Perpustakaan
Tetap Berkomitmen Saat Menghadapi Ketersinggungan, Rasa Sakit, atau Cobaan: Eme Martin


3:32

Tetap Berkomitmen Saat Menghadapi Ketersinggungan, Rasa Sakit, atau Cobaan: Eme Martin

Kebaktian Lembaga Pertolongan Tahun 2026: Pengumpulan Wanita Sedunia

Minggu, 8 Maret 2026

Saya telah belajar dalam kehidupan kecil saya untuk memperkenankan Tuhan menuntun saya, berjalan di samping saya, memperkenankan Dia membimbing saya. Terutama ketika dalam masa-masa sulit, memperkenankan Dia menjadi sauh dan kekuatan saya. Itu tidak selalu mudah. Terkadang hati kita ingin tetap bersikeras. Kita merasa dibenarkan ketika telah disakiti. Tetapi cara terbaik untuk bergerak maju adalah dengan setia memperkenankan Dia mengasihi kita.

Saya memikirkan saat ketika, dalam pelayanan kerajaan, saya berusaha menjadi diri saya yang terbaik, tetapi itu tidak diterima dengan baik. Bukan saja tidak diterima dengan baik, tetapi—saya mengalami banyak salah penilaian dan perlakuan buruk sampai itu benar-benar membuat saya mempertimbangkan, “Apakah saya harus terus melayani? Apakah ini ruang dan tempat bagi saya?” Saya benar-benar merasa seperti berada di titik kehancuran rohani saya, dan harus membuat keputusan. Apakah saya memperkenankan Tuhan mengasihi saya, atau apakah saya menemukan penghiburan dalam sumber-sumber lain?

Dengan perenungan, saya menyadari saya membutuhkan dan menginginkan Tuhan dalam kehidupan saya dan berkat-berkat-Nya yang menyertai melebihi apa yang tidak saya inginkan. Bahwa saya menginginkan berkat dari sakramen mingguan dan berkat-berkatnya untuk jiwa saya. Mampu mengakses bait suci dan perjanjian-perjanjian di dalamnya. Jadi, sewaktu saya menjadikannya sebagai fokus saya, itu membantu saya untuk mengampuni. Itu membantu saya untuk melupakan ketidaksempurnaan dari perlakuan yang buruk dan menyadari bahwa saya di sini untuk tujuan yang lebih besar. Saya ada di sini untuk menerima berkat-berkat dan berharap menjadi berkat bagi orang lain. Untuk tidak membiarkan ini menjadi batu sandungan melainkan batu loncatan dalam iman saya. Jadi sewaktu saya berdoa dan bersandar kepada Tuhan, saya menemukan kekuatan untuk melepaskan—melepaskan rasa sakit, tidak menahan atau memendam kebencian yang berusaha bercokol dalam roh saya—tetapi untuk memperkenankan Tuhan menolong dan memberi saya kekuatan untuk bergerak maju dengan setia.

Sister sekalian, Anda dikenali. Tuhan mengetahui, dan Dia peduli kepada Anda. Dia tahu nama Anda, Dia tahu kepedihan hati Anda, Dia tahu sukacita Anda, dan Dia ingin mengasihi Anda. Dia ingin Anda memperkenankan-Nya masuk. Dia mengetahui beban yang Anda pikul. Dia mengasihi Anda dan ingin Anda merasakan kasih itu dari-Nya. Adalah seorang tetangga, sister, teman yang menawarkan berkat yang menyokong dan yang mendukung itu. Perkenankanlah mereka masuk. Perkenankan mereka mengelilingi Anda dalam pelukan kasih mereka melalui pelayanan mereka.