“Mengikuti Yesus di Kenya,” Kawanku, November 2024, 10–11.
Mengikuti Yesus di Kenya
Temui Martin!
Bagaimana Martin Mengikuti Yesus
Martin mengikuti Yesus dengan belajar tentang Dia. Ketika Martin bertemu para misionaris, mereka memberinya pamflet tentang Yesus Kristus. Martin menderita gangguan penglihatan, sehingga dia tidak dapat membaca kata-kata kecil itu. Namun dia tetap ingin belajar lebih lanjut.
Para misionaris memberi Martin sejilid Kitab Mormon dalam huruf braille. Braille adalah bentuk bahasa tertulis bagi orang yang buta atau tunanetra.
Martin memilih untuk dibaptiskan bersama ayahnya. “Saya bersyukur untuk Gereja Yesus Kristus,” Martin bertutur. “Saya tahu itu benar.”
Tentang Martin
Usia: 10
Dari: Nairobi, Kenya
Bahasa: Inggris, Swahili
Gol: 1) Menyebarkan terang Yesus Kristus. 2) Melayani misi. 3) Menjadi pengacara.
Hobi: Bermain catur, membantu ayahnya dengan bisnisnya membuat pakaian
Keluarga: Martin, Ayah, kakak lelaki
Favorit Martin
Kisah Kitab Mormon: Ketika beban orang-orang Nefi dijadikan ringan (lihat Mosia 24)
Hari libur: Hari Mashujaa (Hari Pahlawan)
Buah: Pir
Warna: Biru
Lagu Pratama: “Aku Anak Allah” (Buku Nyanyian Anak-Anak, 2–3)