nya dengan belajar tentang Dia dan merasakan Roh Kudus. Kita dapat menjadi bagian dari Yesus Kristus dan Gereja-Nya dengan membuat dan menepati perjanjian. Dan kita dapat menjadi seperti Dia dengan mengikuti teladan-Nya.

Patrick Kearon

Sebuah Karunia Khusus

Penatua Kearon berbicara mengenai tradisi di seluruh dunia dalam memberikan hadiah. Kita memberikan hadiah yang kita berikan dan menerima. Bahkan penguin memberikan kerikil mengilap satu sama lain sebagai hadiah! Satu karunia penting dari Bapa Surgawi adalah mengetahui bahwa kita sungguh adalah putri-Nya yang terkasih dan putra-Nya yang berharga. Ketika kita benar-benar menerima karunia ini, kita dapat mengetahui siapa diri kita dan betapa kita sepenuhnya dikasihi.

Benjamin M. Z. Tai

Langit Berbintang

Penatua Tai dan keluarganya pernah berkemah di bawah bintang-bintang. Anak-anaknya bertanya mengapa mereka tidak bisa melihat bintang-bintang di rumah. Dia menjelaskan bahwa polusi membuat sulit untuk melihat bintang-bintang. Distraksi dan godaan dapat menutupi visi rohani kita. Tetapi dengan iman, kita dapat mengetahui Bapa Surgawi dan Yesus Kristus senantiasa ada di sana.

  • “Ya, Tinggallah Besertaku,” Nyanyian Rohani, no. 68.